Menularkan Hanya Kebaikan untuk Anak


Hari itu, aku bersama anak-anak mampir ke sebuah minimarket untuk membeli beberapa keperluan. Saat tiba di deretan camilan, ada yang menarik perhatianku. Peanut Butter Sandwich. Hmm... Yummy! Ingatanku pun melayang pada kepingan cracker selai kacang camilan masa kecilku.

Cracker keemasan yang gurih, terasa ringan namun tidak rapuh. Berlapis selai kacang tebal yang benar-benar kental rasa dan aroma kacangnya dengan paduan sensasi manis yang pas. Ingin sekali aku menikmatinya lagi. Bukan berarti tak mencari, lho. Namun yang kutemui terasa berbeda.

Ada yang menggunakan biskuit, bukan cracker. Ada yang terlalu asin. Ada yang rasa krim kacangnya terlalu 'tanah.' Ada yang isinya irit sekali. Agak ragu juga aku saat akan mengambil produk yang satu ini. Namun melihat logonya yang bergaya vintage, aku jadi antusias. Jangan-jangan, inilah yang selama ini kurindukan!

Namanya Julie’s Peanut Butter Sandwich. Karena di sampingnya ada varian rasa cokelat juga, yaitu Julie’s Choco More, maka aku pun turut memasukkannya ke dalam keranjang belanja. Ternyata aku tak salah pilih! Begitu kucicipi, memang ini rasa otentik yang lama kucari. 

Julie's, Kenangan Mengandung Setumpuk Kebaikan


Tiba di rumah, aku penasaran dengan jati diri Sang Julie's. Aku pun berselancar di internet dan menemukan info di situs resminya bahwa memang produk ini sudah beredar di Malaysia sejak tahun 1985. Wow! Lidah memang tidak berbohong, ya.

Camilan yang baik tidak sekadar mengenyangkan, namun juga bergizi. Demikian juga Julie’s Peanut Butter Sandwich. Selai kacang alami mengandung lemak tak jenuh, yang dapat mengurangi tingkat kolesterol jahat. Selain itu, kacang tanah juga mengandung vitamin E, niacin, folat dan protein.

Jadi, tidak hanya sehat. Kandungan selai kacang juga membantu memperbaiki penampilan kulit agar semakin cantik. Juga, dapat digunakan untuk mengusir stres serta insomnia. One biscuit Julie's a day keep the stress away. Ini dia kandungan lengkap Julie’s Peanut Butter Sandwich:


Kalau Julie's Choco More, bagaimana? Duh, yang ini cokelatnya bikin merem-melek deh, saking enaknya. Sebuah keseimbangan yang sempurna dari cokelatnya biskuit dan krim. Biskuitnya lebih manis dengan tekstur yang lembut. Ditumpuk bersama krim cokelat super tebal yang sangat lezat.


Tampak, kan, perbedaan tekstur Julie's Peanut Butter Sandwich dan Choco More? Keduanya memberikan sensasi tersendiri dan masing-masing adalah juara. Jadilah kini Sang Julie's menemani hari-hariku saat sibuk bekerja, santai atau pun di perjalanan.

Julie's Juga Baik untuk Anak


Tentu saja, yang namanya kebaikan tidak hanya kusimpan sendiri. Namun juga kutularkan kepada orang-orang di sekitarku, termasuk anak-anak. Kandungan gizi dalam produk Julie's sangat mendukung pemenuhan asupan anak agar tetap sehat dan memiliki tumbuh kembang yang baik.

Siang itu, masuklah sebuah pesan di WAG PAUD yang mengumumkan bahwa untuk pertemuan berikutnya orangtua diminta menyiapkan bekal nasi bagi siswa, karena nantinya akan dibagikan sup pada akhir pelajaran.

Memang biasanya kami hanya memberikan camilan sebagai bekal untuk anak, karena jam pelajaran yang singkat yaitu hanya 2 jam. Namun sesekali ada himbauan semacam ini guna membantu memastikan kecukupan gizi anak sambil bergembira makan bersama.

Selain nasi, aku menyertakan lauk ayam goreng sebagai sumber protein. Selain itu, aku pun memberikan kejutan kecil dengan memasukkan beberapa keping Julie's ke dalam bekal anakku. Pagi itu, dia cukup sarapan dengan 2 pukis mini karena nanti akan menyantap menu lengkap di sekolah.

