Jurug Solo Zoo Ternyata Asri dan Asyik!

Jurug Solo Zoo

Saat ini memang anak-anak sedang suka sekali mengamati hewan. Mereka bahkan bercita-cita ingin memiliki kebun binatang sendiri saat dewasa nanti. Selepas dari Batang Dolphin Center, mereka semakin antusias untuk menjelajah kebun binatang lain yang lebih lengkap koleksi hewannya.

Baca juga: Lebih Dekat dengan Hewan di Batang Dolphin Center.


Sebelumnya, anak-anak sudah pernah ke Jalan-Jalan ke Kebun Binatang Semarang. Kali ini, mereka ingin ke kebun binatang yang lebih indah, misalnya seperti di Maharani Zoo & Goa: Eksotika Alam di Jalur Pantura. Susah juga menemukan kebun binatang seperti itu di sekitar sini.

Tadinya, kukira aku harus membawa anak-anak ke Gembira Loka, Yogyakarta. Setelah berselancar di mesin pencari, ternyata ada yang lebih dekat kok, dari Semarang, yaitu Jurug Solo Zoo yang juga disebut dengan nama Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ).


Mengenal Jurug Solo Zoo


Jurug Solo Zoo

Kebun Binatang Jurug Solo sudah dibangun sejak tahun 1976, berdampingan dengan Sungai Bengawan Solo. Saat kami ke sana, di sebelah Jurug Solo Zoo ini sedang dibangun Bengawan Solo Park.

Jurug Solo Zoo terletak di Jl. Ir. Sutami no. 40, Kentingan, Jebres, Kota Surakarta, lebih tepatnya di sebelah kampus UNS (Universitas Sebelas Maret). Sekitar 10 km dari pusat kota Surakarta. Lahannya seluas 13,9 hektar.  


Harga Tiket dan Fasilitas Jurug Solo Zoo


Jurug Solo Zoo

Tiket masuk ke Jurug Solo Zoo ini sama setiap harinya, yaitu 20.000 rupiah. Berlaku untuk semua yang tingginya lebih dari 80 cm. Petugas loket akan langsung tahu apakah anak kita sudah wajib membayar tiket atau tidak, karena terdapat pengukur tinggi di depan jalur antrean.

Jurug Solo juga menawarkan diskon untuk rombongan minimal 25 orang. Besarnya diskon yang diberikan adalah 10% untuk rombongan umum, 20% untuk pelajar dan siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan 30% untuk rombongan keagamaan. Diskon ini tidak berlaku saat event khusus.

Bagi yang menginginkan kunjungan dengan fasilitas lengkap di Kebun Binatang Jurug Solo, disediakan pula paket edukasi dengan biaya 50.000 rupiah per anak untuk peserta minimal 25 orang.

Paket edukasi ini sudah termasuk tiket masuk, kartu identitas, pemandu, camilan, kegiatan memberi pakan untuk satwa, naik kereta kelinci, naik onta dan cinderamata.

Jurug Solo Zoo

Lahan parkir di sini cukup luas di halaman depan. Begitu juga masjidnya, terletak di bagian depan Jurug Solo Zoo, sebelum loket. Kebun binatang ini juga menyediakan fasilitas loker gratis yang lokasinya terletak setelah bagian pemeriksaan tiket.

Asyiknya lagi, ternyata di sini ada fasilitas meminjam troli bayi dan kursi roda secara gratis lho. Kita akan dibantu petugas untuk memasangnya. Berarti, Jurug Solo Zoo ini juga menyediakan jalur yang ramah untuk troli bayi atau kursi roda berjalan. 

Jurug Solo Zoo

Senang sekali deh, masuk ke lokasi Jurug Solo Zoo ini, karena kita akan langsung disambut dengan deretan hiasan anyaman dan sangkar burung yang bergelantung di sepanjang jalan.

Jurug Solo Zoo

Di sebelah kanan, ada wahana permainan seperti: komidi putar, ATV dll. Tampaknya permainan ini hanya aktif di hari libur.


