Rabu, 12 Desember 2018

Kerja Cerdas Bloger Paruh Waktu Agar Berpenghasilan Maksimal


Kalau ditanya, lebih memilih menjadi bloger paruh waktu atau penuh waktu, tentu saja aku memilih menjadi bloger paruh waktu. Karena tidak ada kondisi mendesak yang mengharuskanku bekerja penuh. Jadi, lebih baik aku tetap menempatkan urusan domestik sebagai fokus utamaku.

Namun, bukan berarti yang paruh waktu tidak bisa profesional dan memberikan penghasilan yang lumayan, lho. Selama kita menjalaninya dengan sungguh-sungguh, maka hasil tidak pernah menghianati usaha. Mau tahu bagaimana caraku mendulang penghasilan dari blog selama ini?

Lakukanlah dengan Cinta



"Aku sudah keluar dari perusahaan internasional. Capek aku sering terpisah negara dari keluarga. Aku mau berbisnis saja di Indonesia," kata seorang teman pada Suami.

"Wah, bagus, dong! Kamu mau berbisnis apa?" sambut Suami.
"Aku mau bisnis blog. Katanya istrimu sudah dapat banyak uang ya, dari blog? Pasti kamu bantu juga kan, software-nya?" tanya Sang Teman.

"Hah? Iya sih, Istri sudah dapat banyak dari blog. Dan aku nggak ikut apa-apa," Suami kaget, "Kamu mau menulis blog tentang apa?" 

"Ya, apa saja lah, yang bisa cepat mengumpulkan uang," kata temannya antusias.
"Hah?" Suami cuma bisa bengong.

Banyak yang bilang bahwa blog adalah sebuah rencana bisnis yang buruk. Dan aku termasuk salah satu orang yang setuju dengan pendapat tersebut. Iya, walaupun aku selama ini tekun menggarap blog dan memonetisasinya.

Orang yang terjun ke dunia blog semata karena alasan bisnis, bisa dipastikan akan kecewa dalam waktu kurang dari setahun. Dunia ini tidak akan dapat memenuhi impiannya untuk memiliki penghasilan utama hanya dengan duduk manis di rumah.

Menulis blog haruslah benar-benar berangkat dari kegemaran menulis, bercerita, berbagi atau yang semisal dengan itu. Sedangkan penghasilan hanya bonus tambahan dari kebahagiaan karena tersalurkannya hobi kita.

Berarti percuma dong, kalau ada yang memilih jadi bloger penuh waktu? Nggak juga. Kalau memang suka menulis, kemudian mencurahkan sebagian besar waktunya untuk membuat konten yang bagus dan memonetisasinya dengan baik, maka blog dapat menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.

Rata-rata blog baru akan menghasilkan pendapatan yang cukup memuaskan setelah berusia tahunan. Di mana selama bertahun-tahun itu, kita konsisten menyajikan konten yang bagus, ramah SEO dan rajin membagikan artikel ke media sosial. Makanya, menekuni blog haruslah karena cinta menulis.

Dari Mana Saja Sumber Penghasilan Bloger?


1. Adsense, Banner Iklan dan Afiliasi



Ada banyak tipe, ya. Semuanya memiliki satu kunci, yaitu kita harus bisa mendatangkan trafik yang banyak ke blog kita. Semua jenis ini aku jadikan satu karena aku tidak memakainya. Hehehe... Mengapa? Beberapa alasannya adalah:

  • Sulit mendorong orang membuka tautan iklan
  • Kadang kodenya membuat berat laju pemuatan blog
  • Bisa merusak penampilan blog secara keseluruhan
  • Kalau kebanyakan bisa dianggap spam oleh mesin pencari
  • Pendapatannya kecil

Alasan-alasan di atas tentu subyektif sekali ya, berdasarkan pengalamanku. Karena ada juga beberapa bloger yang berhasil meraup penghasilan jutaan per bulan dari cara monetisasi semacam ini.

2. Konten bersponsor 


Ini adalah sumber penghasilan yang paling sering aku terima. Alasannya, karena pesan dari pihak sponsor dapat kita sampaikan dengan cara yang lebih natural. Yaitu diselipkan dalam artikel yang kita publikasikan.

