What's in A Name? It's Me in The Name!


Tentang Sebuah Nama


Kalau katanya William Shakespare, "What's in a name?" alias "Apalah arti sebuah nama?" Wah, kalau kataku sih, nama itu harus berarti, tidak boleh asal-asalan. Itulah tantangan yang aku hadapi saat Sang Pemberi Domain menanyakan padaku akan memberi nama apa blogku ini.

Seperti yang pernah aku ceritakan dalam artikel Mengapa Menjadi Bloger Begitu Berharga, aku mendapatkan domain blog ini secara gratis. Dan berhubung aku tidak bisa memasang Google Analytics di platform Blogger, maka aku minta pada Pemberi Domain tersebut untuk membantuku.

Beliau pun jadinya membantuku sejak awal. Lha, memang blognya belum aku apa-apakan. Bahkan nama blog saja belum ada! Begitu Beliau menanyakannya, aku pun berpikir keras untuk segera menemukan jawabannya. Sebuah nama yang tidak boleh membuatku menyesalinya seumur hidup.

Entah sebenarnya alasan mana yang paling dominan. Apakah karena praktis ataukah karena narsis? Akhirnya aku menjadikan namaku sendiri sebagai nama blog ini. Keputusan yang tepat, menurutku. Karena memang blog ini lebih aku tujukan untuk mengeksplorasi diri sendiri.

Blog ini adalah tentang pikiranku, perasaanku, pengetahuanku, pengalamanku, masa lalu, masa kini dan masa depanku. Sebuah fokus yang berbeda dari blog sebelumnya yang lebih banyak bercerita tentang sekelilingku. Walau pada praktiknya, sering batas keduanya masih rancu. Hihihi...


Tentang Sebuah Tagline


Segera setelah aku mendapatkan nama blogku, maka kembali aku diminta memerah otak untuk memberikan tagline bagi blogku. "Yang mudah saja, lah. Bisa apa saja. Toh nanti masih bisa diganti." kata pemberi domain.

Memikirkan kalimat yang mudah dan mengena membuatku kembali melirik nama blog. Tagline adalah asosiasi singkat tentang blog ini. Bagaimana jika kusematkan saja arti namaku di sana sebagai nafas dari blog ini?

FYI, nama Farida itu walaupun pasaran tapi maknanya mendalam, lho. Dia bisa berarti perempuan/permata yang istimewa, unik dan sangat berharga. Memang perempuan itu pas sekali ya, jika disamakan dengan permata.

Kan katanya wanita salihah adalah perhiasan terindah. Jadi yang teristimewa di antara perhiasan  terindah tersebut adalah perhiasan yang bertahtakan permata bernama Farida. Uhuk... Uhuk...

Makanya, aku memakai kata "permata" dalam tagline blog ini. Lengkapnya, Permata Pengalamanku. Demikian pula latar dari blog ini yang berupa gambar titik-titik pendaran cahaya. Di mana dalam khayalanku, cahaya ini adalah kilauan cemerlang dari sekumpulan permata yang tertimpa sinar.

Sebagaimana harapanku, agar segala hal yang kubagikan di sini adalah sesuatu yang unik, istimewa dan sangat berharga bagi para pembaca. Yang layak untuk dipungut sedikit maupun keseluruhannya. Sehingga aku bisa menebarkan sebanyak-banyaknya manfaat dari artikel yang kutulis. Aamiin...

Menurut kalian, apakah tujuan dari pemberian nama dan tagline blogku ini telah terpancar dengan benar dalam tulisan-tulisanku? Beri masukannya, ya. Terimakasih banyak sebelumnya.

Komentar

  1. hai mba farida yang indah bak permata, kalo aku termasuk yang heboh kalo bikin nama buat sesuatu, kudu penuh filosofi, jadi bisa berhari-hari baru nemu yang pas, hahah lebay

    BalasHapus
  2. saya malah nggak punya tagline mbak. pilih nama aja bingung. hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huahahha.. Bagian title blog dikosongin dong ya berarti?

      Hapus

  3. Saya suka pemilihan nama blognya, Mbak. Saya juga baca tulisan Mbak yangylain entang alasan ngeblog. Bener-bener bikin ngiri, gimana rasanya menangin lomba dengan hadiah jutaan? Wow.....kalo saya mungkin udah kege-eran nggak karuan. Saya juga paling nggak pede soal ngasih nama blog kali besok-besok blog berbayar. Tulisan Mbak bikin jadi tambah semangat ngeblog.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk ngeblog terus. Sisihin dana buat punya TLD ya. Insyaallah bakal makin semangat 😍

      Hapus
  4. Kusuka ungunya.. Hihi.

    Keknya udh deh Mba, karena di sini Mba selalu share seputar pengalaman, review, dll ��

    BalasHapus
  5. Sukaa nih sama warnanya yg serba ungu unyu2 mbak, selain nama Farida yg mengingatkan pada iparku yg cantik jelita.peace ya 😉

    BalasHapus
    Balasan
    1. eeaa... aku pun cantik jelita lho hahaha..

      Hapus
  6. Terpancar mba, ada ciri khas sendiri dr tulisan mbak Farida. Hehe

    BalasHapus
  7. Pertama tahu blog ini, waktu ikut GA ku dulu. Tulisannya detil tentang resolusi untuk keluarga

    BalasHapus
    Balasan
    1. waktu itu pake yg wordpress, mbak wati. terimakasih telah memilihku :)

      Hapus
  8. Sesuai mbak, tulisanmu di blog mencerahkan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah, terimakasih atas apresiasinya

      Hapus
  9. Ternyata begitu sejarahnya, dan mbak farida pasti jadi permata hati suaminya juga karena kepiawaiannya :)

    BalasHapus
  10. Nice post... Aku malah sampai sekarang tidak cerita filosofi blogku 😁

    BalasHapus
  11. Temankuu banyak juga yang bernama Farida hehe

    BalasHapus
  12. Barokallah ya Mba Farida, nama dan artiannya indah sekali. Permata. Yang mahal, bersinar dan diingini oleh banyak orang hehehe. Jadi ini di balik nama itu

    BalasHapus

Posting Komentar

Hai, terimakasih sudah berkunjung.
Jejakkan komentarmu di sini ya... ^_^