Jurug Solo Zoo menyediakan banyak tanda petunjuk di sana-sini, sehingga memudahkan pengunjung untuk mengenal lokasi. Bahkan, terdapat peta lokasi besar di bagian awal dari perjalanan kita menyusuri Jurug Solo Zoo ini. Terdapat info letak koleksi satwa dan fasilitas di sini.

Jurug Solo Zoo

Selain itu, di beberapa area kita akan menjumpai peta seperti di atas untuk menunjukkan di mana posisi kita saat ini. Peta ini juga memuat informasi tentang aktivitas seru yang bisa dilakukan di sini seperti memberi makan harimau, bermain di taman kelinci serta menunggangi gajah, unta dan kuda.

Menurut keterangan di atas, acara memberi makan harimau dan bermain di taman kelinci dapat dilakukan setiap hari. Sayangnya, saat kami ke sana di Hari Jumat, ternyata kami mendapat info bahwa Taman Kelinci hanya dibuka Hari Minggu.

Sedangkan acara memberi makan harimau, kami tidak tahu pasti apakah memang ada pertunjukan khusus. Yang pasti, harimaunya tetap diberi makan setiap hari sesuai jamnya ya, yaitu jam 11 dan jam 1 siang. Hanya mungkin kalau hari libur pengunjung bisa belajar memberi makan harimau?

Jurug Solo Zoo

Sedangkan untuk menunggangi gajah, unta dan kuda hanya bisa dilakukan di hari Minggu atau Hari Libur Nasional pukul 10.00 - 14.00. Tarif per orang untuk naik kuda sebesar 10.000 rupiah dan naik onta 15.000 rupiah. Sedangkan untuk naik gajah, aku terlewat membaca harga tiketnya.

Jurug Solo Zoo

Pengunjung Jurug Solo Zoo juga bisa memberikan makanan kepada sejumlah hewan jinak seperti domba batur, kambing ceko, kelinci, rusa kuku belah (rusa timur, rusa sambar, rusa tutul black bug, nilgae, sitatunga dan lainnya). Ini juga hanya buka di Hari Minggu.

Jurug Solo Zoo

Selain wahana permainan yang bisa kita temui di bagian depan, ada juga wahana permainan di bagian tengah Jurug Solo Zoo ini. Ada kereta kelinci, kereta mini, istana balon dan sepeda air. Harga tiketnya bisa dilihat di foto, ya. Ini juga hanya beroperasi di Hari Minggu. Hiks.


Wahana baru di Jurug Solo Zoo adalah Kolam Keceh dan Wisata Tangkap Ikan. yang diresmikan 31 Mei 2019 lalu oleh Rektor Universitas Tunas Pembangunan (UTP), selaku investor.

Wahana ini memiliki kolam dangkal dilengkapi papan seluncur favorit anak-anak. Tersedia juga meja dan kursi untuk menikmati makanan yang bisa dibeli di dalam area. Nah, kalau wahana ini bisa dinikmati setiap hari, lho. Harga tiketnya 15.000 rupiah untuk yang tingginya lebih dari 80 cm.

Jurug Solo Zoo

Tenang. fasilitas swafoto ada di beberapa titik. Jurug Solo Zoo juga menghiasi jembatan di danau dengan memasang ornamen anyaman. Di panggung pegelaran terdapat pula anyaman berbentuk bola raksasa yang bisa menjadi sasaran untuk mengabadikan momen di Jurug Solo Zoo ini.

Jurug Solo Zoo

Lelah, haus dan lapar? Santai! banyak warung yang berderet di sepanjang jalan menuju lokasi kandang-kandang hewan dan setelahnya. Harga makanan dan minuman yang dijual relatif terjangkau. Di sini juga disediakan tikar untuk alas duduk secara gratis! 

