Tanpa Kertas, Bakat Terpendamku Bisa Terhempas

Sumber: pixabay

Di usia menjelang kepala 4 begini, apa sih hal yang menarik bagiku namun belum sempat aku dalami? Ada banyak sebenarnya. Namun jika itu dikaitkan dengan bakat, bisa jadi aktivitas hand lettering adalah jawabannya.

Tips Menghadapi Perbedaan Pola Asuh dengan Orangtua

Sumber: pixabay

Adakah diantara pembaca yang tinggal bersama orangtua? Atau mungkin secara berkala menitipkan anak kepada kakek-neneknya karena suatu keperluan? Sering kali, hal ini memicu masalah akibat perbedaan pola asuh kita dengan orangtua, ya. 

I Have Zero Tolerance for Liar!

Sumber: pixabay

Hmm... Sebenarnya agak susah lho, membuat aku benci seseorang. Kadang walau ada sesuatu yang tidak aku suka atau setuju, tetap perasaannya tidak sampai benci. Ya sekadar kita berbeda, aku nggak nyaman dll.

[Cerpen] Rezeki Sang Bloger


"Ibu, ini kami sarankan untuk melahirkan di rumah sakit ya, Bu. karena Ibu memiliki 3 faktor risti alias risiko tinggi," papar Bu Bidan. Sang Ibu hanya bisa mengangguk gamang. Rumah sakit, terbayang serentetan angka di benaknya.

Ternyata Membuat Kerajinan dari Barang Bekas Itu Mudah!


Demi apa coba, aku bisa kasi tutorial membuat kerajinan dari barang bekas? Memangnya sudah ahli nih, ceritanya? Mentang-mentang putri sulungnya dulu rajin ikut kursus Eco Craft? Yang mau lihat beberapa hasil karya putriku, ada di artikel: Merekam Jejak Memori, Mengasah Asa dan Cinta.

Si Unyil, Boneka Kesayanganku di Masa Kecil

Sumber: muspen.kominfo.go.id

Apa mainan kesayanganmu di masa kecil dulu? Kalau aku sih, boneka Si Unyil. Konon, katanya aku ini susah sekali dipisahkan dari boneka satu ini. Mau sampai lecek, kotor dan bau juga jangan sekali-kali berusaha mengambilnya walau barang sebentar. Bisa-bisa tangisan manis pun menggelegar!

6 Caraku Menjunjung Etika di Dunia Maya


Sebenarnya, tidak terlalu berbeda apakah kita berinteraksi di dunia nyata maupun maya. Walaupun tampaknya kita hanya berhadapan dengan layar saat berinteraksi di media sosial, namun sejatinya kita sedang berhadapan dengan banyak orang di luar sana. Keduanya membutuhkan sikap positif dalam menjalaninya. Maka, pastikan hal-hal ini tetap kita perhatikan sebagai bagian dari menjunjung etika di dunia maya:


1. Umur

Menaati peraturan, disiplin dan tidak berlaku curang adalah salah satu bentuk etika. Kita mengetahui bahwa batas usia minimal untuk membuat akun di dunia internet rata-rata adalah 13 tahun. Batasan ini tentu bukan tanpa alasan. Pertimbangan kematangan akal dan psikis dinilai telah memadai di usia tersebut. 
Makanya, kalau aku pribadi, tidak mengizinkan anak-anak memiliki gawai dan akun pribadi di dunia maya hingga usianya telah memenuhi syarat. Memang mereka masih bisa menggunakan gawai dan kadang kala membutuhkan suatu akun untuk mengakses informasi. Namun semuanya dalam status meminjam orangtuanya sebagai penanggung jawab.

2. Privasi

Seseorang yang beretika tentu memiliki pertahanan yang kuat untuk melindungi dirinya dari bahaya. Dimulai dari menerima pertemanan. Ada baiknya kita mengutamakan keluarga dan orang-orang yang memang kita kenal di dunia nyata untuk dilanjutkan interaksinya di dunia maya. Sedangkan untuk teman yang hanya bertemu di dunia maya, pastikan bahwa dia memang akan memberikan pengaruh positif bagi kita. Tetap merawat hubungan baik dengan semua orang yang telah kita kenal dan terus memperluas jaringan pertemanan dengan orang-orang positif, itu intinya.

