Surat Calon Bayi Kepada Om Shopback di Harbolnas


Semarang, 10 Desember 2017

Kepada Yang Tersayang Om Shopback
di Harbolnas

Hai, Om Shopback!
Apa kabar? Masih rajin menyediakan tempat berbelanja sambil bagi-bagi cashback? Pastinya dong, ya.
Maaf sebelumnya ya, Om, kalau Om Shopback jadi bingung siapa diriku. Kita kenalan dulu, yuk! Perkenalkan, aku adalah calon bayi yang diprediksi akan lahir di awal Februari tahun depan. Namaku... Eee... Aku belum punya nama, sih.
Tapi jangan kawatir, Om! Aku punya foto terbaru, kok. Jadi Om Shopback bisa menyapaku nanti kalau kita bertemu.


Ini dia fotoku sebulan lalu, Om! Itu sudah yang paling baru, Om. Karena bulan ini Umi belum jadwalnya kontrol lagi ke dokter untuk memotretku. Keren kan, Om?
Mmm... Wajahku nggak terlihat, ya? Oh iya, aku lupa. Waktu itu kan, aku berputar-putar terus memunggungi alat USG. Jadi wajahku bersembunyi sepanjang pemeriksaan.
Tapi sungguh deh, Om, aku ini calon bayi sungguhan. Nanti kalau Om masih penasaran, aku akan menghadap kamera eh, alat USG deh agar senyumku terlihat oleh Om.

Aku senaaang... sekali berkenalan dengan Om. Om heran dari mana aku tahu tentang Om? Jangan salah, Om. Kecil-kecil begini, aku sudah banyak tahu tentang dunia luar. Karena Umi yang menceritakannya padaku.
Om sering mengirim surat elektronik ke Umi, kan? Makanya Umi bisa bercerita padaku tentang Om. Kata Umi, belanja di Om Shopback itu keuntungannya berlipat-lipat. Selain bisa mendapatkan harga termurah diantara berbagai toko online yang ada, juga ada cashback-nya.

Apa lagi dalam rangka Hari Belanja Nasional pada tanggal 12 Desember 2017 nanti. Banyak toko online berlomba-lomba mencanangkan promo yang sangat menggiurkan. Sebagai calon pembeli, Umi tinggal pilih saja yang harga akhirnya paling murah.
Lalu, belinya melalui Om Shopback, deh. Jadinya dapat cashback juga. Lagipula, Om Shopback juga menyediakan aneka promo khusus di Harbolnas nanti, kan? Penghematan besar-besaran ini!

Sstt... Umi sudah menyiapkan strategi khusus lho, Om, menghadapi Harbolnas tahun ini. Mau aku bocorin nggak, tipsnya? Begini, Om:


1. Buat Wishlist

Langkah pertama berbelanja nih, Om. Membuat daftar belanja dulu secara rinci jenis, merek, warna, ukuran dan berbagai spesifikasi yang diperlukan serta kisaran harganya. Idealnya seminggu sebelum Harbolnas, supaya ada waktu cukup untuk berpikir dan menimbang. Jadi, tidak ada keperluan yang tertinggal dan juga tidak membeli barang-barang yang bukan termasuk kebutuhan.

2. Daftar di Om Shopback

Ini jurus andalan belanja super hemat yang tidak boleh dilewatkan kan, Om?

3. Pilih Produk

Selanjutnya, Umi memilih barang-barang yang tercantum di wishlist di bagian pencarian produk yang disediakan Om Shopback. Tinggal ketik nama barang atau berdasarkan kategorinya, keluar deh berbagai toko yang menyediakan barang tersebut. Umi tinggal melanjutkan mencari barang yang dibutuhkan di tiap toko dan memilih yang paling sesuai.

4. Kumpulkan Aneka Diskon

Nah, jika ada beberapa toko yang menawarkan barang serupa, Umi biasanya akan memilih yang termurah. Selain itu juga mempertimbangkan aneka diskon yang beredar di Harbolnas nanti. Karena kadang ada beberapa promo yang bisa didapat secara bersamaan. 
Misalnya: sudah banting harga, ada diskon dari bank, bebas biaya pengiriman, eee... bayarnya bisa pakai poin belanja lagi. Tidak lupa, jumlah cashback yang diberikan oleh Om Shopback juga diperhatikan. Semua itu tentu dengan cermat memahami setiap Syarat dan Ketentuan yang berlaku ya, biar tidak salah hitung.

