Selasa, 31 Juli 2018

Paket Kursi dan Meja Ruang Meeting dari Enduro

Meja meeting (Sumber foto: http://enduro.co.id)

Paket kursi dan meja meeting merupakan salah satu perlengkapan untuk melakukan pertemuan. Meeting menjadi bagian vital sebuah perusahaan. Hal ini membutuhkan perlengkapan meeting seperti kursi sesuai dengan jumlah anggota perusahaan. 

Wisata Bahari Lamongan, Asyiknya Melebihi Bayangan (2)


Oke, ini adalah sambungan dari artikel sebelumnya. Yuk, kita lanjutkan perjalanan bermain di WBL. Semua foto di bawah ini diambil dari situs resmi WBL. Buat yang belum baca pengalamanku di sini, silakan meluncur dulu ke bagian pertama dari 2 tulisan ini, ya.

Cara Mendapatkan Super Flash Sale dan Berbagai Promo di Online Shopping


Online shopping kini kian digemari. Selain karena kemudahan dalam berbelanja, harga yang ditawarkan untuk produk-produk idaman sering kali jauh lebih rendah daripada yang dijual di toko offline. 

Kalau mau mendapatkan bluetooth speaker bagus dengan harga murah, baca dulu ini: [Ulasan] Outdoor Speaker SPC Noah Sound, Nendang Suaranya!

Wisata Bahari Lamongan, Asyiknya Melebihi Bayangan (1)


Melanjutkan perjalanan dari Maharani Zoo & Goa, kami pun menuju Wahana Bahari Lamongan untuk menikmati berbagai keseruan yang ditawarkan. Kalau kamu ingin tahu informasi tiket masuk Wahana Bahari Lamongan dan Maharani Zoo & Goa, ada di artikel sebelumnya.



Ternyata WBL ini bukan tempat wisata sembarangan, lho. Dia merupakan salah satu dari 25 Amusement Park Terbaik di Asia 2016 pilihan para pengguna Trip Advisor. Wow! Hal ini terpampang nyata di dinding bagian depan pintu masuk WBL.


Jadi penasaran, kan? Seasyik apa sih tempat ini sampai bisa merebut hati banyak pengunjung begini? Begitu masuk, kita langsung disambut dengan baliho besar berisi peta seluruh wahana yang ada di WBL. Ada sekitar 70 wahana. Banyak juga, ya. Dan kebanyakan gratis lho, tanpa bayar lagi.


Di sebelah baliho terdapat kios penyewaan E-Bike buat keliling area WBL yang memang luas ini. Harganya lumayan juga. Kalau tidak salah, 200.000 per 3 jam. Muat untuk 2-3 orang.

Jika berniat untuk berkeliling searah saja tanpa bolak-balik, mending jalan kaki aja. Nggak terlalu capek kok karena banyak wahana mencegat.

Berjalan sedikit menjauhi baliho, kita akan bertemu aneka photo booth buat pecinta swafoto. Ada yang berupa bingkai Instagram, tema lope-lope atau pun berupa grup band katak di tengah kolam teratai. Hihihi… Lucu-lucu, deh.

Tidak semua wahana di sini sempat kami nikmati. Selain masalah waktu, juga karena tiap wahana memiliki batas umur dan tinggi badan yang kadang tidak bisa diikuti oleh semua anak. Berikut ini akan aku ceritakan sensasi dari tiap wahana yang sudah kami rasakan, ya.

Rumah Kucing

Yang paling awal kita masuki adalah Rumah Kucing. Begitu masuk, kita disambut oleh aneka pengetahuan tentang kucing yang terpajang di sepanjang dinding. Di sudut sana terdapat tempat duduk bertema Doraemon.


Di sana-sini kita juga akan menemukan karakter kartun kucing lainnya seperti Hello Kitty dan Marie The Cat. Menggemaskan! Rumah ini menyimpan aneka jenis kucing piaraan. Masing-masing ditempatkan dalam kamar berinterior keren lengkap dengan perabotan yang mereka perlukan.