Berbagi cerita, pengetahuan dan pendapat bukan berarti memberitahukan semua keadaan pribadi. Kita harus pandai-pandai memilih mana yang akan diberitahukan pada orang-orang, dan mana yang sebaiknya tetap disimpan demi keamanan. Baik itu data yang tercantum dalam profil kita, maupun cerita tentang keseharian kita dalam status media sosial atau blog.

Sebaliknya, kita harus menghargai privasi orang lain dengan tidak menanyakan atau menyebarkan hal-hal yang dianggap pribadi olehnya. Sering kali kita tidak mengetahui batas privasi setiap orang. Maka selayaknya kita selalu meminta izin jika hendak memuat hal-hal yang bersifat pribadi milik orang lain, misalnya: kisah hidup, foto, nomor telepon, alamat dll.

3. Kebenaran

Sampaikanlah hanya kebenaran. Tak perlu bumbu-bumbu kebohongan hanya sekadar untuk menarik hati orang lain. Hati-hatilah, jangan sampai kita menyebarkan berita atau cerita yang tidak jelas asal-usul dan validitasnya.

Jika kita mendapati sebuah wacana, sebaiknya kita membaca dan memeriksa fakta yang diajukan dari berbagai pihak. Gunakan timbangan yang adil sebisanya dalam menilai sesuatu. Jika ragu, tak perlu memaksakan diri untuk menyampaikan pendapat. 
Toh, diam itu lebih baik daripada kita berbicara sembarangan. Tak ada yang memaksa kita untuk ikut berkomentar. Berbicara benar atau diam, itu pilihannya.

Sebaliknya, jika kita yakin dengan kebenaran yang kita ketahui, bagikan pendapat kita bukan semata karena dorongan emosi. Berani menyampaikan kebenaran walau sendiri. Dan tak perlu ikut-ikutan sesuatu yang tidak kita ketahui walau kebanyakan orang melakukannya. 
Contoh mudahnya, berbagi kabar yang jika ditanyakan kembali maka kita hanya bisa menjawab, "Tidak tahu. Saya cuma berbagi saja." Fiuh, kita bisa jauh lebih beretika daripada sekadar menyebarkan berita tidak jelas.

4. Manfaat

Sudah seharusnya kita selalu berusaha hanya melakukan hal-hal yang bermanfaat. Termasuk apa-apa yang kita sampaikan di dunia maya. Kadang, walaupun kita mengetahui kebenaran suatu fakta, tidak semuanya bisa kita sampaikan saat itu juga. Jika hal itu tidak memiliki pengaruh positif bagi pembacanya, atau justru membuat kekacauan, maka sebaiknya disimpan dulu untuk mendapatkan momen yang lebih tepat agar terasa manfaatnya. Tulisan yang menambah pengetahuan, membangkitkan perasaan positif atau mempermudah urusan orang lain adalah contoh yang sangat layak untuk disebarkan.

5. Bahasa

Bahasa adalah salah satu poin penting yang aku perhatikan dalam berinteraksi, termasuk di dunia maya. Sebaiknya kita berusaha memilih bahasa yang tepat dan santun dengan siapa pun. Hargailah orang lain. 

Cara mudahnya, kita bisa memperhatikan gaya bahasa yang digunakan seseorang saat bertemu di dunia maya sebelum berkomentar atau meresponnya. Sehingga kita bisa menyesuaikan gaya bahasa agar bisa diterima dengan baik olehnya. Jika seseorang tampak cenderung suka menggunakan bahasa daerah asalnya, timpali saja dengan bahasa dari daerah yang sama jika kita juga memahaminya. Hal ini sering kali dinilai lebih beretika dan mempercepat timbulnya suasana akrab.
Jika lawan bicara kita menggunakan bahasa yang kasar? Ups! Tetap merespon dengan bahasa yang santun bukanlah sebuah kesalahan. Tidak balik berkata kasar pada lawan bicara adalah bentuk penghormatan kita padanya.

