Kamera Mirrorless, Kamera Idamanku Sebagai Bloger


Sudah pada paham dong ya, bahwa blog itu kini tidak melulu mengenai tulisan. Namun juga harus dilengkapi dengan konten-konten pendukung yang menarik dan mampu membantu pembaca lebih memahami apa yang kita tulis. Misalnya dengan gambar, infografis, foto dan video.

Nah, kali ini aku mau bicara tentang foto dan video dulu, nih. Menggeluti dunia blog selama 2 tahun ini membuatku menyadari bahwa ternyata mengandalkan kamera dari telepon pintar saja tidak cukup, ya. Bukan hanya masalah hasil jepretannya, namun juga dari sisi fungsionalnya.

Jadi begini. Untuk menjelaskan bagaimana sebuah aplikasi dijalankan dalam telepon pintar, misalnya. Jika kita sedang memakai teleponnya untuk menggunakan aplikasi, lha cara merekamnya bagaimana? Alhasil butuh kamera kan, untuk membidik aktivitas kita saat memakai aplikasi?

Kalau selama ini sih, aku meminjam telepon genggam milik anggota keluarga yang lain. Kurang maksimal sih, jadinya. Karena telepon genggamku memiliki kamera terbaik dibanding semua telepon yang ada di rumah ini. Sedangkan telepon yang lain belum tentu bisa dipasangi aplikasi yang akan diulas.

Makanya, aku merasa perlu memiliki kamera baru. Dan sudah lama aku menyasar pilihan pada kamera mirrorless. Apa itu? Sederhananya, kamera mirrorless adalah kamera yang lensanya bisa dilepas-pasang atau diganti, tetapi tidak dilengkapi cermin seperti DSLR.

Apa Kelebihannya?

1. Ringkas Dan Ringan

Tanpa keberadaan cermin dan pentaprisma yang menyita banyak ruang seperti di DLSR, maka kamera ini bisa hadir dalam bentuk yang lebih ringkas dan material yang lebih sedikit, sehingga bobot kosongnya lebih ringan.

2. Tanpa Gerakan Alat

Tidak adanya cermin yang membuka dan menutup, membuat kamera ini lebih senyap, mengurangi goncangan sehingga dan kecepatan yang bisa mencapai 1/32000 detik  dan tidak ada kolom udara yang bergerak sehingga debu tidak beterbangan.

3. Live Preview

Dengan kamera mirrorless kita bisa memperoleh live preview yang sama persis dengan hasil akhir foto. Kita bisa mengubah white balance, ISO atau yang lain, dan efeknya langsung terlihat di preview

4. Harga

Karena material yang lebih sedikit dan mekanisme yang tidak sekompleks DSLR sehingga perakitan lebih mudah, maka kamera mirrorless ini bisa lebih murah.

5. Viewfinder elektronis (EVF)

Karena tanpa cermin, kamera mirrorless pun otomatis tidak mempunyai Optical View Finder seperti DSLR, kecuali model seperti Fujifilm X-Pro2. Komponen ini digantikan oleh Electronic View Finder (EVF) yang semakin matang teknologinya. Mampu menampilkan gambar tanpa lag dan dalam resolusi tinggi.

Beberapa keuntungan EVF, yaitu:

  • bisa ditumpuk informasi lain sambil menyusun foto
  • live preview yang akurat karena langsung diambil dari sensor
  • focus peaking untuk manual fokus yang super akurat.



Performa Mirrorless Sebaik DSLR?

Performa mirrorless terkini sudah sangat mendekati DSLR. Demikian pula dengan kontrol manual yang lengkap. Mirrorless sebagaimana DSLR, lensanya bisa diganti sesuai kebutuhan. Karena jarak antara sensor dan lensa sangat pendek, kamera ini bisa memakai lensa apa pun dengan adapter yang tepat.

Kualitas gambarnya pun tidak kalah asalkan menggunakan ukuran sensor yang sama. Tentu saja pasti akan berbeda kemampuan high-iso dan dynamic range-nya, namun tak akan berbeda jauh.

Untuk autofokus statis (AF-Single), kamera mirorrless bahkan beberapa ada yang lebih cepat daripada DSLR. AF statis kamera mirrorless dari Olympus dan Panasonic paling juara. Disusul oleh Sony, Samsung, dan Fuji. Untuk AF tracking, Sony dan Fuji sepertinya masih lebih unggul daripada merk lainnya.

