Cara Mudah Menikmati Gizi Lengkap dan Seimbang


Hai, Teman-Teman! Bagaimana kalian biasanya mengatur konsumsi makanan sehari-hari? Masa sih, asal makan, asal enak, asal kenyang? Nggak dong, ya. Eh, iya? Sama, nih, aku juga! Hihihi...

Duh, kebiasaan buruk deh, ya. Padahal aku ini seorang ibu menyusui. Sudah seharusnya memperhatikan kecukupan dan keseimbangan nutrisi yang didapat sehari-hari. Iya, masalah nutrisi itu bukan cuma pelajaran yang harus ditaati oleh anak-anak, lho. Orang dewasa bahkan lansia pun perlu untuk tetap menerapkan gaya hidup sehat termasuk dari sisi makanannya.

Kan nggak lucu ya, kalau kita menuntut anak-anak untuk selalu bersedia menghabiskan menu makanan yang sehat, namun kitanya sendiri yang sudah lebih besar malah sering menerjang panduan dan makan asal-asalan. Idih... Malu, ah!

Aku pribadi sebenarnya kalau situasi sedang normal, pasti berusaha untuk tetap mengatur agar asupan nutrisi yang masuk lengkap dan seimbang. Jika ada kurang lebihnya, maka aku kompensasikan dengan menu berikutnya. Begitu seterusnya.

Karena sebenarnya menu lengkap dan seimbang itu efeknya terasa enak di badan, lho. Tubuh cukup berenergi tanpa keduluan diterjang rasa kantuk. Badan terasa segar dan siap beraktivitas apa saja tanpa perlu kawatir keburu dilanda rasa lapar. Tubuh enteng, hati gembira dan kecantikan pun meningkat beberapa level. Hohoho...

Bagaimana? Tertarik untuk mulai menyusun menu sehari-hari dengan gizi lengkap dan seimbang? Yuk yuk yuk... Aku temani. Sudah tahukah kalian seperti apa gizi lengkap dan seimbang itu?

Sekarang Bukan Zamannya 4 Sehat 5 Sempurna, Lho

Kalau zaman waktu kita kecil dulu, kemungkinan kita sangat akrab dengan slogan "4 Sehat 5 Sempurna" sebagai panduan menyusun menu makanan. Namun sejak tahun 1996, sebenarnya panduan tersebut sudah tidak relevan lagi. Lho, mengapa?

Hal ini disebabkan karena beberapa poin yang krusial dalam menyusun menu tidak terwakili dengan slogan tersebut. Misalnya, sebenarnya kita tidak harus mengkonsumsi susu setiap hari untuk mendapatkan asupan gizi yang sempurna. Karena berbagai nilai gizi yang dimiliki susu juga bisa kita dapatkan dari bahan pangan yang lain.

Yang kedua, terkait dengan variasi. Jangan sampai kita terpaku bahwa makan setiap hari harus dengan nasi, misalnya. Sesungguhnya, setiap bahan pangan itu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Mengkonsumsinya secara bergiliran sebagai asupan nutrisi kita akan membantu kita mendapat jenis gizi yang lengkap dari berbagai sumber pangan. Sekaligus menghindarkan kita dari efek negatif suatu bahan jika dikonsumsi secara terus-menerus.

Ketiga, masalah porsi makanan tidak disinggung dalam slogan lama. "4 Sehat 5 Sempurna" hanya berbicara tentang apa saja yang harus kita makan setiap hari. Padahal, porsi ini memegang peranan penting dalam metabolisme tubuh yang jumlahnya harus dikontrol agar tidak kekurangan maupun berlebihan.

Selain itu, slogan tersebut juga tidak membahas tentang asupan cairan serta lemak. Kini pemerintah giat mensosialisasikan slogan baru dalam menyusun menu yaitu menggunakan prinsip Gizi Lengkap dan Seimbang. Selain membahas tentang jenis makanan yang harus ada, jumlah konsumsinya, juga dijelaskan bahwa untuk hidup sehat tidak hanya mengandalkan makanan. Namun seharusnya berupa gaya hidup sehat secara menyeluruh terkait dengan aktivitas, olahraga, istirahat, kondisi jiwa dll.

Sekarang Zamannya Piring Gizi Seimbang

Nah, untuk masalah makanan sendiri, pemerintah punya panduan yang namanya menu Piring Gizi Seimbang. Aku pribadi suka sekali menggunakan panduan ini. Karena konsepnya sangat sederhana dan mudah diikuti oleh siapa saja.

Bahwa setiap manusia harus mendapatkan asupan gizi yang lengkap, mestinya semua sudah paham dong, ya. Jadi, setiap hari kita harus mengkonsumsi beragam sumber pangan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air. Itulah yang disebut dengan menu gizi lengkap.

