Apa yang Menyebabkan Kulit Terkena Luka Lecet? Bagaimana Cara Penyembuhannya?

Luka Lecet

Tahukah kamu? Kulit punya 2 bagian dalam lapisannya, yaitu bagian paling atas disebut sebagai epidermis dan bawahnya disebut sebagai dermis. Kulit merupakan organ tubuh yang paling luar, sehingga gampang banget terkena goresan mau pun luka. 

Kebanyakan orang pasti pernah mengalami luka lecet yang biasanya terjadi di bagian kulit terluar. Luka yang berada di permukaan kulit terluar itu termasuk jenis luka yang terbuka. 

Luka itu memang tidak sampai parah-parah banget seperti luka sayatan atau luka yang robek. Tapi, kalau lukanya sampai dalam, nanti akan membuat bekas atau jaringan yang terlihat seperti parutan pada kulit terluarnya. 

Kalau kamu mengalami luka lecet di bagian kulit tertentu, pasti akan terasa sangat menyakitkan dan nyeri dalam beberapa hari. Selain itu, penampilan menjadi nggak terlihat oke kalau lukanya gampang terlihat, entah di tangan atau kaki yang nggak tertutup baju atau celana. 

Penyebab luka lecet karena kulit kamu sering terkena gesekan terus-menerus, atau bahkan karena kamu memang terjatuh dan kulitmu kena jalan aspal atau lainnya. Dari gesekan terus-menerus itu, kulit kamu menjadi tergores yang mengakibatkan iritasi dan ujung-ujungnya menjadi lecet. 

Parahnya luka yang lecet sebenarnya nggak bisa ditentukan, karena setiap orang punya jenis kulit yang berbeda-beda, yakni tebal atau tipis. 

Lecet awalnya hanya dari iritasi yang tidak kamu sadari biasanya, lalu lama-kelamaan berubah menjadi goresan seperti parut pada kulitmu. Saat goresan itu semakin bertambah parah, apa lagi sampai masuk ke dalam, lukanya menjadi semakin sakit dan nyeri. 

Biasanya, kita gampang mendapatkan luka lecet karena:

  • Lari dan bersepeda merupakan olahraga yang sering menimbulkan lecet di bagian selangkangan
  • Obesitas
  • Memakai popok buat orang dewasa atau bayi
  • Pakai baju atau celana yang terlalu ketat
  • Jatuh

Kalau kamu sudah mulai terasa nyeri di bagian kulit yang diakibatkan kamu jatuh atau apa pun itu, kamu harus cepat-cepat mengatasinya agar tidak bertambah parah.

Luka Lecet

Langsung bersihkan area kulit yang mulai tanda-tanda lecet dengan air bersih. Cukup tepuk-tepuk pelan-pelan dengan memakai lap lembut dan keringkan. Kalau sudah dibersihkan, nggak ada salahnya kamu pakaikan petroleum jelly atau Hansaplast.

Biar kamu tahu produk Hansaplast apa yang sesuai dengan lukamu, coba cek di hansaplast.co.id. 

Beda lagi kalau luka lecet sudah lebih parah, seperti bengkak, berkerak, atau bahkan sampai bernanah. Kamu harus segera ke dokter buat meminta perawatan lanjutan. Jangan sampai terlambat karena bisa membuat luka kamu infeksi.

Biasanya dokter akan membersihkan lukanya dulu lalu baru diberikan obat salep. Setelah diobati, usahakan lukanya jangan terkena sentuhan gesekan apa pun. Kalau kena gesekan terus-terusan, bisa menyebabkan luka semakin terbuka dan parah.

Saat lukamu sudah masuk ke proses penyembuhan, kamu juga jangan asal-asalan mengobatinya. Nanti bisa membuat lukanya terbuka lagi. Di masa penyembuhan, sebaiknya kamu jangan memakai hidrogen peroksida buat membersihkan lukanya.

Pakai saja air sabun biasa dengan membasahinya di kapas atau lap lembut. Selain itu, kalau mau mandi, pakai saja air dingin. Boleh sih, pakai air hangat, tapi jangan terlalu panas. Selesai mandi, jangan asal mengeringkan di bagian lukanya, cukup di tepuk-tepuk saja.

Ngomong-ngomong berapa lama luka lecet bisa sembuh, sebenarnya nggak bisa kita tentukan. Faktornya bisa dari usia, kondisi medis dari orang itu, suhu, cuaca, atau pun kekebalan tubuhnya. Tapi agar lukanya cepat sembuh, nggak salah kok memakai Hansaplast.