Mengintip Koleksi Jurug Solo Zoo


Jurug Solo Zoo ini memiliki koleksi 83 jenis hewan yang terdiri dari 386 ekor fauna. Kebun Binatang ini juga ditumbuhi ribuan pohon seperti Cemara, Pinus, Munggur, Akasia dsb. Jadi, sudah terbayang ya, kalau Jurug Solo Zoo ini akan tampak asri dan terasa teduh.

Jurug Solo Zoo

Hewan pertama yang akan kita temui di Jurug Solo Zoo ini sejak dari pintu masuk adalah gajah jenis Elephas Maximus. Ini adalah salah satu koleksi kebanggaan Jurug Solo, karena ukurannya yang paling besar dan terancam punah.

Oh ya, di setiap kandang kebun binatang juga disediakan informasi lengkap di sisi luar untuk memberikan edukasi terhadap para pengunjung. Keterangannya meliputi nama satwa, nama latinnya, asal daerah, sifat, makanan, kelangkaan dan keterangan penting lainnya.

Jurug Solo Zoo

Di sebelahnya, terdapat kandang burung yang berisi aneka burung warna-warni. Kemudian ada kandang beruang, macan, monyet, dan buaya. Jauh di belakangnya, ada kandang kawanan onta. Di samping kandang onta, ada banteng, rusa, kuda, dan kanguru tanah.

Berjalan sedikit jauh ke belakang, berdirilah kandang orangutan yang menjadi primadona Solo Zoo. Di sekeliling terdapat kandang-kandang berukuran lebih kecil yang penghuninya adalah berbagai jenis primata.


Yang paling menarik hati anak-anak adalah Burung Merak karena keindahan bulunya. Juga hewan buas seperti Singa dan Harimau Sumatra. Sayangnya, anak-anak kecewa karena di sini tidak ada Singa Jantan yang bersurai panjang itu.

Sedangkan Harimau Sumatra, kami betah menunggu lama di sekitar kandangnya, karena ingin menyaksikan acara memberi makan. Kami menunggu sejak jam 12 hingga jam 1 siang, namun petugas tak kunjung datang. Mungkin harimaunya sudah diberi makan jam 11 tadi.

Namun kami sudah cukup terhibur melihat aksi Harimau Sumatra bermain bola di dalam air parit. Iya, kandangnya dikelilingi parit dangkal yang berisi air. Tadinya kami sempat kaget mendengar suara gaduh kecipak air yang cukup keras. Rupanya, Sang Harimau sedang bersenang-senang.

Sayang ya, kami tak sempat mengabadikan momen langka ini. Yang pasti, anak-anak betah banget berkeliling mondar-mandir di Jurug Solo Zoo ini. Susaaahhh diajak pulang. Harus menunggu waktu tutup baru mereka bersedia pergi. Ini video sebagian keseruan kami di Jurug Solo Zoo. Enjoy it!

,

24 komentar

  1. wahh ada kebun binatang toh di Solo.. anak2ku juga suka banget main ke bonbin.. lihat hewan2.. Apalagi klo bonbinnya bersih.. teduh.. makin sukaa

    BalasHapus
  2. AKu baru tahu lo, Solo punya bonbin. Padahal udah sering ke Solo. Wah...ini kalau anakku tahu mesti ngajak nih.

    BalasHapus
  3. ASyiknya yaa harga tiket masuknya murah, di dalamnya menyenangkan dan nyaman buat sekeluarga

    BalasHapus
  4. Solo ini berkembang pesat banget dibanding waktu saya masih di sana 2006,hihi. Udah lama banget. Banyak taman2 ya sekarang kayaknya Mak :)

    BalasHapus
  5. PAs ke Solo belum sempat main ke sini. Tapi kayaknya bisa jadi salah satu tujuan wisata sama keluarga nih kalau ke Solo :)

    BalasHapus
  6. Tempatnya cukup asri & bersih ya, cocok buat anak2

    BalasHapus
  7. Eh baru tau akuuu ada ini. Hehe
    Aku bkn org solo mbaa, tapi bapak asli wonogiri. Lama bgt nggak ke bonbin di jateng. Jaman kecil pernahnya ke gembira loka. Itu anak2 mau punya bonbin sendirii ya hihi. Lucu