Ada juga ruang diorama. Tadinya kupikir berisi patung-patung kucing. Ternyata isinya kucing-kucing beneran, dong. Dilengkapi berbagai alat permainan yang pastinya bikin kucing hepi punya. Ada juga kamar untuk kucing dan hamster yang bersahabat dan bisa hidup bersama. Hihihi…

Arena Ketangkasan dan Bioskop 3D



Wahana berikutnya adalah Arena Ketangkasan. Ini dia daftar permainan yang ada di sini. Rata-rata di sini harus beli koin ya, untuk memainkannya. Anak-anak mencoba permainan menembak. Disediakan ukuran senapan untuk anak maupun dewasa. Harga pelurunya 5.000 untuk 3 butir.


Selanjutnya, kami melewati area bioskop 3D. Gratis untuk durasi sepanjang 30 menit. Ada macam-macam judul film. Wahana ini untuk usia 6 tahun ke atas, ya. Sayang, antreannya panjang betul walau sebenarnya kapasitas bioskop ini lumayan besar. Mending lanjut ke wahana berikutnya aja, deh.

Tagada dan Go Kart



Di sini kita akan duduk berkeliling dan diguncang dengan gerakan mirip kapal di tengah laut yang menggelikan. Entah mengapa para pengunjung yang naik pasti pada tertawa selama permainan. Bukannya kaget, teriak, menangis atau pun panik.

Aku tidak merasakan sendiri sensasinya. Karena aku menemani Si Kelima yang belum cukup umur untuk menaiki wahana ini.


Di dekat wahana ini terdapat wahana Go Kart. Kalau yang ini berbayar, ya. Terbayang dong, serunya. Disediakan podium juara juga di sini. Asyiknya kalau bisa mejeng sebagai juara 1, 2 atau 3.

Istana Bawah Laut



Ini adalah wahana aneka permainan yang cocok anak-anak dan balita. Wahana ini bertema kehidupan bawah laut yang misterius namun menakjubkan. Suka deh, sama desain permainan maupun dekorasi ruangannya. Benar-benar melayangkan imajinasi kita pada negeri di dasar laut.

Selanjutnya, kedua telepon genggam kami kehabisan baterai dan memori. Sehingga tidak bisa mengabadikan serunya wahana-wahana berikutnya. Lha, sejak dari Maharani saja aku sudah sibuk jepret sana-sini karena saking banyaknya hal keren yang mencuri perhatian.

Jadi, untuk sementara aku cukupkan di sini artikel ini, ya. Tenang, ini baru bagian pertama. Wahana-wahana selanjutnya akan aku ceritakan pada artikel bagian kedua dengan mengambil gambar dari situs resminya WBL saja untuk membantu mendeskripsikan.

Maharani Zoo & Goa: Eksotika Alam di Jalur Pantura


Lebaran kemarin kami mudik ke Jawa Timur. Dalam perjalanan balik, anak-anak mengingatkan kalau kita belum ke Jatim Park. Waduh, padahal sudah menuju Pantura ini. Apa akal? Aku pun mulai mencari obyek wisata di sepanjang Pantura agar searah dengan perjalanan pulang.

Tadinya sih, mau ke pantai. Tapi kemudian aku teringat dengan WBL (Wisata Bahari Lamongan). Apa salahnya dicoba? Sampai di sana, terpampang baliho-baliho besar tentang Maharani Zoo & Goa. Wah, ternyata lokasinya dekat sini, to? Aku kan dari kecil memang penasaran dengan goa ini.

Jadilah kita belok dulu mengikuti arah panah menuju Maharani Zoo & Goa. Lokasinya berseberangan dengan WBL. Kita bisa mencapainya melalui jembatan. Untuk ke sana, kita melewati toko cinderamata dan Islamic Art Museum dulu. Belum apa-apa dah banyak godaan, nih.


Sampai di lokasi, kita langsung disambut dengan jajaran kios oleh-oleh berupa aneka olahan pangan dari laut. Tuh, kan? Tidak itu saja. Memasuki gerbangnya pun kembali jajaran gerai oleh-oleh menerpa. Kali ini kebanyakan menjajakan aneka produk fashion seperti pakaian, sandal, topi, aksesori dll.

Berapa Harga Tiket Masuknya?



Setelah ketemu loketnya, barulah kita tahu kalau ternyata kita bisa membeli tiket terusan WBL dan Maharani yang jatuhnya lebih murah. Tiket Maharani harganya 70.000. Sedangkan tiket WBL harganya 100.000. Kalau kita beli tiket terusan untuk keduanya, jadinya Cuma 130.000.