5. Sesuaikan Anggaran

Umi selalu punya batasan berapa rupiah yang akan dibelanjakan di setiap momen. Jadi, tidak mentang-mentang sedang Harbolnas, belanjanya pun gila-gilaan. Menurut Umi, akan selalu ada momen yang pas untuk mendapatkan barang kebutuhan dengan harga murah. 
Karena Umi sudah kenal Om Shopback. Berbagai promo yang sedang berjalan di setiap waktu dari banyak toko online terkenal akan mampir infonya ke Umi. Asyik, kan?

6. Daftar di Toko Incaran

Pastikan sudah mendaftar sebagai anggota di toko yang menjual barang pilihan. Karena transaksi nantinya akan dilakukan langsung dengan toko tersebut. Betul kan, Om?

7. Masukkan Wishlist

Setiap toko biasanya menyediakan fitur untuk menyusun wishlist. Semua barang yang menjadi incaran di Harbolnas nanti, Umi masukkan ke dalam wishlist masing-masing toko. Jadi nanti kalau sudah harinya, tidak perlu mencari barang lagi. Tinggal klik memindahkan barang dalam wishlist ke keranjang belanja.

8. Pasang Pengingat

Iya, Umi mencatat setiap jadwal promo yang berhubungan dengan barang incarannya. Karena tidak semua promo dilakukan pada tanggal dan jam yang sama. Pengingat ini dipasang di dalam telepon genggam dan dilengkapi dengan bunyi alarm supaya lebih waspada. Hehehe...

9. Online Awal Waktu

Ini trik di hari H nih, Om. Harus sudah siap di depan komputer beberapa saat sebelum promo dimulai. Karena biasanya barang promo di Harbolnas itu cepat sekali habisnya. Hanya dalam hitungan jam bahkan detik!

10. Teliti Transaksi

Sebelum menyelesaikan transaksi, Umi sudah bersiap untuk tetap meneliti terlebih dulu. Apakah jenis produk, jumlah, alamat pengiriman, ongkos kirim dan kode promo yang tercatat sudah benar. Jangan sampai terjadi kekeliruan yang fatal karena terburu-buru.

Bagaimana, Om? Mantap ya, trik Umiku untuk menyambut Harbolnas nanti?

Nah, mungkin Om sekarang sedang bertanya-tanya ya, apa maksud dan tujuanku mengirim surat ini? Atau Om sudah bisa menebak? Hmm, sepertinya yang kedua deh, yang benar ya. Om Shopback kan canggih!
Betul, Om. Sebagaimana sudah banyak dituliskan oleh para narablog di dalam artikelnya, aku mau ikut melayangkan permintaan juga, Om. Kan katanya Om akan mengabulkan 12 permintaan terbaik diantara kami. Aku berharap, akulah salah satunya yang termasuk dikabulkan, Om.

Aku mintanya nggak aneh-aneh kok, Om. Permintaan standar saja dari setiap bayi yang baru lahir ke bumi. Om tahu kan, kalau di dalam perut Umi ini rasanya hangat dan nyaman sekali. Aku betah sekali di dalam sini, Om.
Aku nggak pernah merasa kelaparan, kehausan atau pengap walaupun berada di dalam ruang tertutup. Karena suplai makanan dan oksigen selalu langsung dimasukkan ke perutku melalui tali plasenta. Aku juga nggak merasa bosan di sini. Karena aku bisa bermain sepuasnya. Ada kolam tempat aku berenang setiap saat dan ada tali plasenta yang bisa aku mainkan. Kalau capai, aku tinggal bersantai di atas bantal ari-ari yang empuk. Sambil mendengarkan irama degup jantung Umi dan suara gemericik dalam organ pencernaan Umi yang sedang bekerja mengolah makanan. Asyik, deh!

Tapi, kurang dari 2 bulan lagi, aku harus meninggalkan semua itu, Om. Karena badanku akan makin besar dan tidak cukup lagi berada di dalam perut Umi. Aku harus berjuang berusaha keluar dari perut Umi agar mendapat tempat tinggal yang lebih luas.
Sebenarnya aku senang sih, Om. Karena itu berarti aku akan bertemu dengan Umi. Cuma, kabarnya lingkungan di luar sana tidak seramah di dalam perut Umi. Aku jadi kawatir, Om. Hii...
Katanya, di luar, suhunya tidak hangat dan nyaman. Bisa terlalu panas atau dingin. Juga, ada banyak debu yang suka beterbangan di udara serta serangga yang bebas berkeliaran. Takuutt... Om!

