Aman Mengendarai Mobil di Musim Penghujan Bersama Bosch

Mengendarai mobil saat musim penghujan
"Opung, mana swish-swish-nya? Sejenak Opung bingung mendengar ocehan cucunya di kursi depan mendampingi Beliau menyetir di tengah tetes hujan yang mulai membasahi bumi. Aku langsung tanggap. "Itu lho, Pung, wiper-nya tolong digerakkan," kataku geli. Teringat lagu anak-anak, "The wipers on the bus go swish swish swish... "

Di musim penghujan begini, memang hujan deras sering memicu kecelakaan. Disebabkan oleh jalanan yang menjadi licin dan jarak pandang yang pendek. Di mana-mana terjadi kemacetan. Bisa karena jalan yang rusak, genangan air maupun pohon tumbang. Selain itu, permasalahan yang kerap dihadapi oleh pengguna mobil di saat hujan adalah mobil mogok di tengah jalan. Sekitar 90 persen penyebabnya terletak pada sistem pengapian, pembakaran, serta kelistrikan.
Karenanya, kewaspadaan dalam berkendara harus ditingkatkan. Selain untuk alasan keamanan dan keselamatan, juga untuk merawat kondisi kendaraan sendiri agar tetap awet dan prima. Apa saja sih, yang sebaiknya kita perhatikan sebelum mengendarai mobil di musim penghujan?

Persiapan Sebelum Berangkat

Sebelum memulai perjalanan dengan mobil di musim penghujan, periksalah berbagai komponen yang ada
Agar kegiatan berkendara tetap nyaman dan aman, periksalah beberapa komponen ini sebelum menerjunkan mobil Anda di tengah serbuan hujan:

Sistem Pengapian

Busi yang berperan sebagai pemantik api merupakan fokus penting dalam hal ini. Karena ia sangat menentukan berlangsung tidaknya proses pembakaran di mesin. Periksalah kondisi busi dan kabelnya.
Bila sudah aus, sebaiknya segera menggantinya meskipun terlihat masih ada percikan api. Sebab, di saat udara berkabut atau dingin, busi yang sudah lama tidak maksimal memercikkan api. Apa lagi jika kabel busi sudah bocor, keras atau terlalu tua. Periksa juga penutup busi, koil atau distributor secara lebih detail.

Aki dan Kabel Sistem Kelistrikan

Aki yang sudah aus atau posisi dan kondisi kabelnya sudah tak sempurna pada saat hujan rawan bermasalah. Jaga air aki agar tidak kurang. Sehingga mobil tetap mudah dinyalakan dan umur aki pun bisa lebih tahan lama. Bersihkan terminal baterai secara rutin agar tidak korosi. Karena korosi menyebabkan aki susah di-charge dan start.

Dinamostarter

Perangkat ini berfungsi sebagai sumber listrik dan mengisi arus setrum ke aki kala aliran listrik disedot oleh perlengkapan mobil yang memerlukannya. Ceklah ke bengkel yang memiliki alat pendeteksi dinamostarter untuk memastikan kondisinya masih bagus.

Filter Udara

Bila udara yang masuk ke ruang bakar mesin berbarengan dengan kabut bahan bakar jumlahnya tak ideal, maka proses pembakaran berlangsung tidak sempurna. Tenaga mesin akan lemah, bahkan dalam kondisi ekstrim mesin jadi mogok. Filter udara menjaga kualitas dan jumlah udara agar tetap ideal, tidak bercampur dengan embun atau air.

Pendingin Ruang (AC)

AC mobil berperan penting saat hujan
Dengan menutup rapat semua jendela saat hujan, maka kaca depan akan berembun dan menghalangi pandangan. Saat itulah pentingnya menyalakan AC. Sehingga suhu kabin akan sama atau bahkan lebih rendah dari suhu di luar mobil dan tidak terjadi embun. Karenanya, pastikan freon AC dalam kondisi baik sebelum berangkat. Begitu pula dengan kompressor serta saluran kisi-kisinya.

Klakson

The horn on the bus goes beep beep beep...
Masalah saat musim hujan biasanya klakson tidak bunyi atau bunyinya berubah kecil. Biasanya terjadi pada klakson model terompet atau keong. Model ini banyak dipilih karena suaranya yang keras.
Kebanyakan pelannya suara klakson saat hujan adalah akibat pemasangan yang tidak tepat. Klakson yang dipasang menghadap ke atas atau agak mendongak, membuat elemen kertas di dalam klakson basah saat hujan. Sehingga tidak nyaring lagi. Demikian pula posisi menghadap depan juga tidak terlalu direkomendasikan. Karena kemungkinan air cipratan dari ban depan bisa masuk.
Untuk menghindari masalah ini, pasanglah klakson dengan posisi corong menghadap ke bawah. Atau gunakan model klakson cakram karena lebih tahan air.

Sistem Kendali dan Pengereman

Pastikan kemudi, kopling, pedal gas dan rem sudah dalam kondisi baik dan berikan perawatan ekstra selama musim hujan. Terutama untuk perangkat sistem pengereman, periksa juga bagian kanvas rem dan cakramnya.

