Mengenal Jenis Kain Linen Hotel

Linen Hotel

Lebih banyak beraktivitas di rumah seperti sekarang ini membuat Suami jadi ingin menyulap rumah agar senyaman hotel atau apartemen. Maksudnya, biar terasa lebih betah mengingat kita akan jarang sekali ke luar rumah.

Apakah kalian pernah bertanya-tanya juga seperti kami, kenapa ya, menginap di hotel atau apartemen itu rasanya nyaman banget? Tampaknya, selain karena fasilitasnya yang lengkap, bisa jadi juga disebabkan oleh tata ruangnya yang bersih dan nyaman. 

Salah satu faktor kenyamanan yang biasanya disediakan hotel dan apartemen adalah pemilihan bahan kain yang dipakai. Kalau sedang berselancar di dunia maya mencari informasi tentang penginapan, aku sering mendapati kain linen disebutkan sebagai salah satu fasilitas kenyamanan kamar yang disediakan, seperti di daftar apartemen di Jakarta Selatan ini.

Kamar adalah tempat di mana tamu beristirahat dan menghabiskan sebagian besar waktunya. Sedangkan fasilitas di kamar penginapan kebanyakan berbahan dasar kain. Produk-produk hotel yang berbahan dasar kain inilah yang biasa disebut linen hotel. 

Memang sudah banyak diketahui bahwa linen merupakan salah satu jenis material yang dapat diaplikasikan dalam segala bentuk produk hotel seperti sprei, sarung bantal, apron, serbet hingga pakaian. 

Linen mempunyai material dari tanaman rami dengan konduktivitas tinggi karena bahannya yang halus dan tidak berserat. Jadinya, terlihat rapi dan nyaman saat digunakan. Kenyamanan tersebut dapat terbentuk dari pemilihan bahan linen dengan material yang berfungsi tepat. 

Jenis Linen Hotel


Linen Hotel


Kalau berdasarkan fungsinya, secara umum terdapat dua jenis linen hotel yang tersedia, yaitu linen F&B (food and beverages) dan linen housekeeping. Linen F&B adalah semua produk linen yang dipakai di restoran, sedangkan linen housekeeping dipakai di kamar.

Berdasarkan tekstur dan cara penyusunannya linen terbagi atas beberapa jenis, yaitu:


Linen Damask


kain dengan pola bunga yang sangat besar hasil dari peralatan tenun yang disebut jacquard dan jalinan satin dan jenis kain lain. Teksturnya sangat halus dan biasa tersedia dalam satu warna dengan pola yang menonjol. Kebanyakan digunakan untuk taplak meja, serbet, dan lain-lain.

Linen Plain Woven


Merupakan varian linen berpola kotak-kotak. Bahan ini biasanya untuk mengelap gelas, sehingga sering disebut dengan handuk gelas.

Linen Holland


Jenis ini sangat cocok digunakan untuk penutup lampu dan membuat jendela tanpa tirai. Tenunannya sengaja dibuat longgar. Bahan ini sulit ditembus oleh sinar matahari dan cenderung buram karena diproses melalui pencampuran minyak dan pati.

Linen Cambric


Linen ini pertama diproduksi di Cambria, Perancis. Linen ini tipis dan polos. Biasa digunakan untuk pakaian dan sapu tangan.

Linen Huckaback


Dihasilkan dari campuran linen dengan katun atau dari linen murni. Menggunakan benangyang sangat halus dan ditenun dengan tangan. Kain ini cocok untuk handuk berbagai ukuran.

Linen Halus


Linen halus dibuat bukan dengan cara ditenun, melainkan dirajut sehingga mudah menyerap air. Tidak heran jika ia banyak dimanfaatkan untuk bahan handuk dan popok.

Linen Kasar


Kain linen jenis ini biasanya digunakan sebagai bahan pakaian bagi para pekerja berat sebab teksturnya yang sangat kaku. Varian lain dari linen ini ialah linen yang memiliki pola geometris yang berupa mata burung dengan ukuran kecil menyerupai mata burung.

Bagaimana? Kamu juga siap ikut menyulap rumah senyaman apartemen dengan linen hotel? Atau jangan-jangan sudah melakukannya sejak dulu, nih?

16 komentar

  1. Aku baru tahu lho lain2 linen ini. Ternyata ada banyak jenis dan banyak fungsinya ya. Wah... Mendadak lirik tempat tidur. Pingin juga kayak di hotel kak...

    BalasHapus
  2. Ternyta kain linen ini banyak jenisnya ya mbak. Aku kira cuma yang linen kasar saja. Berarti kalau mau beli bahan or baju harus ditanya detail ya kain linen jenis apa.

    BalasHapus
  3. Nama namanya banyak sekali ternyata. Bisa jadi referensi nih kalo mau nyulap rumah jadi hotel

    BalasHapus
  4. Boleh juga nih idenya kak.. aku tuh seneng kalo nginep hotel tapi ga ngerti bahan hahaha. Bener-bener pencerahan buat di rumah

    BalasHapus
  5. wah ternyata ada banyak jenis linen. Tahunya hanya linen yang ada di rumah sakit, haa.
    kira-kira dari ketujuh linen diatas, mana yg paling cocok untuk diterapkan pada hunian sederhana ya mb?

    BalasHapus
  6. Aku jadi tertarik juga mbak nata kamar seperti hotel. Makin betah di kamar aku pasti. Hihi
    Tapi memang iya kalau di hotel rasanya betah dan nyaman sih.

    BalasHapus
  7. Baru tau aku soal jenis linen ini. Jadi tahu nanti kalo belanja kain untuk sprei pakai yang mana

    BalasHapus
  8. Pantesan produk2 hotel ini mahal2 ya dan beda sama yg rumahan. Aku pengen banget punya sprei ala hotel buat di rumah

    BalasHapus
  9. aku baru tau kalau linen hotel itu banyak jenisnya, jadi sekarang kalau mau belanja bahan kain untuk dekor rumah lebih mudah deh. Thanks kak infonya.

    BalasHapus
  10. Oh ternyata kain yang digunakan dalam hotel itu jenis kain linen ya mbak Farida, soalnya halus.

    Banyak juga ya jenis kain linen. Aku juga mau coba ah biar kamarku senyaman hotel.

    BalasHapus
  11. Ini pengetahuan baru buat aku. Linen ternyata sebanyak itu jenisnya. Tekstur dan segala macamnya. Ntar deh kalau di rumah aku coba reka2 mana kain yang termasuk linen, jangan2 malah nggak ada. Hehe.

    BalasHapus
  12. Oh iya ya sarung bantal hotel bahannya dari linen, bikin adem tidur jadinya, hihi. Perlu banget diterapkan juga buat di kamar sendiri biar serasa bobok di hotel

    BalasHapus
  13. Oalah..baru tahu nih saya mbak tentang bahan linen. Pantas yaa nyaman banget. Kebayang gimana kalau punya sprei, sarung bantal dan lainnya di rumah yang berbahan linen :)

    BalasHapus
  14. oo pantes ya sprei di hotel tuh nyaman ternyata kain linen nya berpengaruh..mulai browsing lah cari kain linen untuk dikmr tidur biar kyk di hotel hehe

    BalasHapus
  15. Baru tau, ternyata kain linen juga banyak macamnya ya mba. Jadi bisa referensi buat aku nih kalau nginap di hotel. Makasih ya mba...

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung.
Jejakkan komentarmu di sini ya... ^_^