Aku butuh tempat yang aman dan nyaman, Om. Dipeluk Umi pasti enak sekali. Hangat dan aku bisa tetap mendengarkan degup jantung serta hembusan nafasnya yang biasa aku dengar dari dalam perut.
Tapi Umi kan nggak bisa terus-terusan menggendongku, Om. Kata orang dewasa, "Cape deh..." Makanya aku perlu tempat beristirahat yang lain, agar Umi bisa mengerjakan tugas-tugasnya yang menumpuk atau beristirahat. Aku butuh tempat tidur, Om.
Sedihnya, ternyata boks bayi di rumah sudah tidak ada. Boks bayi itu dipakai sejak zaman Kakak Pertamaku baru lahir. Dapatnya dari lungsuran para sepupu yang sebelumnya juga dipakai oleh tantenya.
Wih, awet juga ya, Om, sampai beberapa generasi begitu. Hingga akhirnya tidak sanggup bertahan lagi setelah dipakai Kakak Ketigaku. Karena boks bayinya sering difungsikan sebagai tempat bermain juga oleh ketiga kakakku yang saat itu masih balita. Lama-lama jebol, deh.
Hihihi... Maklum, Om. Kami kan, anak-anak yang butuh berekplorasi. Kami? Iya. Sepertinya nanti aku juga akan seperti itu, deh. Hihihi... Ampun, Om! Jangan emesh, ya!
Karena tidak punya boks bayi, jadi saat Kakak Keempat dan Kelima lahir, tidurnya seranjang dengan Umi. Bahayanya, ranjang Umi biasanya juga jadi tempat tidur Abi atau bahkan jadi seperti family room di hotel. Semua anak ikut tidur di situ. Sehingga bayi susah tidur tenang karena banyak guncangan bahkan kadang ketabrak. Ugh!
Tempat istirahat yang nyaman saat tak ada boks bayi sepertinya hanya bouncer. Tapi itu pun sudah rusak sejak zaman Kakak Kelimaku. Jadi, aku kebagian apa, dong? Huhuhu...

Tuh, terbayang kan, Om, betapa mengerikannya kehidupanku nanti? Makanya nih, mumpung Om membuka kesempatan, aku mau minta dihadiahi boks bayi saja, Om. Agar aku bisa istirahat dengan tenang tanpa banyak gangguan.
Umi sudah membantu memilihkan yang pas untukku lho, Om. Beliau menemukannya di Orami Bilna. Sebuah boks bayi berwarna cokelat gelap merek Cocolatte tipe CL 8435. Dengan harga normal 2.499.000 rupiah, didiskon 53% menjadi 1.186.515 rupiah saja! Hore...!

Bukan tanpa alasan lho, Umi memilih produk ini. Walaupun Umi belum pernah membeli boks bayi, namun punya sejumlah referensi dari berbagai pengalaman orang-orang di sekitar. Aku jadi ikut-ikutan memimpikan boks bayi ini, Om. Ini nih, alasannya:

1. Merek terkenal

Cocolatte adalah perusahaan yang sejak lama dipercaya ibu di banyak negara. Terbuat dari material berkualitas tinggi, sehingga awet digunakan dalam jangka waktu lama. Produk ini juga sudah terbukti aman untuk bayi karena tidak mengandung bahan yang membahayakan.

2. Bebas biaya pengiriman

Selain sedang diskon besar, produk ini juga beratnya hanya 15 kg. Jadi mendapat pengiriman gratis ke Semarang dari Orami Bilna. Untuk kota lain juga ada fasilitas pengiriman gratis, kok. Tinggal baca saja ketentuannya di situs Orami Bilna.

3. Bisa jadi tempat bermain

Karena produk ini memiliki 2 tingkatan (tengah dan bawah). Jadi bisa tetap dimanfaatkan sebagai tempat bermain yang aman sampai usia 3 tahun. Aku bisa merasakan kesenangan seperti yang dialami kakak-kakakku dulu, deh. Yippie...!

4. Ada baby tafel

Fungsinya untuk alas mengganti baju atau popok bayi. Sangat berguna sekali, nih. Karena di rumah tidak ada meja yang tingginya sesuai untuk Umi mengganti pakaianku. Jadi, Umi tetap bisa membantuku tanpa terlalu membungkuk. Biar tidak gampang pegal kan, Om?