Lalu, bagaimanakah menu dengan gizi seimbang itu? Gizi yang seimbang akan kita peroleh jika asupan kita selain lengkap mengandung seluruh zat makanan yang kita butuhkan, juga kita konsumsi masing-masingnya dalam jumlah yang proporsional.
Banyaknya kebutuhan gizi tiap orang bisa jadi berbeda. Hal ini tergantung oleh usia, jenis kelamin dan aktivitas masing-masing. Sehingga, dalam hal jumlah, anak-anak akan menghabiskan satu piring kecil sedangkan orang dewasa akan membutuhkan piring yang lebih besar.

Walaupun ukuran piring yang mencukupi kebutuhan kita bisa berbeda, namun yang perlu kita perhatikan adalah perbandingan jumlah masing-masing bahan yang mengisi piring tersebut haruslah sesuai agar tetap seimbang. Cara menjaga keseimbangan gizi sebenarnya mudah saja kok, dengan menggunakan panduan Piring Gizi Seimbang.

Bagan Piring Gizi Seimbang

Piring Gizi Seimbang terdiri dari 4 kelompok bahan makanan yang biasanya disebut Menu 4 Bintang, yaitu:

  • Satu jenis atau lebih karbohidrat 35% misalnya beras, jagung, gandum, ubi kayu, kentang, sagu, dan sebagainya.
  • Satu jenis atau lebih Protein 15% misalnya kacang-kacangan, tempe, tahu, telur, ikan, daging, dan sebagainya.
  • Satu jenis atau lebih makanan kelompok buah-buahan 15% misalnya buah pisang, apel, pepaya, jeruk, dan sebagainya.
  • Satu jenis atau lebih sayuran 35% misalnya wortel, bayam, kangkung, dan sebagainya.

Jadi sederhananya, kita bisa mulai mengatur porsi dengan cara membagi piring menjadi 2 bagian terlebih dahulu. Satu bagian untuk karbohidrat dan protein dengan porsi karbohidrat sedikit lebih banyak. Dan bagian yang lain untuk sayur dan buah dengan bagian sayur sedikit lebih banyak dibanding buah. Mudah, kan?

Untuk lebih mudahnya lagi, sekarang semakin banyak beredar alat makan yang membantu kita mengatur porsi. Ada yang berbentuk piring atau pun kotak bekal makanan seperti milikku ini. Jadi kalau kalian menemukannya, sebaiknya beli saja ya. Karena selain mempermudah, mempercantik juga mengingatkan kita agar konsisten mengisi piring dengan gizi seimbang.

Kotak bekal yang membantu mengatur porsi dengan gizi seimbang

Jadi, mulai sekarang, yuk terapkan aturan Piring Gizi Seimbang ini dalam menu sehari-hari. Jika berbelanja, jangan lupa untuk membeli beberapa bahan pangan hingga lengkap semua jenis kandungan gizi yang dibutuhkan tersedia di rumah. Dan saat memadupadankan bahan serta menyajikannya dalam tiap piring, ingatlah jumlah porsi yang sesuai untuk masing-masing bahan nutrisi.

"Kalau menunya Rawon, apa bisa sesuai dengan Piring Gizi Seimbang?" Bisa saja! Mungkin dalam benak kita, Rawon hanyalah terdiri dari daging dengan kuah berbumbu. Padahal untuk menikmati Rawon, di samping ditemani dengan nasi, kita juga dapat melengkapinya dengan labu siam misalnya sebagai sayuran dan menutup santapan dengan memakan aneka jenis buah.

Jangan karena terpaku dengan kebiasaan, kita jadi merasa berat melakukannya ya. Kita hanya perlu sedikit membuka diri dengan kreativitas untuk menambah bahan hingga lengkap, kemudian mengatur jumlahnya masing-masing dalam piring kita.

Piring Gizi Seimbangku Hari Ini


GGSSG alias Gado-Gado Siram So Good

Nah, kalau mau contoh nyata, ini aku tampilkan menu Piring Gizi Seimbangku hari ini. Kebetulan sudah lama tidak menikmati Gado-Gado Siram. Jadi aku pesan saja ke tukang sayur untuk membawakan bahan-bahannya. 

Gado-Gado adalah salah satu makanan favoritku. Alasannya adalah karena isinya yang bermacam-macam dan sudah memenuhi prinsip menu bergizi lengkap dan seimbang. Aku suka Gado-Gado dengan kuah yang disiramkan karena memang mengingatkan pada kota yang membesarkanku, Surabaya.