Kekurangan Mirrorless Dibandingkan DSLR?

1. Boros Baterai

DSLR rata-rata bisa memotret sekitar 700-1000 foto dengan satu baterai. Sedangkan kamera mirrorless hanya sekitar 200-400 foto. Karena kamera mirrorless butuh daya yang lebih besar untuk ‘live view’ dari sensor ke LCD. Sedangkan DSLR menggunakan OVF yang tak membutuhkan daya.

Tapi ini sebetulnya normal. Karena jika kita menggunakan mode live view pada DSLR, maka kemampuan baterai pun tak akan berbeda jauh dengan kamera mirrorless

2. Continuous Autofocus

Satu-satunya aspek yang masih bisa dibilang lebih lemah daripada DSLR adalah continuous autofocus. Yaitu kemampuannya menangkap gambar dari obyek yang bergerak cepat. Itulah mengapa fotografer olahraga biasanya masih lebih memilih DSLR dibanding mirrorless.

Jadi untuk sementara, aku cukup puas lah kalau bisa memiliki kamera mirrorless. Jika memang aktivitas super cepatnya anak-anak itu memang sangat mendesak untuk diabadikan, baru aku akan berpikir untuk membeli DSLR. Hihihi...

Komentar

  1. Bentuknya yang compact, ringan dan hasil gambarnya juga tajam ..., bisa jadi andalan buat dibawa bepergian.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yoi. mas himawan pake mirrorless jg?

      Hapus
  2. Usually, I never comment on blogs but your article is so convincing that I never stop myself to say something about it. You’re doing a great job Man. Best article I have ever read

    Keep it up!

    BalasHapus
  3. Setuju deh sama mbak Farida. Aku juga lebih suka kamera mirrorless daripada DLSR. Lebih imut dan lebih praktis kamera mirrorless sih kalo menurutku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe.. iya. namun sejujurnya aku blm pernah pake keduanya. abru mupeng dari baca2 :P

      Hapus
  4. Kalau buat traeling kayanya lebih enak bawa kamera mirrorless ini kali ya.. bawa DSLR berat :P

    BalasHapus
  5. Lebih praktis ya Mbak bawa kamera mirrorless daripada DSLR yang berat. Tapi baru tahu pas baca artikel ini kalau baterainya lebih boros. Nggak punya mirrorless soalnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe.. iya aku pun tahu dari baca2

      Hapus
  6. saya pakai mirrorless mba, dan memang lebih ringan serta mudah digunakan :D

    BalasHapus
  7. Setuju mbk, aku juga lebih milih mirrorless. Lebih simple dan gampang dibawa kemana-mana walau batrainya lebih cepat habis. Makasih sharingnya mbk. Salam, muthihauradotcom

    BalasHapus
  8. Sama nih mba, mirrorless juga idaman emang ya, jadi idola banget zaman now gegara imut dan praktis

    BalasHapus
  9. Iya...sekaranf masanya mirrorless lagi naik daun...alat kecil dengan kualitas besar

    BalasHapus
  10. aku ngumpulin dana dulu mba.. jadi ngiler liatnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah sama dong aku jg baru bisa ngiler. moga jg bisa nabung :)

      Hapus
  11. Setuju. Aku juga pakai Mirrorless dari Panasonic. Cukup ringan dan sangat memudahkan utk aku yg baru belajar photography ��

    BalasHapus
  12. Aku pernah pake tapi punya teman, jadi pengen punya juga..he
    Sama, idaman juga nih. Biar bisa nemenin jalan-jalan..he

    BalasHapus
    Balasan
    1. apalagi pernah nyoba ya. pasti lbh mupeng hihihi..

      Hapus
  13. Idaman banget Mba miroles, aku juga kepengen banget pnya ini. Lagi nabung heheheh ayok semangat biar kita punya kembarann.

    BalasHapus
  14. Untuk kenyamanan bloger tetep harus punya kamera lagi selain internal hp. biar maksimal hasilnya

    BalasHapus

Posting Komentar

Hai, terimakasih sudah berkunjung.
Jejakkan komentarmu di sini ya... ^_^