3. Lomba Blog


Tentu saja baru akan menjadi penghasilan jika kita memenangkannya. Hehehe... Namun, menurutku, mengikuti lomba menulis blog merupakan cara paling cerdas untuk mendapatkan keuntungan dari blog, lho. Karena aktivitas ini memiliki sejumlah kelebihan, antara lain:


Tema 

Blog lama tak diperbarui isinya karena bingung mau menulis apa? Ikuti saja lomba blog! Karena di sana, temanya sudah ditentukan. Jadi kita tinggal mengembangkan sesuai dengan persepsi, pengetahuan dan pengalaman kita. Lumayan kan, daripada blognya kelamaan menganggur?

Portofolio

Mengikuti lomba blog akan mendorong kita untuk membuat konten sebaik-baiknya. Dengan begini, hasil kerja keras kita dalam menyusun artikel pun layak diabadikan sebagai portofolio. Jika blog kita memiliki banyak artikel berkualitas bagus, tentu akan menarik perhatian sponsor untuk bekerjasama.

Trafik 

Terbukti, lho! Biasanya dari sesama peserta lomba. Baik karena penasaran dengan karya peserta lain, mencari inspirasi atau untuk saling mendukung. Selain itu, bisa juga dari nonpeserta yang jadi ingin tahu tentang tema yang diangkat, berhubung banyak bloger yang membahasnya. Asyik, kan?

Opini Ahli

Mengikuti lomba blog membuat kerja kita jadi lebih sederhana. Kita tidak perlu menimbang-nimbang kira-kira tulisan seperti apa yang akan populer dan dikunjungi banyak orang. Trafik otomatis akan mengikuti. Kita cukup mengesankan beberapa orang saja dengan artikel kita, yaitu para dewan juri.

Enaknya lagi, tulisan kita dinilai langsung oleh ahlinya. Jadi, pendapat mereka tentang artikel kita ini sangat berharga untuk terus meningkatkan kualitas tulisan. Kita akan mendapatkan apresiasi yang bersifat kualitatif, bukan kuantitatif.

Hadiah

Tentu saja, ini adalah daya tarik utama seseorang mengikuti lomba blog. Hadiahnya biasanya sangat menarik. Baik berupa barang, uang tunai atau yang lain. Nilainya pun ada yang mulai ratusan ribu, jutaan, puluhan juta bahkan ratusan juta.

Kebayang, kan? Kalau kita menang hadiah ratusan juta, maka sudah bisa melebihi penghasilan yang biasa kita dapat selama setahun. Jadi, kalau mau bekerja cerdas, fokus saja untuk memenangkan lomba blog berhadiah besar. Banyak membaca, riset, wawancara dll seputar tema yang dilombakan.

"Iya kalau menang. Kalau kalah?" Ya tetap untung, dong! Kan kita masih mendapat 4 hal lain di atas, yang sangat bermanfaat bagi perkembangan blog kita. Makanya, ikut lomba itu sama sekali tidak rugi. Yuk, mulai ancang-ancang mencari lomba blog yang beredar di seantero jagad dunia maya!.

Asyiknya Lomba Blog Dumet School


Di mana kita bisa mendapatkan informasi tentang lomba blog yang sedang berlangsung? Ada banyak cara. Bisa dengan mencari di media sosial, blog-blog yang memuat daftar lomba blog maupun langsung ke situs penyelenggara lomba.

Paling gampangnya sih, langsung mampir ke Dumet School saja. Aku sering mengikuti lomba di sini dan pernah sekali menang dengan artikel Steve Jobs Mengajarkan 10 Kualitas Pebisnis Ini Padaku. Ada banyak keasyikan yang diberikan Dumet School bagi pemburu lomba blog. Ini dia di antaranya:


Tanpa Syarat Umur Blog dan TLD


Jadi, lomba di sini sangat bisa diikuti oleh para pemula. Ini adalah cara paling cepat untuk segera mengisi blog dengan konten bermutu, menarik trafik dan mengetahui pendapat pakar tentang tulisanmu.

Tema Ringan


Sulit mudahnya suatu tema sebenarnya bersifat subyektif, ya. Namun rata-rata tema yang diangkat Dumet School cukup sederhana, kok. Kita tinggal mengolahnya dengan gaya kita agar menjadi artikel yang unik, kreatif dan menarik.

Non SEO


Nah, ini! Cocok sekali jika kamu seperti aku yang agak ngeri bersaing dengan para maestro SEO di luar sana. Lomba blog di Dumet School sama sekali bukan lomba SEO. Jadi, yang dinilai semata adalah kualitas tulisan dan media pendukung dalam artikel kita.