    BalasHapus
  8. Jurug Solo Zoo lengkap juga ya, bersih lagi. Ini kelihatan enggak rame banget ya Mbak..kalau Kebun binatang Ragunan ramee..kadang jadi ngerasa kepenuhan orang jadi binatangnya jadi pada sembunyi. hihihi
    Enak kalau ga rame gini, anak-anak pasti hepii

    BalasHapus
  9. Sayang banget ya banyak wahana yang hanya buka di hari Minggu. Padahal penginnya kesana pas hari kerja tuh biar enggak desak-desakan ya, malah banyak yang enggak buka ;)
    Tapi ngeliat anak-anak ga mau pulang hingga tutup gitu berarti mereka udah hepi banget ya mba. Kitanya juga jadi senang kalau anak-anak puas gitu.

    BalasHapus
  10. Kalau Jurug memang sekarang sudah bagus, Mbak. Beda sama zaman aku amsih bolak-balik ke Solo dl. Dulu gak terawat sih. Nah, untuk HTM-nya juga standart, di Ragunan juga segitu kan. Di Bandung Zoo juga. Enaknya tuh gak terlalu jauh dari jalan raya dan jalur antar kota. Jadi bisa mampir sembari lewat.

    BalasHapus
  11. Wah dekat dari Yogya juga nih, masukkan ke travel wish list juga nih Jurug Solo Zoo, anak-anakku juga suka lihat hewan.

    BalasHapus
  12. Keren banget ih tempatnya �� kayaknya gak mesti ke arab nih kalau mau naik onta, duh jd pengen ke Zoo-nya

    BalasHapus
  13. Nah kayaknya nanti kalau sudah pindah, bisa main ke tempat ini juga

    BalasHapus
  14. Sebagai orang solo aku aja udah gak pernah ngajak anaknke Jurug lho mbak..udah sepi ya sekarang kecuali kalau Iurig pas jadi venue evenr

    BalasHapus
  15. Wah seru juga nih, lokasinya bener2 ramah anak dan edukatif juga ya. Anak2 bisa belajar banyak tentang hewan di sana. Takcatet dulu siapa tau kapan2 kalau ke sana bisa nih jd salah satu destinasi utk dikunjungin

    BalasHapus
  16. Dulu saat kecil sering dengar iklan taman njurug solo di radio. Rupanya sampai sekarang masih ada. Koleksi hewannya lumayan lengkap juga ya

    BalasHapus
  17. Anakku pasti seneng kalau diajak ke sini ga mau pulng mestiii. Cek traveloka ahhh biar gampamg beli tikete

    BalasHapus
  18. Mengajak anak menyaksikan beraneka jenis hewan itu perlu banget ya Mak.. biar mereka tau kalau gajah warnanya abu-abu gelap bukan pink seperti di majalah anak... :D

    BalasHapus
  19. Whoaa.. masih terjangkau ya, harga masuk dan wahana lainnya. Asyik banget nih, Jurug Solo Zoo, masih asli dan hijau tempatnya. Pengen kesana deh kalau ke Solo, itu dekat stasiun kereta nggak mba?

    BalasHapus
  20. Kebun binatang satu ini juga bagus kak. https://sakinahbersamamu.com/taman-safari-prigen/

    BalasHapus
  21. Beberapa kali ke Solo, mentokkk di Hotel, next kayanya harus nyempetin ke sini

    BalasHapus
  22. Wah, makin bagus setelah di benahi. Lebih modern. Kayaknya perlu revisit kapan-kapan. Makasih bun udah ngasih ulasan terkininya terkait Jurug Solo Zoo.��

    BalasHapus
  23. jadi ingat kenangan masa kecil saya mbak, pernah diajak ke sini sama paman saya. Kalau ke Solo masih sering kubaca itu jalur petunjuk ke Taman Jurug hehehe

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung.
Jejakkan komentarmu di sini ya... ^_^