Lima Kebaikan Tidak Mudik Tahun Ini Bagiku

tidak mudik

Sebenarnya Aku Rindu Lebaran yang Seperti Ini, yaitu lebaran yang diwarnai dengan aktivitas mudik seperti saat Perayaan Idulfitri 1440 H Keluargaku. Tapi, karena situasi yang tidak memungkinkan, maka kami sekeluarga sepakat untuk menjadikan kampung halaman sebagai Destinasi Impian Pasca Pandemi saja.

Setiap kondisi itu tetap patut disyukuri, ya. Memilih tidak mudik itu tentunya mengorbankan banyak hal yang bisa kita raih saat mudik. Namun, sebenarnya juga sekaligus memberi kita kesempatan untuk mendapatkan kebaikan-kebaikan yang lain.

Kalau buat aku sih, setidaknya ada lima kebaikan karena kami tidak mudik tahun ini. Apa sajakah itu?

1. Mengurangi Risiko Tertular Covid-19


Ya, tahu sendiri dong, kalau Covid-19 mudah menular jika kita berada di tengah kerumunan. Jarak yang berdekatan memungkinkan virus yang tersebar saat sang penderita Covid-19 bersin. Selain itu, semakin besar kesempatan kita untuk mengalami kontak fisik dengan orang asing yang bisa jadi membawa virus Corona jenis ini.

2. Hemat


Ini sudah jelas karena mudik itu bagaimana pun memang membutuhkan biaya ekstra dibandingkan jika kita diam manis di dalam rumah saja. Ada biaya transportasi, makan, dan mungkin beberapa perlengkapan tambahan akibat kita beraktivitas di luar rumah. 

tidak mudik

3. Menabung Rindu


Ya, tidak bertemu dengan sanak kerabat tahun ini, anggap saja sedang menabung rasa rindu. Semakin lama, nanti akan semakin banyak hasil yang kita tuai saat waktunya bertemu tiba. Kalau misalkan sebelumnya sempat ada riak-riak ketegangan dengan saudara, saat bertemu nanti, bisa jadi semua itu telah terhapus oleh waktu. Yang ada, tinggal rindunya, deh. Uhuy!

4. Eksplorasi Wilayah Sekitar


Syukurlah, daerahku bukan termasuk lokasi yang diterapkan PSBB. Jadi, kami masih memungkinkan untuk berkunjung ke kota-kota sekitar kami. Ya, hitung-hitung, bisa mencari suasana berlebaran yang baru.

Sampai saat ini, kami belum punya bayangan sih, mau ke mana untuk mengisi lebaran tahun ini. Tapi, kalau pun akan keluar, ya cuma di dekat-dekat sini saja. Tentu saja, tetap harus didetili lagi ya, kondisinya nanti. Apakah memang masih aman, cukup sepi, dan yang penting bisa didatangi. Hehehe.

5. Fokus untuk Bahagia Bersama Keluarga Inti


Dengan pandemi Covid-19 ini, kita jadi dituntut untuk lebih kreatif dalam bersyukur. Kita harus tetap bisa berbahagia tanpa banyak syarat. Bahagianya berlebaran tidak lagi bergantung pada saling mengunjungi, mencicipi aneka hidangan, dan bepergian beramai-ramai.

Bisa berkumpul dengan keluarga inti saja, itu sebenarnya sudah menjadi suatu nikmat yang luar biasa. Belum tentu orang lain memiliki kesempatan untuk merasakan hal yang sama. Jadi, pandai-pandainya kita mensyukuri apa yang ada dan berbahagia dalam menikmatinya.

Kalau kamu, lebaran tahun ini jadi mudik atau tidak?

Tidak ada komentar

Hai, terimakasih sudah berkunjung.
Jejakkan komentarmu di sini ya... ^_^