Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Situasi New Normal

New Normal

Situasi New Normal yang saat ini diterapkan merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan pandemi virus covid-19 sekaligus tetap menjalankan roda ekonomi supaya dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan seperti, social distancing, memakai masker dan lain-lain.

Setelah beberapa sektor usaha kembali buka, orang-orang mulai untuk bekerja dan keluar rumah. Aktivitas berangsur-angsur normal. Jalanan Jakarta saat busy hour kembali macet. Hal ini tentu menimbulkan resiko tertular virus menjadi lebih besar. Oleh karena itu, selain menerapkan protokol-protokol kesehatan, kita pun harus menerapkan gaya hidup yang baru.

1. Meningkatkan Daya Imunitas


Kebiasaan yang harus selalu diterapkan ini memiliki manfaat yang sangat besar bagi tubuh. Beberapa langkah yang bisa menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh antara lain: 
  • Perbanyak makan sayuran dan buah
  • Istirahat yang cukup
  • Rutin berolahraga
  • Hindari Stres
  • Menjaga asupan makanan
  • Konsumsi Vitamin yang cukup
  • Selalu minum air yang cukup. 

2. Pola Hidup Bersih


Dua hal ini nampaknya akan menjadi kondisi new normal yang harus kalian jalani, yaitu cuci tangan sesering mungkin dan jangan sentuh wajah. Penelitian memperlihatkan virus bisa hidup cukup lama hingga beberapa jam bahkan hari di berbagai permukaan benda. Jika kamu menyentuh permukaan-permukaan itu lalu menyentuh wajahmu bisa tertular dengan masuknya virus dari mata, hidung, mulut.

Sementara soal cuci tangan, lakukanlah sesering mungkin seperti sebelum, sedang, dan setelah dari luar rumah. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik dan jangan lupa bagian punggung tangan. Kamu bisa menggunakan hand sanitizer dengan alkohol 60 persen saat berada di perjalanan dan tak bisa menemukan sabun dan air.

New Normal

3. Pakai Masker


Kebiasaan lain yang harus diperhatikan di tengah kondisi saat memakai transportasi umum atau aktivitas lainnya yaitu: Saat menggunakan transportasi umum, selalu gunakan masker dan bawa masker cadangan, utamakan menggunakan e-payment atau cashless dalam bertransaksi, membawa botol minum sendiri, selalu siap sedia dengan hand sanitizer, usahakan menggunakan sarung tangan, membawa tisu.

4. Hindari Kerumunan


Virus Corona bisa dengan mudah menyebar lewat percikan yang terbang di udara lalu mendarat di permukaan yang biasanya bisa tersentuh oleh tangan. Aktivitas di luar ruangan mencegah penyebaran virus semacam itu.

Tak heran mengapa para ahli secara konsisten memberikan saran bagi orang yang akan keluar rumah. Jika kamu melakukan sesuatu di dalam kerumunan banyak orang, lebih baik berada di luar ruangan. Tapi sebisa mungkin hindari aktivitas dalam kerumunan.

Yang terpenting ialah hindari berada di dalam ruangan yang membuat kamu harus berdesakan dengan orang dalam jarak kurang dari 1,5-2 meter untuk waktu cukup lama. Yang kedua, lebih mudah menjaga jarak aman di luar ruangan ketimbang di dalam ruangan. Ketiga, berdasarkan sejumlah bukti, udara panas, hangat, bisa membunuh virus Corona dan kelembapan bisa mencegah percikan mengambang di udara hingga terbang ke orang lain.

Hal-hal di atas sangat penting untuk diperhatikan dalam menjalankan aktivitas dalam situasi new normal seperti sekarang. Untuk tips menghadapi new normal lainnya ada bisa langsung klik disini.

10 komentar

  1. Kalua tidak berkepentingan, kami lebih baik memilih diam di rumah saja. Kalaupun harus keluar, betul, protokol kesehatan wajib kita lakukan. Toh demi kebaikan diri kita juga, bukan?

    BalasHapus
  2. Tapi masih ada aja ya mba yang membandel, nggak memakai masker atau hand sanitizer. Semoga pandeminya cepat usai ya.

    BalasHapus
  3. Di masa new normal ini, saya justru ekstra hati-hati dibanding sebelumnya. Karena orang-orang sepertinya jadi banyak yang abai. Pada akhirnya kesadaran untuk menerapkan protokol kesehatan memang harus muncul dari diri sendiri. Karena sulit kayaknya mengingatkan orang-orang di sekitar, terutama yang sudah cenderung abai. :(

    BalasHapus
  4. Benar sekali mbak, tetap harus mematuhi protokol kesehatan ya, karena saat ini keadaan sudah mulai kembali seperti normal. Saya juga masih membatasi diri untuk keluar rumah.

    BalasHapus
  5. Di masa new normal ini malah harus lebih ekstra melakukan protokol kesehatan. Tapi sayang masih banyak orang yang abai. Jadi ya dimulai dari diri dan keluarga sendiri aja deh.

    BalasHapus
  6. Yang paling sulit itu menjaga jarak, apalagi di kerumunan. Ada aja orang yang dengan seenaknya menerobos kerumunan dan tidak lagi memperhatikan aturan new normal.

    BalasHapus
  7. Yups. Harus berdamai dengan situasi baru ini. Harus patuh protokol kesehatan untuk kebaikan bersama. New normal sudha menjadi bagian dari kehidupan kita.

    BalasHapus
  8. Keempat hal tersebut penting banget diperhatikan tapi sayangnya sekarang mulai banyak yang mengabaikan hal-hal tersebut. Sedih deh jadinya.. Padahal simpel untuk dilakukan ya mbak, tapi membawa dampak besar.

    BalasHapus
  9. Semuanya selalu aku lakuin kalau lagi di luar rumah mbak. Bahkan, kalau bepergian terus nemu masjid yang tempat wudhunya kecil, aku cari masjid lain. Untuk menghindari dempet-dempetan sama jama'ah lain.

    Kan gatau ya mereka bawa penyakit apa nggak. Apalagi di rumah ada bayi.

    BalasHapus
  10. Makasih remindernya Kak Farida... Menghindari kerumunan penting banged, saya aja ga menyaksikan penyembelihan hewan kurban, insyaallah niatnya udah sampe. Aamiin

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung.
Jejakkan komentarmu di sini ya... ^_^