Tiket Islamic Art Museum pun bisa dibeli di sini dengan potongan harga 15.000 dari harga normal 25.000 jika sudah membeli tiket WBL.

Setelah dipikir-pikir, akhirnya kami memutuskan untuk membeli tiket terusan WBL + Maharani. Sedangkan untuk ke museumnya nanti tentatif saja kalau masih ada waktu untuk mengunjunginya. Toh, nanti tiketnya juga bisa dibeli langsung di depan museum, kok.


Maharani Zoo? Keren!


Setelah mendapat tiket berupa gelang kertas, kami pun menjelajah kebun binatangnya. Bagus! Penataannya artistik. Kebun binatang ini didekorasi dengan tema a la tribal gitu, deh. Ada papan informasi untuk setiap jenis. Hewan-hewannya sehat dan terawat. Kandangnya pun bersih.

Jenis hewannya cukup variatif dan unik. Di beberapa sudut ada tempat-tempat menarik untuk dikunjungi seperti Galeri Satwa yang bagian sampingnya ada area untuk berfoto dengan kakatua. Di kandang jerapah, kita bisa memberinya makan dengan membeli sayuran yang disediakan.


Kampung Primata merupakan tempat berkumpulnya koleksi aneka jenis primata. Di sini kita jadi bisa melihat bedanya monyet, orang utan, simpanse, beruk dll.


Yang tak kalah uniknya adalah galeri Exotic Albino. Tempat berbagai macam jenis hewan yang memiliki kulit albino. Ada ular, landak, tupai… Semuanya putih! Lucu juga ya, melihat aneka hewan ini dalam warna kulit yang tidak biasa.


Galeri ini sekaligus memiliki kafe sederhana di bagian depannya. Sambil melepas dahaga atau mengisi perut, kita bisa melihat aksi menggemaskan para hewan dalam etalase besar di tengah galeri. Etalase ini berisikan sebuah pendapa besar dengan aneka permainan bagi hewan-hewan albino di sekelilingnya.

Goa Maharani? Speechless!



Dan yang paling menakjubkan, tentu saja Goa Maharaninya. Percayalah, foto tak cukup menggambarkan keindahannya. Pokoknya kalau berkesempatan, sebaiknya kalian melihat langsung bagian dalam goa yang cantik ini.

 

Warna dindingnya itu cakep banget. Semburat putih, krem, gading, beige, pink, olive, tan... Lho, aku kok kayak nyebutin nama warna-warna foundation, ya? Hahaha.. Dengan permainan tekstur stalagtit yang menggantung dan stalagmit yang menyembul. Indah banget deh, kayak istana pualam. 

Ruangan yang luas, tinggi dan dalaamm... Ini bukan tentang pelajaran Geometri. Tapi memang begitu keadaannya. Dilengkapi dengan tangga yang panjang turun di sini, melingkar di situ dan naik ke sana. 

Semakin dramatis karena di sana-sini dihiasi lampu-lampu kecil berwarna-warni. Jangan kawatir, di beberapa titik juga ada kipas listrik besar sehingga udara di dalam tetap sejuk. jauh berbeda dengan Goa Kreo yang hanya tentang tanah, batu dan gelap.


Puas terkesima di dalam Goa Maharani, kami kemudian mampir ke goa buatan di sebelahnya. Goa ini merupakan galeri batu mulia.


Asyik sekali berada di sini menikmati indahnya batu berwarna-warni. Bahkan ada yang dipasangi alat pembesar sehingga kita bisa lebih detil melihat lekuk dan irisannya. Sayangnya, aku tidak menemukan Batu Kripton di sini yang bisa digunakan untuk melemahkan Superman. Hahaha...

Tidak semua sudut obyek wisata ini kusambangi. Bahkan aku tak sempat melihat gajah di situ. Tapi untunglah Si Keempat sudah menuntaskan penasarannya karena belum pernah bertemu langsung dengan hewan ini. Bersama kakak-kakaknya, mereka memang beredar jauh lebih cepat dari aku.

Secara keseluruhan, puas deh main di sini. Walau ada satu wahana yang terlewat kami kunjungi, yaitu Piramida Suku Maya. Duh, masih penasaran sampai sekarang, apa isinya ya? Kalau kembali ke sini hanya untuk melihat piramidanya, worth it nggak ya?