Setelah serangkaian kegiatan yang menyenangkan, tibalah waktunya makan. Ternyata tidak hanya sup yang dibagikan, namun juga ditambah dengan tempe, bahkan buah pepaya. Wah, senang sekali rasanya memiliki mitra pendidik yang juga peduli pada gizi anak.

Anakku menyadari ada yang berbeda saat membuka kotak bekalnya. Begitu mencicipi, dia langsung suka. Bahkan adiknya yang ikut mengantar pun turut menikmati Julie's. Wow! Jadilah kini Julie's sebagai camilan favoritku dan anak-anak.


Bagaimana dengan Ibu-Ibu yang lagi baca, nih? Apakah kalian juga suka menyiapkan bekal sekolah untuk anak? Bagaimana kalian menyiapkannya? Sekadar berbagi, berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk bekal makanan anak di sekolah. Semoga membantu, ya!

Tips Bekal Anak


Memberikan bekal terbaik untuk anak saat bersekolah merupakan salah satu kewajiban bagi orangtua. Siapkan selalu hanya makanan bergizi sebagai bekal guna menunjang tumbuh kembangnya. Kita jadi lebih mudah mengontrol makanan yang dikonsumsi anak dan memastikan terpenuhinya nilai gizi.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyiapkan bekal anak, antara lain:


Jam Makan


Ini adalah penentu utama sebelum menyiapkan bekal. Kita harus tahu berapa lama kegiatan anak di sekolah? Apakah melewati jam makan siang? Sehingga kita bisa merancang bekalnya apakah berupa menu lengkap ataukah cukup camilan saja.

Komposisi

 

Bekal makanan untuk makan siang anak harus memenuhi kebutuhan gizi yang lengkap, yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air. Sederhananya, bekal anak harus mengambil setidaknya satu dari masing-masing kelompok bahan makanan berikut ini:
  • Karbohidrat: nasi, mi, sereal, roti, umbi-umbian dll
  • Protein: daging ayam, ikan, sapi, telur, tahu, tempe, kacang-kacangan dll
  • Sayur: wortel, bayam, sawi, kol, brokoli dll
  • Buah: pisang, jeruk, mangga, anggur, melon, semangka, apel, pir dll
  • Air: air putih, jus atau susu
  • Lemak: keju, minyak, mentega, margarin, santan dll

Sedangkan bekal yang berupa camilan bisa jadi hanya terdiri dari beberapa unsur gizi guna melengkapi kekurangan asupan pada menu utama. Jadi bisa berupa potongan buah, kue, biskuit, puding atau yang lain sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing anak. 

Variasi


Variasi dibutuhkan agar anak mendapat gizi lengkap dari beraneka jenis bahan pangan. Selain itu, variasi juga berguna untuk mengatasi rasa jenuh dan mengundang rasa ketertarikan anak agar ingin melahapnya. Variasi bekal meliputi 3 hal, yaitu: bahan, cara mengolah dan cara menata.

Variasi bahan, artinya kita berusaha memilih bahan yang berbeda setiap harinya untuk setiap kelompok unsur gizi. Jadi, misalnya untuk sumber karbohidrat, kita tidak melulu membawakan nasi. Namun divariasi dengan bahan lain seperti mi, kentang, roti dll.

Variasi cara mengolah artinya tiap hari kita memasak tiap bahan dengan cara yang berbeda. Misalkan hari ini digoreng, maka di hari lain kita memasaknya dengan cara mengukus atau memanggang. Daging ayam bisa dibuat menjadi ayam goreng, naget atau pun baso.

Sedangkan variasi cara menata terkait dengan penampilan bekal di kotak makan. Tak hanya gizi dan rasa yang lezat, anak-anak tentu akan lebih bersemangat memakan sesuatu yang menarik perhatiannya.

Kita bisa menghadirkan suasana yang berbeda dengan tambahan pewarna alami, misalnya. Maka hadirlah nasi goreng hijau, jingga atau pelangi. Juga bisa dengan membuatnya menjadi bentuk-bentuk yang lucu seperti hati, mobil mau pun karakter tokoh kesayangan.

Variasi bisa juga dengan mengajak anak makan memakai cara yang berbeda. Daripada menyendok nasi, tak ada salahnya kali ini dibentuk menjadi onigiri yang tinggal dipungut dan... Hap! Atau dengan menyatukan aneka buah dalam sebatang tusuk sate?

Porsi




Setiap anak memiliki porsi makan masing-masing. Kenali porsi makan yang ideal bagi anak. Untuk setiap jam makan utama, anak perlu menghabiskan porsinya yang terdiri dari 35% karbohidrat, 15% protein, 35% sayur, 15% buah, sedikit tambahan lemak, gula dan garam serta air secukupnya.