Ban

Begitu pun dengan ban. Pastikan memiliki tekanan angin yang sesuai dan ukiran ban masih memenuhi standar keamanan, yaitu minimal 60 persen. Jangan mengambil risiko dengan menggunakan ban yang sudah tipis. Hal ini sangat penting untuk menjaga agar mobil yang kamu kendarai tidak mudah tergelincir atau bahkan melayang di atas air.

Wiper

Tentu berbahaya sekali jika kita mengemudikan mobil di jalan dalam keadaan kaca buram dan pandangan terhalang. Pastikan karet wiper dan motor penggeraknya masih bagus. Wiper hanya memiliki masa pakai 6 bulan dan harus diganti secara berkala agar tidak membuat baret kaca akibat karet yang sudah mengeras.
Perhatikan pula semprotan airnya. Komponen ini berguna untuk menyemprotkan air pada kaca depan agar membantu membersihkan kotoran pada kaca mobil. Supaya semprotan air bekerja optimal, periksalah bagian penampungan air dan alat penyemprotnya.
Nyalakan penyemprot air melalui tuas di dalam kabin. Bila motor atau dinamo masih mengeluarkan bunyi, artinya masih berfungsi. Namun jika penyemprot air belum keluar, mungkin saluran air di corong bagian luar yang berada di kap mobil tersumbat kotoran. Bersihkan sumbatan menggunakan peniti. Sedangkan jika dinamo atau motornya rusak, maka harus diganti dengan yang baru.

Lampu

Kondisi lampu utama, senja, sein hingga lampu belakang wajib diperiksa. Pastikan semua jenis lampu itu berfungsi dengan baik dengan bohlam yang masih memiliki nyala di atas 70 persen. Nyala lampu kita akan membantu pengemudi lain mengetahui keberadaan kita.

Suku Cadang Berkualitas Meningkatkan Keamanan Mobilitas

Tetap aman berkendara dengan suku cadang berkualitas
Jika dari hasil pemeriksaan di atas ternyata ada beberapa komponen mobil yang perlu diganti, sudahkah Anda mengetahui suku cadang manakah yang layak dipilih untuk menunjang keamanan berkendara? Jika belum, aku akan memperkenalkan Anda dengan Bosch Suku Cadang Berkualitas.

Menilik berbagai masalah yang sering dihadapi saat berkendara di tengah hujan, membuat merawat kendaraan dengan suku cadang berkualitas menjadi sebuah keharusan. Jangan mudah terbuai dengan janji manis iklan produk yang belum terbukti hasilnya.
Pilihlah Bosch solusi berkendara aman, termasuk di tengah musim penghujan. Produk-produk Bosch dilahirkan dengan teknologi Jerman untuk kendaraan Asia. Ada banyak jenis perangkat penunjang kenyamanan dan keamanan Anda dalam berkendara yang disediakan oleh Bosch sesuai dengan masing-masing merek mobil maupun motor Anda.

Kualitas lebih penting daripada harga
Ini menjadi tren yang sejalan dengan komitmen Bosch, yaitu memproduksi komponen yang mempunyai kualitas dan inovatif tinggi. Kualitas produknya memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Ada banyak penghargaan yang diraih oleh Bosch sebagai tanda jaminan mutunya.
Tahun 2016 misalnya, Bosch memenangkan Otomotif Choice Award 2016 dalam kategori Wiper dan Lampu. Penghargaan ini mencerminkan kepercayaan dari masyarakat terutama kalangan muda berusia 18-24 tahun.
Selain itu, Bosch juga meraih beberapa penghargaan dari Fortune, yaitu:

  • Penyedia Suku Cadang Kendaraan Bermotor No. 1
  • Peringkat pertama di Fortune’s World’s Most Admired Companies 2017 untuk prestasinya selama 3 tahun berturut-turut dalam semua 9 kunci atribut reputasi, termasuk inovasi, people manajemen, kualitas produk dan layanan, serta daya saing global
  • Peringkat ke-87 dalam daftar Fortune’s Global 500


Untuk keterangan lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi corporate website Bosch Automotive Aftermarket. Bagaimana? Semakin yakin kan, menjadikan Bosch sebagai mitra berkendara Anda?
Anda bisa mendapatkan suku cadang berkualitas seperti; aki, lampu, wiper, klakson, busi, filter dan sistem pengereman, dengan lebih mudah dan nyaman di Bosch Official Store di Lazada. Ada penawaran khusus menarik lainnya lho, di sana. Yuk, mulai siapkan keamanan berkendara Anda sekarang juga dengan Bosch!

Komentar

  1. Kalau lagi hujan kondisi mobil memang harus dicek dulu, takutnya di tengah hujan deras mogok. Thanks sharingnya ya mbak, kembali mengingatkan.

    BalasHapus
  2. Memang sebaiknya sebelum bepergian kita harus rutin mengecek kesehatan mobil biar aman berkendara..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip. Betul sekali. Apalagi musim hujan ya :)

      Hapus
  3. Aku paling dag dig sug kalo lagi nyetie tra ujan deres. Mana mata mulai ga awas. Makanya cek kondisi kendaraan emang penting bft ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali. Kalau udah banyak genangan dan hujan sangat deras, mending minggir dulu deh :)

      Hapus

Posting Komentar

Hai, terimakasih sudah berkunjung.
Jejakkan komentarmu di sini ya... ^_^