Senin, 30 Juli 2018

El Primo Gelato: Alternatif Gerai Es Krim Semarang


Mengunjungi gerai ini adalah jawaban dari rasa penasaranku. Bagaimana tidak penasaran? Lha, teman-temanku sudah banyak yang menceritakan pengalamannya makan es krim di sini. Sedangkan aku yang dekat lokasinya malah belum pernah mencicipi.

Portobello: Mamamia Lezato Anti Desperado Opo-Opo Ono

Meja makan, kasir dan dapur dalam satu bingkai

Hai, Teman! Kali ini aku mau sebuah restoran di Kota Semarang, namanya Portobello. Restoran ini berlokasi di Jl. Setiabudi No.82, Srondol Kulon, Banyumanik. Dari arah Ngesrep, keluar Patung Kuda / Patung Diponegoro, belok kiri. Tak jauh akan segera bertemu Portobello di sebelah kiri jalan.

Sabtu, 28 Juli 2018

Kopeng Treetop: Paduan Wisata Alam dan Petualangannya Mantap


Hore! Sepulang dari seminggu bekerja di luar kota, Suami memenuhi janjinya untuk mengajak anak-anak berekreasi. Mau ke mana kita? Prok prok prok!

Jumat, 27 Juli 2018

11 Kesalahan dalam Cara Membuat Laporan Pajak Tahunan

cara membuat laporan pajak tahunan
Sumber: pixabay

Membayar pajak itu sebenarnya mudah, lho. Hanya saja, karena kurang memperhatikan cara membuat laporan pajak tahunan yang benar, maka terjadi beberapa kesalahan yang menyebabkan terbuangnya tenaga, waktu dan dana ekstra.

Kamis, 26 Juli 2018

Pelajari Cara Mencuci Mobil yang Benar Hindari Risiko

Cara Mencuci Mobil yang Benar

Hai, teman-Teman! Kali ini aku ingin berbagi tentang cara mencuci mobil yang benar. Ini adalah salah satu hal penting yang perlu rajin dilakukan agar mobil bekas tetap dalam performa terbaiknya. Sejak pertama kali memiliki mobil, kami selalu membeli mobil bekas, lho.

Senin, 23 Juli 2018

Coffee N’ Friends, Kedai Kopi Kekinian di Kota Cimahi


Sebagai salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia, Indonesia mempunyai biji kopi yang tak perlu diragukan lagi kualitasnya. Bahkan, saat ini perkembangan kopi di Tanah Air tengah pesat. Menjamurnya kedai kopi di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung membuktikan bahwa hal tersebut benar adanya. 

Minggu, 22 Juli 2018

Disleksia Hanyalah Satu dari Banyak Bakatmu, Nak


“Abi, aku boleh beli jajan?”
Oya. Ini uangnya 50 ribu jangan dihabiskan, ya. Harus ada kembalinya.”
Datanglah Bilqis dengan sekantong besar belanjaan, “Abi, ini kembalinya 500!” Duerr!

Jumat, 20 Juli 2018

Ini 5 Alasan Mengapa Sumba Laksana Mutiara Indonesia


Apa yang kamu ketahui tentang Pulau Sumba? Setujukah kamu jika Sumba disebut sebagai Mutiara Indonesia? Setidaknya memang ada beberapa karakter ikon pariwisata di Sumba yang sesuai jika digambarkan dengan sebutir mutiara. Apa sajakah itu?

1. Harta Terpendam


Desa Ratenggaro (Foto: Callme___Al)

Banyak sekali destinasi wisata di Sumba yang belum terungkap ke dunia luar. Sehingga kita bisa mengecap keasliannya. Keindahan alam maupun kehidupan bermasyarakatnya.

Mengunjungi desa tradisional dan membaur dengan tradisi lokal merupakan salah satu ide terbaik saat kita berada di Sumba. Kita akan menemukan rumah-rumah kuno dari bambu dengan atap yang unik setinggi 25 meter. Serta beberapa makam megalitik berusia 4500 tahun!

2. Kekayaan Laut


Pantai Waikiri (Foto: www.indonesiakaya.com)

Sebagaimana mutiara, Sumba juga menawarkan keindahan laut lainnya. Air yang jernih dan ombak besar dengan gulungan panjang memeluk pantai berpasir putih nan lembut. Berpagar deretan tebing tinggi atau pun batu karang besar yang melengkung unik. Datanglah ke Pantai Ratenggaro, Bawana, Mandorak, Watu Parunu atau Kalala.