Selain mempercepat proses penyembuhannya, sekaligus menutup luka dari bakteri atau debu yang gampang menempel. 

19 komentar

  1. Nah ini, memang sih semakin tua usia perihal penyembuhan makin lama, tapi itu setahu saya dari penyakit yang masuk ke dalam tubuh, semacam batuk gitu, saya merasakannya sendiri. Di usia kepala 4 lama baru sembuh batuknya. Ternyata untuk kulit pun demikian ya.

    BalasHapus
  2. Saya punya anak 3 dan aktif semua, rentan jatuh dan terluka. Jadi selalu sedia hansaplast juga di rumah

    BalasHapus
  3. Wah ini baru ya Hansaplast nyaa kayak ada tempelan plastiknya tapi sepertinya enak dan aman di kuliy

    BalasHapus
  4. Aku juga selalu sedia Hansaplast ini didalam pouch kecilku, karena memang walaupun ini simpel tapi sangat dicari banget. Apalagi anakku suka jahi ya, masa jatuh setiap hari dan kakinya pakai Hansaplast.

    BalasHapus
  5. Selain sedia hansaplast plester untuk luka, aku juga kalau lecet-lecet gitu suka pakai Hansaplast salep (Wound Healing Ointment) soalnya kalo anak ga suka pakai plester, maunya disalep aja.

    BalasHapus
  6. Ini andalanku banget, Mak.
    Anakku juga masih sering lecet2 gitu kalo abis main
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  7. Wah Hansaplast ini wajib ada di kotak obat-obatan di rumah dan ngak pernah lupa saat perjalanan, maklum punya anak banyak yang doyan pecicilan dan suka banget aktivitas yang menantang. Tapi biasanya sebelum aku tempel Hansaplast, luka anak-anak aku bersihkan dulu dan baru deh di tempel Hansaplast, langsung cusss main lagi...hadeuhhh.

    BalasHapus
  8. Luka lecet itu sebenernya gak seberapa parahnya, tapi kalau udah kena air perih banget.
    Nah, kalau dibalut pakai Hansaplast bisa lebih leluasa kalau kena air ya...

    BalasHapus
  9. Saya sering mengalami lecet pas lari atau jogging. Tapi ini karena sepatu yang dipakai kurang nyaman. Dan benar banget meskipun terkesan sepele tapi tidak boleh disepelekan. Luka harus dibersihkan dan ditutup salah satunya dengan hansaplas ini..

    BalasHapus
  10. Hansaplast spary ini bisa lebih ramah anak ya Mbak, karena cara pakainya lebih praktis dan dan aman untuk dibawa kemana - mana (mengingat yang namanya anak-anak yang aktif gerak, risiko lecet bisa terjadi kapan saja)

    BalasHapus
  11. Aku sering banget lecet nih mbak apalagi di sela2 paha. Kalau pake legging terus keringatan, pasti lecet. Ga nyaman banget. Tapi pake hansapplast juga ga bisa karena lokasinya

    BalasHapus
  12. Ini inovasi handsaplast baru ya mbak? Tampilannya pas kalau kena luka gitu yg jangan dibuka dulu plesternya dalam waktu lama gitu.

    BalasHapus
  13. Kalau kami biasanya luka lecet setelah dicuci dibiarkan kena udara supaya segera kering.

    BalasHapus
  14. hansaplast ini, kek produk wajib ya buat kami yang masih punya anak yang gesit danedang lincahnya, kadang kusiapkan di dompet, hahaha. jad lebih cepat sedianya,

    BalasHapus
  15. Hansaplast ini banyak macamnya ya. Seneng deh, jadinya buat permasalahan seputar lecet dan luka, bisa diserahkan ke Hansaplast aja

    BalasHapus
  16. Dirumah juga aku stock hansaplast klo terjadi apa2 cocok bngt buat keluarga ku mba ..

    BalasHapus
  17. Bener banget nih. PakI popok jg penyebab lecet. Anak pertamaku dulu gitu soalnya. Heu. Perlu jg nih sedia hansaplast buat jaga2.

    BalasHapus
  18. punya anak dalam masa pertumbuhan juga perlu banget stock hansaplast, karena sering banget luka, sebab jatuh, kepeleset.

    BalasHapus
  19. Saya dulu sering ngalami. Apalagi pas pakai sepatu baru untuk pertama kali. Rasanya tersiksa sekali. Untung sekarang ada hansaplast ini ya, drama kaki lecet karena sepatu baru tidak akan dialami lagi...

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung.
Jejakkan komentarmu di sini ya... ^_^