Sedangkan di waktu makanan selingan, anak bisa diberikan kudapan yang mencukupi kekurangan gizi yang masuk pada menu utama. Misalnya, anak tidak menghabiskan porsi sayurnya. Maka kita bisa memberikan camilan berupa buncis krispi, bakwan sayur dll.

Suhu


Makanan yang baru matang sebaiknya didinginkan dalam suhu ruang terlebih dahulu. Karena mengemas makanan panas akan menghasilkan uap yang justru bisa membuat makanan cepat basi. 

Kemasan


Pilihlah kotak bekal berbahan aman untuk Si Kecil. Sesuaikan ukuran dengan porsinya. Kotak bekal yang terbagi dalam beberapa bagian sangat membantu untuk menyimpan bahan makanan yang berbeda agar terjaga kesegarannya. Pastikan mudah dibawa, dibuka dan ditutup oleh Si Kecil. 


Begini contoh bekal anakku hari ini untuk mengikuti Kelas Menggambar, terinspirasi dengan bekal kemarin. Berhubung kemarin tidak sempat memotret karena langsung dilahap Si Kecil. Hehehe...

Hari ini, aku mencari Julie's di 3 minimarket dan semuanya tinggal yang Choco More, lho. Peanut Butter-nya ludes! Syukurlah masih kebagian satu. Sepertinya makin banyak yang jatuh cinta nih, sama Julie's.




Nah, sekarang sudah lebih tergambar kan, bagaimana menyiapkan bekal untuk anak? Agar lebih semangat, yuk siapkan bekal dan ikuti lomba #BekalCintaJulies! Keterangan lengkapnya bisa dilihat di http://bit.ly/BekalCintaJulies. Siap menambahkan Cinta dan Julie's dalam bekal anak?

Komentar

  1. Hihi makasih mbaa sharing bekalnya. Cocok buat aku si tukang ngemil. Dan sementara bekalnya buat diri sendiri dulu hehe

    BalasHapus
  2. Semua varian Jukies sih semuabya enak ya apalagi coklatnya oakai hersey

    BalasHapus
  3. Halo, kak.
    Terimakasih resep bekalnya.
    Bisa juga buat bekal saat aku travelling, biar ngga kena maag.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip betul banget. Perhatikan saat menyiapkan bekal ya biar ga lemes hehe..

      Hapus
  4. Anak anak pasti senang banget kalau dikasih bekal makanan yang lucu dan bergizi seperti ini. Itu biskuitnya kesukaan aku banget :)

    BalasHapus
  5. Tips menyiapkan bekal anak yg ok banget nih.. TFS ya mba .

    BalasHapus
  6. Buskuitnya seperti rasa yabg dulu pernah ada ya mbak? Hahah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ho oh. Rasa sayang yang tertinggal seperti mutiara yg hilang dulu jumpa lagi hahaha..

      Hapus
  7. Biakuitnya kesukaan akuuu.. enak rasanya 😁.

    Btw tips bawa bekalnya lengkap banget mbak. Saya juga geng bekal walau nggak setiap hari, karena krucils lebih suka makan berat di rumah.

    Untungnya jam sekolah belum lama, jadi biasanya minta buah2an, roti/pasta, dan susu aja :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, kalau ngga lewat jam maksi sih ya bawa camilan aja :)

      Hapus
  8. Haduh, saya baca ini malem-malem lagi, jadi bikin pengen ngemil biskuitnya mbaa, beneran endess ini mah...

    BalasHapus
  9. Saya belum pernah cobain yang coklat ini. Tetapi, yang peanut butter memang enak banget. Kayaknya yang coklat juga enak, ya

    BalasHapus
  10. Setelah baca artikel ini, jadi kepikiran buat beli julie ini, segera hunting buat anak besok sebelum sampai sekolah, biar anak punya variasi makanan yang di konsumsinya saat istirahat, dan ternyata kandungannya juga sangat bagus nih..

    BTW pasti Bapaknya juga harus coba nih, sambil ngetik makan Julie.. hehehe..

    BalasHapus
  11. Wahh aku baru tau biskuit ini mba? Nanti mampir ahh mau nyobaiin untuk anak-anak. hihihi

    BalasHapus
  12. wah bekalnya lucu yaa.. baru tau aku biskuit ini..pingin cari

    BalasHapus
  13. aku suka Julie's yang choco more. Cokelatnya buanyak dan harganya so so lah.