Mau yang lebih unik lagi? Pantai Walakiri, jawabannya. Bukan hanya berhiaskan Pohon Kelapa, namun juga bakau kerdil nan eksotis. Kita juga bisa melihat pertanian rumput laut di tepi pasir atau mengumpulkan cangkang kerang yang banyak bertebaran.

3. Kilau nan Cantik


Danau Weekuri (Foto: amabeltravel.com)

Mentari bermain sangat cantik di sini. Kilau pagi maupun sorenya sangat jernih terutama di Bulan April hingga Juli. Jika ingin pengalaman yang lebih istimewa, datanglah ke Danau Weekuri saat matahari terbenam. air kebiruan di danau Weekuri ini bisa berubah menjadi keemasan, lho.

4. Warna dan Permukaan nan Memesona


Air Terjun Tanggedu (Foto: cumacuma.org)

Tarian warna perairan di Sumba sangat menakjubkan. Rata-rata danau dan air terjunnya bersih berwarna biru toska.

Ada yang dikelilingi dinding batu seperti Air Terjun Waimarang. Ada pula yang melewati formasi bebatuan seperti Air Terjun Koalat. Layaknya jacuzzi alami yang asyik untuk berendam. Atau Anda lebih tertantang menyusui Air Terjun Tanggedu dengan river tubing?

Kanabu Wai airnya mengalir keluar dari beberapa celah di hamparan dinding batu yang luas, dengan vegetasi tumbuh di antaranya. Sedangkan Air Terjun Matayangu setinggi 75 meter malah “muncrat” melalui celah di dinding tebing, memancarkan air menderu ke kolam.

5. Lengkung nan Sempurna


Bukit Warinding (Foto: amabeltravel.com)

Hamparan savana yang bergunduk-gunduk di Bukit Warinding mencuatkan ujung-ujung rumput menantang langit. Warnanya bergantian mengikuti musim. Hijau di musim hujan (November – Mei) dan keemasan di musim kemarau (Juli – Oktober). Luas, tenang dan sejuk.

Yang mana favoritmu jika jalan-jalan ke Sumba? Apa pun itu, bepergian ke Sumba membutuhkan pemandu untuk memberi Anda gambaran yang lebih baik tentang apa yang ditawarkan pulau ini. Juga, sangat disarankan bepergian berkelompok agar jauh lebih hemat.

Menggunakan jasa biro perjalanan seperti Amabel Travel tentu akan sangat membantu. Karena berbagai keunggulannya seperti:

  • Mudah dalam proses pencarian paket wisata, tujuan, transportasi dan akomodasi yang sesuai dengan keinginan dan anggaran 24×7 setiap hari
  • Banyak pilihan paket perjalanan. Baik wisata pantai, gunung dan kota
  • Berpengalaman sejak Januari 2014
  • Hemat karena Amabel Travel selalu berusaha memberikan layanan dengan harga terbaik bagi pelanggan
  • Transparan menampilkan harga bersih tanpa ada pajak tersembunyi atau biaya lain
  • Cara pembayaran yang beragam dan cepat
  • Aman karena semua data transaksi diproteksi dengan enkripsi tingkat tinggi.

Tunggu apa lagi? Ayo keliling Indonesia bersama Amabel Travel!

Kamis, 19 Juli 2018

Mooimom Membantuku Meng-ASI-hi Bayi Terduga Down Syndrome


Bayiku lahir di usia kehamilan 38 minggu dengan berat 2,4 kg dan tinggi 45 cm. Mungil, memang. Namun saat itu dokter menyatakan semua organ tubuhnya berfungsi dengan normal.

Dieng, Ku Ingin Kembali Merasakan Dinginmu

Dieng (sumber foto: Traveloka)

Apa yang terbesit di benakmu saat disebut kata Dieng? Hijau? Kabut? Bukit? Telaga? Matahari terbit? Kawah? Burung Hantu?

Rabu, 18 Juli 2018

Mengajak Anak Menghafal Alquran Seumur Hidup


Berada di bulan yang diapit 2 hari raya dalam penanggalan Hijriyah ini memang rasanya istimewa. Bulan Dzulqa'dah, bulan di antara Syawal dan Dzulhijjah. Membuatnya masih tersuasana dengan nafas religi dari Idulfitri dan persiapan menyambut Iduladha.