Surat Cinta untuk Maryam, Bayi Termanisku


Kepada Bayi Termanisku, Maryam

Kutulis surat untukmu dini hari ini. Surat yang seharusnya sudah ditayangkan kemarin sebagai tema pengganti dalam tantangan #BPN30DayChallenge2018. Namun aku harus menundanya. Karena merawatmu yang sedang tidak enak badan semalaman jauh lebih penting.

Ya, kisah kelahiranmu yang pernah aku ceritakan dalam artikel [Cerpen] Rezeki Sang Bloger, dan keadaanmu yang seperti aku tuturkan dalam artikel Mooimom Membantuku Meng-ASI-hi Bayi Terduga Down Syndrome, membuatku mudah cemas jika sesuatu terjadi padamu.

Di tengah jerih payah untuk terus mengejar ketertinggalan tumbuh-kembangmu, tentu serangan penyakit menjadi sebuah momok tersendiri. Membuatku harus rela mundur kembali beberapa langkah dalam menghafal berat badan dan keterampilan terakhirmu.

Kepada Bayi Termanisku, Maryam

Dengan ini aku ingin mengucapkan terimakasih sedalam-dalamnya atas kehadiranmu selama ini. Sungguh, kehadiranmu tetaplah sebuah kebahagiaan bagi seluruh anggota keluarga. Apa pun keadaanmu, kami tetap mengingatmu sebagai bayi termanis yang pernah kami kenal.

Matamu jeli laksana mata kucing, kulitmu seputih susu, rambutmu lebat, alismu rapi, hidungmu lucu, pipimu gembil berlesung pipit, bibirmu bulat dan lidahmu merona seperti stroberi. Jemarimu pun montok dan lentik. 

Bukan hanya manis fisikmu, namun juga perilakumu. Engkau tak suka menyusahkan kami dengan tangisan meraung-raung. Tangisanmu sangat merdu bernada manja. Engkau tak banyak meminta, namun sangat bergembira dengan apa pun yang kami berikan.

Engkau begitu mandiri sejak awal. Namun tampak sangat berterimakasih jika ditemani. Engkau selalu tersenyum, tertawa dan meloncat girang. Sungguh bahagia itu begitu sederhana bagimu.


Kepada Bayi Termanisku, Maryam  

Janganlah pernah berpikir kami menyesali keberadaanmu. Sama sekali tidak. Kami bahkan tak ingin menukarmu dengan bayi mana pun yang disebut normal di dunia ini. Karena bayi normal pun belum tentu semanis dirimu.

Kami hanya melihatmu sebagai anugerah yang diperpanjang kenikmatannya. Kami bisa sedikit lebih lama menyaksikanmu belajar tengkurap, duduk, merangkak... Kami masih bisa melihat tingkah-tingkah lucumu seperti kemarin dan masih tahan menggendongmu karena mungil.

Kami bisa menyaksikanmu perlahan menggemuk dan tidak terburu-buru menjadi langsing karena tingginya aktivitas merangkak dan berjalan. Kamu adalah keindahan yang diputar secara slow motion di hadapan kami. Sisa bau surga yang kaubawa terasa lebih lama tercium di rumah ini.

Kepada Bayi Termanisku, Maryam  

Ambillah seberapa banyak pun waktu yang kau butuhkan untuk tumbuh dan berkembang. Kami akan mendampingimu dengan senang hati. Karena mencintaimu begitu mudah. Terimakasih telah banyak membantu meringankan beban kami selama ini. Semoga segala kebaikan senantiasa tercurah bagimu.

Komentar

  1. Setelah dewasa Maryam menemukan surat yg ditulis ibunya. Membacanya tak kuasa ia menahan haru, butiran air matanya mengiringi suasana hatinya yg didilan haru biru. Keharuannya semakin menjadi-jadi ketika ia menemukan berbagai surat berharga juga dititipkan ibunya, sambil bersimpuh ia bergumam "oh ibu, dengan apa aku membalasmu"😁😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. "Jadilah anak salihah dan doakan selalu kedua orangtuamu," itu balasan terbaik yang kuinginkan :)

      Hapus
  2. Adek Maryam salam kenal, imut dan lucu banget Mba Far.
    Gemesin kalo liat anak kecil. MasyaAllah kasih sayang seorang ibu, melalui suratnya. Ada getar di dada. Baper aku mba.

    BalasHapus
  3. Akhirnya diagnosisnya benar Down Syndrom kah Mbak? Semoga Maryam selalu sehat ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. memastikannya pakai tes kromosom sih. dan sebenarnya nothing to lose mau iya atau nggak, tetap treatmentnya ya stimulasi aja. jadi mending dana tesnya buat keperluan maryam yg lain yg lbh urgent. aamiin.. semoga dirimu sekeluarga jg sehat selalu :)

      Hapus
  4. Amiiin, semoga menjadi anak yang solehah dan menjadi kebanggaan orang tuanya

    BalasHapus
  5. Hatiku hangat membaca surat ini. Kebayang suatu hari nanti Maryam menemuka dan membacanya. Betapa orang tua melimpahinya dengan kasih sayang dan cinta tanpa batas. Peluk sayang buat Maryan

    BalasHapus
  6. Ah.. baper bacanya Mba.. Sehat-sehat ya Maryam, semoga jadi anak soleha, penggandeng tangan kedua orang tua menuju Syurga-Nya kelak..

