Ulasan Buku Sarvatraesa Sang Petualang

Sarvatraesa

Buku ini aku dapat sebagai hadiah hiburan dari komunitas Blogger Gandjel Rel karena telah berperan serta dalam lomba blog memperingati hari jadinya yang ke-5. Artikel yang aku ikutsertakan dalam lomba bertema serba lima ini adalah 5 Bab Pilihan untuk Bloger yang Ingin Bekerja Sebagai Penulis. Terima kasih, Gandjel Rel!

Baca juga: Habis Hilang, Terbit Melangkah Bersama Gandjel Rel.

Novel Sarvatraesa ini merupakan karya Dian Nafi yang juga merupakan salah satu anggota komunitas Blogger Gandjel Rel. Tuh, benar kan, kalau komunitas ini memang keren dengan sejumlah anggotanya yang aktif sebagai bloger dan penulis.

Novel ini merupakan salah satu dari Mayana Series, yaitu novel-novel yang bercerita tentang seorang tokoh bernama Mayana. Aku pernah membaca salah satunya, yaitu yang berjudul Mayasmara: Mayana dan Mayanya. Ide cerita dan format penulisannya unik, deh. Aku suka!

Identitas Buku Sarvatraesa


Judul: Sarvatraesa Sang Petualang
Penulis: Dian Nafi
Penerbit: Diandra
Harga: Rp39.000
ISBN/BAN: 978-602-1612-04-0
Waktu terbit: November 2013
Kategori: Novel Fiksi
Dimensi: 13 x 18,5 cm
Tebal: 158 halaman
Berat: 180 gram

Isi Novel Sarvatraesa


Novel Sarvatraesa ini mengisahkan tentang seorang Sarva yang jatuh cinta pada Mayana saat masih duduk di bangku SMA. Walau akhirnya mereka berpacaran, namun sesungguhnya perasaan Mayana pada Sarva biasa saja. Hingga akhirnya, Mayana memutuskan Sarva akibat sifatnya yang terlalu posesif.

Sarva masih menyimpan rasa cinta yang besar pada Mayana. Ia sulit membuka hatinya pada yang lain. Sarvaa mulai bangkit ketika temannya, Prasojo, berkata, “Tunjukkan saja keberhasilanmu, jadi orang sukses. Kalau mungkin sekarang dia tidak melirikmu, suatu saat nanti boleh jadi dia akan mengagumimu.”

Sejak awal, Sarva merasa bahwa Mayana tidak menaruh hati padanya karena ia miskin. Ia memilih jurusan kedokteran agar dapat meningkatkan status sosialnya. Tak cukup itu, ia juga mendaftar sebagai dokter tentara.

Ketekunan dan ketampanannya membuat banyak perempuan jatuh cinta. Davina salah satunya. Setelah melalui perjuangan untuk meraih cinta Sarva, Davina pun akhirnya berhasil menikah dengan Sarva.

Sarva menerima Davina semata didasari atas rasa hormat kepada ayah Davina yang merupakan seorang profesor, salah satu pengajar di jurusannya. Sarva merasa kedekatan dengan profesor akan memudahkan peningkatan karirnya. Ia pun banyak berhutang budi pada ayah Davina.

Benar saja, karir Sarva memang gemilang. Namun, itu justru menjadi bumerang baginya, karena Sang Ayah mengungkit-ungkit jasanya atas keberhasilan Sarva. Kembali Sarva menaruh dendam dalam hatinya, dan pergi bertugas ke Aceh serta Ambon untuk membuktikan kualitas dirinya.

Perasaan yang belum beralih dari Mayana membuatnya semakin liar bebas bergaul dan menjalin hubungan dengan banyak perempuan. Davina yang mengetahui hal ini tentu saja kecewa, dan menyatakan bahwa ia hanya rela jika Sarva menikah lagi dengan Mayana, bukan perempuan lain.

Hah? Bagaimana akhirnya? Apakah Sarva jadi menikah dengan Mayana? Bagaimana nasib hubungan Davina dan Sarva? Baca sendiri novel Sarvatraesa ini kalau penasaran, ya. Hehehe ...