6. Tanggung Jawab

Tak ada gading yang tak retak. Siapa pun dapat melakukan kesalahan, termasuk juga ketika berinteraksi di dunia maya. Mungkin pemilihan kata yang terlalu tajam, sempat menyebarkan berita bohong, melanggar hak pribadi orang lain dll. Mengakui kesalahan, meminta maaf, melakukan perbaikan dan bertekad tidak mengulangi kesalahan yang sama adalah bagian dari etika kita di dunia maya.

Ada berapa poin di atas yang telah Anda jalankan? Masih ada celah? Aku sendiri bukan pribadi yang benar-benar telah memiliki etika yang bagus selama ini. Yuk, bersama-sama terus memperbaiki iktikad baik kita di dunia maya dan saling mengingatkan ^_^

Cara Mudah Menikmati Gizi Lengkap dan Seimbang


Hai, Teman-Teman! Bagaimana kalian biasanya mengatur konsumsi makanan sehari-hari? Masa sih, asal makan, asal enak, asal kenyang? Nggak dong, ya. Eh, iya? Sama, nih, aku juga! Hihihi...

Intip 5 Tempat Wisata Jaman Now di Surabaya

Sebagai pusat bisnis dan industri, padatnya kegiatan sehari-hari membuat warga Surabaya membutuhkan fasilitas memadai untuk melepas lelah. Menghabiskan waktu bersama keluarga adalah pilihan terbaik untuk menyeimbangkan kerja dan kehidupan pribadi. Namun, pusat perbelanjaan bukan hanya satu-satunya tujuan untuk bersantai. Alternatif wisata lain pasti lebih menyenangkan, seperti 5 tempat wisata jaman now berikut ini.

Sayangi Kami, Jangan Eksploitasi Kami


Anak-anakku suka sekali hewan. Tentu saja aku mendukung kegemaran mereka ini. Karena berinteraksi dengan hewan, selain menambah pengetahuan mereka tentang dunia fauna, juga mengasah empati kepada sesama makhluk hidup.

Alquran, Buku yang Paling Mampu Mengubahku



Klise sangat, ya? Menjadikan kitab suci sebagai buku yang paling berpengaruh dalam mengubah kehidupanku. Tapi bagaimana lagi. Aku memang gagal menemukan buku lain yang bisa menyaingi perannya membawaku pada perbaikan diri.

Mengapa Menjadi Bloger Begitu Berharga


Aku memutuskan untuk (kembali) menulis blog sekitar 2 tahun yang lalu. Dimulai dari domain gratisan di sini. Dan setahun kemudian, aku memenangkan undian mendapatkan nama domain TLD (.info). Maka inilah blog keduaku yang akhirnya lebih aktif karena lebih menghasilkan. Hehehe.

Perempuan Penuh Inspirasi



Bicara tentang perempuan yang cukup kental memberi inspirasi dalam hidupku, sepertinya agak sulit ya. Karena tentunya bukan hanya satu perempuan yang sanggup melakukan itu. Namun, baiklah. Di antara sekian banyak perempuan istimewa di mataku, aku akan berbagi inspirasi dari salah satunya.

Kisah Menuju Acara Tidur Malamku


Hai, hai... Kali ini kita mengobrol santai saja, yuk! Tentang apa, nih? Bagaimana kalau kita ikuti post tematik dari Kumpulan Emak2 Blogger? Untuk 2 minggu ini, temanya tentang rutinitas menjelang tidur malam. 

Prive Uricran untuk Kesehatan Ratu Bernama Perempuan

uri cran
Setiap perempuan adalah ratu

Ya, setiap perempuan sejatinya adalah ratu. Mereka adalah sumber kecantikan, keagungan dan kebahagiaan di tengah keluarga. Jika ratu terawat, dihargai dan merasa gembira, maka keindahannya pun mengisi seluruh relung dan sudut rumah. Cintailah ratu, maka ia akan menghujani orang-orang di sekelilingnya dengan cinta yang berlipat-lipat.