    BalasHapus

  7. Cicitku Maryan bila kau telah dewasa kelak, tempatkanlah ibumu ditempat yg paling tinggi dalan hatimu. Jangan kau tinggikan suaramu dihadapannya, ya, sayangku, cicitku.

    BalasHapus
  8. Sehat-sehat Maryam semoga selalu menjadi anak salihahnya ibu yang manis:) baper aku bacanya

    BalasHapus
  9. I feel you mba. Sehat sehat Maryam sayang, semoga Allah selalu melimpahimu dan keluarga dengan berkah tak terhingga. Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin... mbak kartika pasti lbh berat lagi ya menjalaninya. doa yg sama untukmu dan keluarga. be strong!

      Hapus
  10. Aku jadi sedih baca surat ini. Be strong ya mba. Semoga dede bayinya juga sehat-sehat terus.

    BalasHapus
  11. Salam sayang utk Maryam ya mba.. insya Allah dia akan tumbuh cantik lahir batin berlimpah kasih seluruh keluarga. Aamiin .

    BalasHapus
  12. Saya membayangkan bila menjadi dedek Maryam. Rasanya akan sangat terharu bila membaca surat ini. Semoga selalu menjadi anak shaliha. Aamiin

    BalasHapus
  13. Kelak, jika Maryam sudah dewasa dan membaca surat ini untuknya ia akan sangat bangga memiliki ibu yang luar biasa ��

    Sehat selalu Maryam ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin.. masyaallah, semoga barokah buat semua :)

      Hapus
  14. Halo baby maryam yang maniiss.. sholehah yaa nak.. kamu terlahir ke dunia utk menyemprnakan cinta abi dan umimu

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup, ada cinta yg makin kuat di rmh ini setelah kehadirannya :)

      Hapus
  15. Aku terharu bacanya, gak mudah menulis surat seperti ini mbak, pasti berlinang air mata. Beruntung Maryam punya ibu yang perhatian & kuat. Semangat terus mbak Farida

    BalasHapus
  16. Moga sehat selalu ya Dedek Maryam. Saya termasuk ibu yang ngerasain anaknya pas bayi sakit-sakitan, Mbak. Makanya sampai sekarang masih suka khawatir kalo dia sedikit aja nggak enak badan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin.. iya, namanya ibu. biar anak dah gede jg tetep kawatir ya :)

      Hapus
  17. Surat cintanya bikin meleleh nih Mbak, apalagi baca ini pas lagi jauh ma anak-anak, huuaaaa, kangen merekaaa.

    Adek Maryam cantik, sehat selalu ya Nak :*

    BalasHapus
  18. Ya Allah, aku jadi nangis bacanya. Semoga Maryam diberikan kesehatan, Umi, Abah, dan kakak-kakaknya juga, tetap menjadi putri yang manis dengan lesuml pipit yang menggemaskan. Nitip cium Maryam ya mbaaak

    BalasHapus
  19. Mataku menghangat mba.. langsung kepingin peluk anak2. Suratnya indah banget, penuh semangat & rasa syukur. Semoga Maryam manis selalu sehat yaa :*

    BalasHapus
  20. So sweet banget mbak aku selalu terharu kalau ada tulisan ibu untuk anak seperti ini, Maryam kalau besar dan sudah bisa baca ini bakal jadi kebanggaannya nanti dibaca terus menerus

    BalasHapus
  21. Salam kenal Maryam :)

    Sehat selalu ya sayang.
    Kita belajar semuanya perlahan karena proses tiap orang berbeda :)

    BalasHapus
  22. Maryam sangat beruntung punya orang tua yg sangat menyayangi
    Sehat selalu y nak
    Smoga jd anak sholehah aamiin

    BalasHapus
  23. MashaAllah~
    Beibi Maryam...bahagianya...

    Semoga Allah limpahkan kemuliaan dan keberkahan slalu untukmu, nak sholiiha~

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin... semoga untukmu sekeluarga juga :)

      Hapus
  24. Salam sayang ya untuk Maryam, semoga jadi anak shalihah qurrota a'yun bagi ayah bunda

    BalasHapus
  25. Duh aku mewek jadinya..mbak doa dan salamku untu Maryam ya..

    BalasHapus
  26. Semoga jadi anak sholehah seperti nama yang ditautkan orang tuanya, Maryam

    BalasHapus
  27. So sweet banget ya Mama nya,, semoga Maryam menjadi anak yang sholehah ya.

    BalasHapus
  28. Aaah super sweet mba.. memang karunia luar biasa yaaa anak-anak kita itu.. baby Maryam manis banget!

    BalasHapus
  29. Duuuhhh saya terharu Mbak.... Semoga diberi kelancaran dan kemudahan saat membesarkan putrinya ya Mbak, sehat selalu Mbak Farida dan Maryam :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih. moga dirimu sekeluarga jg sehat selalu :)

      Hapus
  30. maryam, sehat sehat terus ya nak..boar visa membahagiakan kedua ortumu

    BalasHapus
  31. Madam lucuu banget. Mani's dengan mata bulat jernih

    BalasHapus
  32. Anak hebat dan spesial
    semoga maryam sehat selalu dan jadi kebanggaan orang tua dan keluarga.

    BalasHapus
  33. Suratnya bikin terharu banget. Semoga selalu sehat ya putrinya dan juga ibunya.

    BalasHapus

Posting Komentar

Hai, terimakasih sudah berkunjung.
Jejakkan komentarmu di sini ya... ^_^