Rutin


Dijamin kita tidak punya alasan untuk mati gaya. Karena lomba blog di Dumet School diadakan setiap bulan dengan tema berganti-ganti. Setidaknya, sekali sebulan, blog kita dapat diisi dengan konten bermutu yang bisa menghasilkan uang ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Bisa Mengikutsertakan Hingga 3 Artikel


Yup! Ternyata kesempatan untuk mengolah kata dengan baik tidak hanya sekali sebulan di sini, melainkan bisa sampai maksimal 3 artikel per bulan! Kita jadi tahu apa yang perlu dipelajari setiap bulan. Optimalkan aliran jus kreatifmu untuk dapat melahirkan 3 artikel bagus tentang tema terkait.

Banyak Pemenang


Asyiknya lagi lomba di sini adalah ada 10 posisi pemenang yang disediakan. Jadi, kita punya peluang yang lebih banyak untuk mendapatkan hadiahnya. Rincian hadiah pemenangnya adalah sebagai berikut:

  1. Juara 1 mendapat hadiah Rp 1.000.000
  2. Juara 2 mendapat hadiah Rp 750.000
  3. Juara 3 mendapat hadiah Rp 250.000
  4. Juara 4-10 masing-masing mendapat hadiah pulsa senilai Rp 50.000

Lumayan banget, kan?

Pemenang Bergilir


Setiap bulan berlaga dengan yang itu-itu lagi? Jangan kawatir! Kalau bulan ini kamu belum terpilih menjadi juara pertama, maka kamu bisa ikut lagi di bulan berikutnya. Jadi, setidaknya mengurangi satu pesaing handal. Kita pun bisa belajar banyak darinya agar bulan berikutnya bisa lebih baik lagi.

Nah, bagaimana? Asyik kan, rajin mampir ke Dumet School? Jangan lupa untuk selalu memasukkannya dalam agendamu setiap bulan dan ikuti lombanya! Supaya kita bisa tetap sukses sebagai bloger walaupun paruh waktu.

14 komentar:

  1. Tertarik untuk "memulai" Ikutan lomba blog, setelah banyak teman-teman di grup sering menang lomba. Hanya saja seringkali bingung harus mulai dari mana, lomba apa yang harus diikuti, dan terkadang kurangnya kepercayaan diri seringkali mementaskan semua niat itu.

    Kebetulan sekali membaca artikel hebat buah karya salah satu blogger favorit saya yang sering menang lomba di sini, yaitu mbak Farida Pane, semangat untuk ikut lomba blog saya serasa "terbakar" dan ingin segera mulai sejak saat ini juga.

    Terimakasih banyak mbak, tulisannya sangat inspiratif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. masyaallah. ayo kang, semangat!

      Hapus
    2. Done mbak, artikel lomba blog pertama saya yang pertama ( yang menurut saya cukup serius) sudah saya publish berkat postingan mbak ini.

      Terimakasih sekali lagi atas tulisannya yang sangat inspiratif. Sukses terus buat mbak...

      Hapus
  2. Wah manteb ulasannya buat aku yg br bljr ngeblog mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamduillah. semoga bermanfaat :)

      Hapus
    2. Mba aku mau tny blh gak.. Kl ikut lomba sprti itu biasanya langsung kita tulish diblog dan langsung publish apa nulis di ms words sih.. Maaf soalnya blom tau

      Hapus
    3. Mba aku mau tny blh gak.. Kl ikut lomba sprti itu biasanya langsung kita tulish diblog dan langsung publish apa nulis di ms words sih.. Maaf soalnya blom tau

      Hapus
    4. ada yang minta langsung publish dan berikan linknya ke penyelenggara. ada yg minta dikirim softcopy-nya dalam ms word. dibaca aja syarat dan ektentuan masing-masing lomba :)

      Hapus
  3. Wah manteb ulasannya buat aku yg br bljr ngeblog mba

    BalasHapus
  4. Aku pun begitu, Mbak. Lebih memilih menjadi part time blogger karena aku kalau nulis di blog itu moody. Aku nulis di blog ya nulis berdasarkan pengalaman pribadi saja dan nggak pernah tahu segala hal tentang SEO karena malah bikin aku pusing. Hahaha.

    BalasHapus
  5. Ngeblog itu pertama harus hobi, baru selanjutnya make money hehe

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung.
Jejakkan komentarmu di sini ya... ^_^