Pendapatku tentang Novel Sarvatraesa


Sarvatraesa

Sampul Novel Sarvatraesa


Pada pandangan pertama, ada kesan misterius yang ditimbulkan dari sampul berwarna hitam dengan tulisan judul merah dan gambar coretan putih. Sampai saat ini, aku tidak yakin gambar apakah itu? Sekilas, mirip dengan sosok orang yang sedang berlari membelakangi. Menurutmu, itu gambar apa?

Sebenarnya, aku suka desain sampulnya ini. Warnanya sangat lelaki, sesuai dengan karakter tokoh utamanya. Judulnya berupa huruf timbul yang glossy, memberi kesan mewah. Cuma ya itu, makna dari gambar yang tidak kuketahui itu yang membuat gemas. Hehehe ...

Nama yang menjadi judul novel ini unik, ya. Juga julukan di belakangnya, Sang Petualang. Sepertinya seru, nih. Namun, yang paling membuat penasaran adalah blurb di belakang buku. Masa iya ada istri yang rela dimadu dengan cinta pertama Suami?

Alur Cerita Sarvatraesa


Kisah Sarvatraesa ini dimulai dari harapan Sarva untuk bisa kembali pada Mayana, kemudian kilas balik pada masa pendekatannya dulu, dan terus maju dengan jalan cerita yang cukup menggemaskan. Mulai dari usahanya mengejar cinta Mayana, menjalani pernikahan dengan perempuan yang tidak dicintainya, hingga menemukan jati dirinya.

Sebenarnya, aku suka dengan tokoh Sarvatraesa, karena karakternya kuat sekaligus kompleks. Sayangnya, kompleksitas ini terasa kurang tergali dengan maksimal. Masih banyak sisi dan detil perjalanan hidup Sarvatraesa yang sesungguhnya sangat menarik untuk dijabarkan lebih lanjut.

Aku selesai membaca novel ini hanya seharian dalam beberapa jam. Aku kuat deh, membaca kisah Sarvatraesa dalam novel yang lebih tebal. Walau sebenarnya Mbak Dian Nafi juga menulis novel Sarva Muda sebagai pre sekuelnya, namun yang semakin kompleks justru jalan cerita Sarva setelah putus dengan Mayana.

Dari sini, aku jadi menyadari bahwa memang sebuah tantangan besar ya, bagi seorang penulis perempuan menulis kisah tokoh lelaki. Mbak Kirana Kejora bisa dibilang cukup sukses mengejawantahkannya dalam novel Yorick.

Baca juga: Inspirasi Itu Bernama Yorick.

Mengingat novel Sarvatraesa ini ditulis 7 tahun lalu, besar kemungkinan Mbak Dian Nafi sudah semakin meningkat kemampuan menulisnya dan menghasilkan karya-karya yang lebih memukau. Apa lagi, hingga kini, Beliau masih terus aktif menulis. Baik buku maupun blog.

Demikianlah kesanku tentang novel Sarvatraesa. Semoga bermanfaat buat semua, ya.

8 komentar

  1. Kalo cerita cinta gak akan lekang oleh waktu ya hehe termasuk saya salah satu penyuka novel romantis. Aku juga klo udh suka sama.ceritanya, bisa deh habis dalam 1 hari. Soalnya kan penasaran sm endingnya.. setelah tahu endingnya trus terbayang2 lakonnya wkwkwk

    BalasHapus
  2. Daku juga kalau milih buku melihat cover yang misterius jadi pengen beli. Bikin penasaran apalagi baca blurb nya mantap

    BalasHapus
  3. Cinta memang tak bisa diarahkan sekehendak hati ya.
    Jadi, akankah Sarva bisa bersama Mayana sekalgus Davina? Saya jadi penasaran.

    BalasHapus
  4. Ngga tau kenapa, saya kok ga percaya cinta masa silam
    Kalo udah putus atau ngga kesampaian, ya udah fokus dengan yang sekarang 😁😁😁

    BalasHapus
  5. Wahhh selamat nih kak, seru yaa komunitas bloggetnya. Buku-bukunya mantap semua👍

    BalasHapus
  6. jadi penasaran juga nih dngan bukunyaa

    BalasHapus
  7. Wahhh jadi penasaran sama kelanjutan ceritanya, jadi pengen baca dan beli juga bukunya nih..

    BalasHapus
  8. Menarik bukunya jadi ingin membaca langsung kisah kehidupan yang berbumbu cinta.😊

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung.
Jejakkan komentarmu di sini ya... ^_^