5. Ada fitur getar

Wah, ini! Aku jadi bisa menikmati keasyikan bersantai seperti di atas bouncer. Yeay!

6. Ada mainan

Iya, boks bayi ini dilengkapi 2 mainan mewah untuk menghiburku. Di bulan pertama, cukuplah untuk merangsang penglihatan dan rasa ingin tahuku mengenal lebih banyak tentang dunia baruku.

7. Ada saku penyimpanan

Ini berguna untuk menyimpan aneka perlengkapanku saat berganti pakaian atau popok. Jadi Umi tidak perlu mondar-mandir ke lemari untuk mengambil ini-itu.

8. Ada kelambu

Sebenarnya rumahku tidak banyak nyamuk, sih. Tapi tetap saja Umi akan kawatir sekali jika ada seekor nyamuk saja yang berhasil menggigitku. Belum lagi semut atau lalat yang bisa mengganggu ketenangan tidurku. Selain itu, kelambu juga berfungsi untuk mengurangi intensitas debu atau dinginnya suhu AC yang mungkin terasa berlebihan bagi kulitku.

9. Mudah dipindahkan

Karena dilengkapi roda pada salah satu sisinya. Namun juga tidak begitu saja bisa didorong ke sana ke mari oleh kakak-kakakku yang iseng. Kan rodanya cuma satu sisi. Cerdas, ya?

10. Mudah dilipat

Berkat adanya tombol tekan sehingga kegiatan membereskan boks ini pun jadi mudah.

11. Bisa dibawa bepergian

Boks ini dilengkapi tas travel, lho. Jadi makin praktis jika dibutuhkan untuk dibawa pergi. Selain karena memang cara bongkar pasangnya mudah dan cukup ringan bobotnya.

Tidak salah kan, Om, kalau aku jatuh cinta dengan produk ini? Makanya, aku berharap sekali Om Shopback bersedia mengabulkan permintaanku ini. Demi masa depan generasi penerus yang lebih cerah, Om. Hehehe...

Terimakasih banyak sebelumnya ya, Om, sudah membuka kesempatan manis semacam ini dan mau meluangkan waktu untuk membaca suratku ini. Sangat ditunggu kabar baik darimu untukku, Om.

Tujuh kali tujuh sama dengan empat puluh sembilan, Om
Setuju tidak setuju yang penting penampilan ya, Om.
Hehehe...

Salam sayang,
Calon Dede Bayi Emesh-in

Komentar

  1. Duhhh bahkan calon bayi aja sudah kekinian saat ini, sudah kenalan sama Om Shopback.
    Sehat sehat selalu ya, nanti pas tiba waktunya ke dunia ini tempat tidur keren sudah menantimu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.. Terimakasih doanya, Tante :)

      Hapus
  2. Hi Dedeee... Asyik ya belanja di Shopback. Ateu juga suka belanja di Shopback. Bilang ke Ummi, ajak saudara2 Ummi yang lain buat belanja di Shopback... Biar ummi dapet iPhoneX hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi.. Asyik ih tante kalau dapat iphonex. Moga umi mau ikutan ya :)

      Hapus
  3. adrk bayi keren banget sih.. Semoga terkabul y

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.. Terimakasih, Tante Dian :)

      Hapus
  4. Wah pintar banget nih dede milih box bayinya, bisa dilipat euy jadi kalau udah nggak dipakai bisa disimpan lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget, tante. Asyik ya kalau punya boks ini :)

      Hapus
  5. Waa dede bayi bentar lagi launching yaa, sehat2 yaa dan moga om shopback kabulkan whislist nyaaa aamiin...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.. Terimakasih doanya, Tante :)

      Hapus
  6. Semoga kesampean Mba... Saya doakan :)

    BalasHapus
  7. Bayi zaman now udah eksis sejak dalam kandungan coz emaknya udah posting foto hasil usg ya 😄

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha.. Iya. Blm lahir jg udah dibiasain selfie. Gmn sih emaknya ini? 😂

      Hapus
  8. Jadi ini si dede atau ibunya yang pengen belanja? hihihi. Untung ada om shopback ya, biar kata lapar mata juga tetap ada cashbacknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi.. Kalau bumil sih biasanya ngidam dianggap permintaan bayi hihihi..

      Hapus

Posting Komentar

Hai, terimakasih sudah berkunjung.
Jejakkan komentarmu di sini ya... ^_^