Gizi lengkap seimbang dalam Gado-Gado dipersembahkan oleh lontong dan kentang sebagai sumber karbohidrat serta aneka sayuran sebagai sumber vitamin dan mineral. Semuanya dinikmati bersama guyuran kuah kacang tanah sebagai sumber protein nabatinya. Tinggal ditambahkan seperempat potong buah jeruk dan apel, lengkaplah sudah.

Oya, biasanya Gado-Gado ini menggunakan tahu dan tempe sebagai tambahan protein nabati serta irisan telur untuk sumber protein hewaninya. Namun berhubung hari ini ada Chicken Stick So Good, aku pakai saja menyempurnakan hidangan ini sebagai sumber protein hewaninya. Tidak biasa, ya? Memang tidak biasa. Karena sensasinya jadi luar biasa!

So Good, Solusi Sumber Protein Berkualitas


Lebih Baik So Good!

Bicara tentang So Good, sepertinya label yang satu ini sudah cukup akrab ya di tengah-tengah keluarga Indonesia sebagai salah satu alternatif dalam memenuhi kebutuhan protein. Wajar saja sih, karena produk-produk So Good memiliki keunggulan dari berbagai sisi, antara lain:

Kaya Gizi

So Good terbuat dari bahan baku berprotein tinggi seperti ayam, daging bahkan makanan laut. Bahan yang digunakan selalu dipilih yang terbaik dan diproses dengan teknologi tinggi untuk memastikan kualitas gizi yang terjaga utuh saat dihidangkan.

Higienis

Seluruh produk So Good diolah dan dikemas dengan teknologi yang meminimalisir kontaminasi.

Enak 

Proses yang tepat sejak memasak, membekukan hingga mengemasnya menjamin kesegaran dan kelezatan produk So Good.

Inovatif

So Good selalu berinovasi menghasilkan produk-produk daging olahan yang variatif. Hingga saat ini kita bisa menjumpai 2 jenis produk So Good, yaitu produk Siap Olah dan produk Siap Masak. Masing-masingnya menawarkan berbagai jenis hidangan yang senantiasa berusaha menjawab kebutuhan kuliner masyarakat Indonesia. Baik dari sisi bentuk, citarasa maupun cara mengolah.

Praktis

Rangkaian produk So Good sangat praktis untuk dihidangkan di berbagai kesempatan. Sebagai camilan, menu utama ataupun bekal. Tinggal pilih saja mau berinovasi lebih dengan bahan baku berupa ayam potong yang segar, atau terima jadi produk terpercaya So Good Siap Masak yang tak pernah meleset memanjakan lidah.

Harga Terjangkau

Dengan berbagai keunggulan di atas, tak berlebihan jika disebutkan bahwa harga So Good cukup pantas dan terjangkau. Untuk sebuah kualitas, citarasa dan penghematan waktu, So Good sangat layak menjadi teman setia yang mengisi kulkas.

Apakah kalian juga merasakan hal yang sama tentang So Good? Jadi, apa menu Piring Gizi Seimbangmu besok?

Artikel ini akan diikutsertakan di dalam Lomba Blog Kreasi Menu Gizi Piring Seimbang So Good.



Komentar

  1. Saya juga suka banget So Good ngebantu sekali

    BalasHapus
  2. Selalu ada tempat di wadah anaj untuk so good ya mbak, yukk nyo good bareng.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah yg anak2 berpengalaman nih sama so good๐Ÿ˜‚

      Hapus
  3. Praktis bgt kalo ada So Good...ya

    BalasHapus
  4. ternyata bikin bekel gampang ya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gampang aja memyesuaikan bahan yg ada ๐Ÿ˜Š

      Hapus
  5. gado gado dikasih so good. mantap banget itu mbak....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebayang dong gurihnya so good kesiram kuah kacang. Yummm..

      Hapus
  6. kalau saya biasanya bikin tumisan aja mbak buat sehari-hari. jadi di tumisannya ada sayur sama protein nabati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip deh. Sekali dayung dpt macam2 ya๐Ÿ˜Š

      Hapus
  7. Gado2 siram...ya salaam endeusnya, apalago ditemeni so good nugget ya mbak

    BalasHapus
  8. Gado-gado plus chicken stick So Good. Duh, enak banget mbak.

    BalasHapus
  9. Mbak Farida, gimana rasanya ayam dibaluri tepung roti lalu dimakan dengan saos kacang? :) Apakah rasanya tabrakan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ngga sama sekali kok, matching banget. cobain deh :)

      Hapus

Posting Komentar

Hai, terimakasih sudah berkunjung.
Jejakkan komentarmu di sini ya... ^_^