    BalasHapus
  14. Aih ada biskut memiliki manfaat tidak hanya sehat. Kandungan selai kacang juga membantu memperbaiki penampilan kulit agar semakin cantik. Juga, dapat digunakan untuk mengusir stres serta insomnia...ini cocok banget buat aku yang sering sulit tidur

    BalasHapus
  15. Duh, jadi keinget waktu masih SD. Tiap hari dibawain bekal sama emakku. Emak tuh emang selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah, salam hormat buat emaknya :)

      Hapus
  16. Aku suka banget crakers dengan selai kacang, Julie's belum coba ih. Penasaraan

    BalasHapus
  17. Anakku Karla udah umir 1 th, bisa nih nasih cemilan biskuit Julie's yaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa dong... disesuaikan aja porsinya :)

      Hapus
  18. nanti kalau anak2 ku udah sekolah mau ngikutin tips bekal combine nya inih makasih mbak

    BalasHapus
  19. Hehehee paling sebel makan iskuit sandwich yang isi selai nya sedikit banget. Kalau Julie’s biscuit ini full ya mba

    BalasHapus
  20. beluk pernah voba biskuit ini mbak, bolehlah cari di minimarket terdekat buat camilan untuk bekal sekolah atau untuk teman ngopi

    BalasHapus
  21. Anakku dua2nya suka bawa bekal ke sekolah. Sampai kuliah pun masih sesekali bawa bekal kalo gak sempet sarapan. Biskuitnya enak ya mba, aku sukanyang peanuts butter

    BalasHapus
  22. Makasih tipsnya mba. Ternyata nyiapin bekal untum anak ada bbrp hal yang menjadi pertimbangan. Keren.. makasih ya mba. Btw biskuit peanut butter sandwichx enak ya

    BalasHapus
  23. Enak ya mba? aku belum pernah cobain nih si Julie's. Btw makasih tips-nya ya mbak. :)

    BalasHapus
  24. Anakku kykny bakal suka yg choco. Klo peanut kurang suka. Boleh jg untuk tambahan camilan. Sayangnya di sekolah si kakak, ortu nggak direkomendasikan bawa biskuit2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oiya, biSa utk bekal perjalanan aja ya. Cobain deh, yg kacang jg. Karena ini asli beda ��

      Hapus
  25. Tooss mba, cara menyiapkan bekalnya sama kaya aku, harus variatif ada sayur, buah, karbo & protein :)

    BalasHapus
  26. Umi idola bangwt kamu Mba Farida. Saya mau juga dibikinin bekal begitu hahahaha. Enakkk bekal anak-anak ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah saya jg mau. trus siapa yg nyiapin? hihihi..

      Hapus
  27. Lezaaatt~
    Anak-anak pasti suka.

    Senangnya bekal jajanan sehat dari rumah.

    BalasHapus
  28. Nyaaammm. Anak-anakku juga suka camilan seperti itu mbak.
    Bawain bekal sendiri menurutku emang lbh baik ketimbang anak2 jajan di lura, lbh hemat dan sehat.

    BalasHapus
  29. Anak2ku suka yanh choco. Pecinta coklat semua kami di rumah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, cokelat memang mudah dicinta ya :)

      Hapus
  30. Kadang-kadang sih bawain bekal anak2 klo lagi ga kesianga hehe. Tapi biasanya mereka selalu sarapan sebelum berangkat, jadi walaupun ga bawa bekal tapi perut mereka sudah terisi. Biskuit Julies ini kayaknya cocok ya untuk bekal sekolah, simpel dan enak rasanya, aku udah nyoba yg kacang, lembut berasa banget selai kacangnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, kalau dari sarapan aja sudah cukup juga ngga papa sih

      Hapus
  31. Ini tips bekalnya kepake banget di aku mba. Secara tiap playdate selalu ngebekal hehe terimakasih

    BalasHapus
  32. Wah, namaku Juli nih. Jadi pengen beli dan cobain dehhh... Juli makan Julie's..

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah mungkin bakal langsung merasa sehati nih :)

      Hapus
  33. Cucoook nih Julie utk bekal anak agar anak makin ceria dan sehat. Tambahan variasi bekal agar ga cuma itu itu aja ya mba.

    BalasHapus

Posting Komentar

Hai, terimakasih sudah berkunjung.
Jejakkan komentarmu di sini ya... ^_^