header permata pengalamanku

Bahan Bakar Yamaha Aerox 155, yang Cocok Apa?

9 komentar
yamaha aerox
Awal November 2020 lalu, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) resmi mengumumkan kehadiran Yamaha Aerox 155 di tanah air. Skuter matik (skutik) yang masuk ke dalam keluarga Maxi Yamaha itu berkesan sporty tetapi tetap nyaman sebagai motor matik.
Tampaknya, skutik yang satu ini segera populer di tengah masyarakat, ya. Jangan-jangan, kamu juga memakainya, ya? Atau mungkin kamu sedang berniat ingin membeli sepeda motor baru? Sepertinya, Yamaha Aerox 155 ini bisa menjadi pilihan, deh. Bukannya tanpa alasan, lo!
Selain modelnya yang mentereng, bahan bakar Yamaha Aerox 155 juga irit. Juga, ada aplikasi canggih Y-Connect yang menghubungkan dengan motor lainnya. Sehingga, gaya berkendara, performa dan pengeluaran bahan bakar Yamaha Aerox 155 ini bisa kita kontrol penuh.

Pentingnya Memilih Bahan Bakar yang Sesuai

Omong-omong soal bahan bakar, kita enggak boleh asal memilih, lo. Jangan sembarangan memberikan bahan bakar ke sepeda motor kesayangan kita semata karena harganya murah atau malah mahal, misalnya. Sebab, jika terbiasa menggunakan BBM yang tidak sesuai spesifikasi mesin, bisa memicu masalah, deh. 
Kalau kita memberikan bahan bakar dengan angka oktan terlalu rendah, beberapa masalah yang mungkin timbul, misalnya: sisa proses pembakaran jadi menumpuk dan berkerak, mesin muncul suara yang tidak biasa dan getaran (knocking), bahkan bisa membuat komponen mesin jadi rusak.
Sebaliknya, masalah lain juga muncul jika kita mengisikan bahan bakar dengan angka oktan tinggi pada mesin kompresi rendah. Hal ini akan membuat proses pembakaran lebih lama dan mesin kesulitan membakar BBM. Jadinya tenaga mesin pun kurang dan BBM malah cepat habis.

Cara Memilih Bahan Bakar

Nah, untuk menentukan yang pas bagi motor kita adalah dengan memperhatikan spek mesin. Masing-masing motor punya spek berbeda dan membutuhkan bahan bakar tipe tertentu. Spek mesin yang perlu diperhatikan di sini adalah rasio kompresinya. 
Rasio kompresi mesin merupakan nilai yang menandakan perbandingan volume ruang pembakaran yang berasal dari kapasitas terbesar ke kapasitas terkecil. Makin tinggi rasio kompresi yang dimiliki mesin akan membutuhkan bahan bakar yang bagus. Bahan bakar yang bagus punya angka oktan yang tinggi. 
aerox 2021

Bahan Bakar Yamaha Aerox 155

Yamaha Aerox 155 ini kini membawa pembaruan mesin yang lebih bertenaga. Kenaikan performa ini ternyata juga diikuti kenaikan rasio kompresi mesinnya dari 10,5 menjadi 11,6. Maka, bahan bakar yang disarankan adalah Pertamax Turbo.
Bagaimana jika sedang dalam kondisi tidak menemukan Pertamax Turbo? Kalau adanya Pertamax 92, masih aman. Pertamax merupakan bahan bakar bensin dengan angka oktan minimal 92 berstandar internasional. Bahan bakar ini sangat direkomendasikan untuk digunakan pada kendaraan yang memiliki kompresi rasio 10:1 hingga 11:1 atau kendaraan berbahan bakar bensin yang menggunakan teknologi setara dengan Electronic Fuel Injection (EFI).
Kalau Pertalite? Sebenarnya, kompresi 11,6 masih bisa memakai bahan bakar Pertalite tetapi secara rasa dan tenaga akan beda. Karena itu, begitu bisa segera pakai bensin Pertamax Turbo untuk membersihkan kerak, agar ruang bakar kembali bersih, ya.

Nah, bagaimana? Sekarang sudah jelas ya, cara menentukan bahan bakar yang pas untuk sepeda motormu. Kalau kamu, pakai sepeda motor apa dan bahan bakarnya biasanya apa, nih? Apa alasanmu memilih bahan bakar tersebut? Apakah karena ketersediaan, harga, kata, orang, atau memang sesuai spesifikasi mesin?

Related Posts

9 komentar

  1. Yamaha Aerox ini kece banget yaaa, ternyata matix yaa aku kira ini bukan matix nih hihihi, memilih bahan bakar yanmg tepat itu emang penting banget yaa biar motornya tetep awet nggak gampang rusak mesinnya

    BalasHapus
  2. Oh, aku pikir zama sekarang semua kendaraan apalagi keluaran terbaru sudah pasti pakai bahan bakar yang ramah lingkungan seperti pertamax.
    Ternyata tetap harus teliti melihat mesinnya juga yaa...agar lebih bertenaga maksimal.
    Yamaha Aerox 155 cantik yaah..

    BalasHapus
  3. pertamax emang bagus sih yaa.. motorku juga kalau aku kasih makan pertamax lebih enak tarikannyaa hehe. btw aku baru tau motor yamaha yang satu ini, mba. bagus juga yaa bodinya

    BalasHapus
  4. Ternyata bahan bakar pengaruh juga ya buat motor gak bisa asal pilih berarti ya, selama ini aku kira sama aja.

    BalasHapus
  5. Dulu aku termasuk asal milih bahan bakar buat sepeda motorku. Teryata emang beda. Akhirnya selalu milih ya Pertamax. Bikin motor juga kualitasnya tetap bagus

    BalasHapus
  6. karena jarang bawa kendaraan saya ga paham mana bahan bakar yang pas atau cocok untuk kendaraan, pernah punya kendaraan tapi tetep aja ga paham nanya2 soal bahan bakar

    BalasHapus
  7. Ternyata bahan bakar pengaruh juga ya buat motor gak bisa asal pilih berarti ya, selama ini aku kira sama aja nih kak selama ini

    BalasHapus
  8. Wah, turbo ya kak yang disarankannya. Agak lebih mahal kan ya. Tapi kalau terbaik untuk mesin, sebaiknya memang memakai itu ya kak.

    BalasHapus
  9. pertamax turbo memang makanan bergizi buat kendaraan. awet ke mesin. Ya Allah tebalkan lah Dompetku n_n

    BalasHapus

Posting Komentar