header permata pengalamanku

Alasanku Malas Ngeblog dan Malah Nonton Film Korea

31 komentar
malas ngeblog
Apa jawabannya, hayo? Bisa menebak kenapa aku belakangan ini malas ngeblog? Kalau ada yang memperhatikan, dalam dua tahun terakhir ini, yang tanpa sengaja bertepatan dengan dimulainya pandemi, aku memang mulai membatasi waktu untuk mengisi blog. Padahal, sebelumnya blog merupakan peluang bisnis utamaku, sarana menambah uang jajan sampai bisa pindah rumah. 

Sebenarnya, alasannya bukan karena malas ngeblog, kok. Namun, lebih disebabkan oleh peralihan fokus aja. Jadi, ceritanya aku sejak dua tahun lalu bertekad bulat ingin sukses menulis buku. Karena itu, aku terpaksa mengorbankan sebagian waktu untuk menulis buku aja.

Bagaimanapun, menulis buku merupakan impianku sejak kecil. Jadi, begitu merasa mampu melakukannya, ya aku tancap gas. Iya, menulis blog memang bukan cita-citaku karena zaman dulu mana ada. He he he ...

Tadinya sih, niatnya mau dijadwal sebulan untuk menulis buku, dan sebulan berikutnya mengurus blog. Namun, apa daya. Aku malah ketemu tantangan lomba menulis skenario film. Mana berhasil pula sebagai salah satu pemenang favorit. Jadinya, kok merasa sayang ya, jika potensi ini enggak kuasah terus.

Apa lagi, tawaran untuk semakin menggeluti dunia skenario ini juga datang dari beberapa pihak. Setelah berbulan-bulan menunda untuk berlatih manajemen waktu dulu, akhirnya aku memutuskan serius juga berkecimpung di dunia film. 

Lagi-lagi, blog semakin tersisih, deh. Padahal, mestinya blog ini bisa digunakan untuk memperkenalkan karya-karyaku, ya. Sayangnya, bahkan untuk menulis tentang buku dan skenario sendiri pun aku kesulitan mencuri waktu. Jadilah blog ini baru terisi jika ada bayarannya aja. Aih!

Kenapa Film Korea?

  film korea

Nah, kalau memang alasannya karena sedang sibuk menulis buku dan skenario, kenapa masih sempat menonton Film Korea, dong? Jawabannya, karena aku membutuhkannya sebagai referensi, Teman-teman. Novel dan film Indonesia masa kini itu banyak yang berkiblat dari karya-karya Barat dan Korea. 

Apa lagi, selain menggarap skenario mini series dan film panjang, belakangan aku juga diajak mengembangkan skenario sinetron. Menurut produsernya, acuan sinetron Indonesia saat ini itu ya dari India, Turki, dan ... Korea lagi! 

Makanya, aku jadi makin rajin aja menyimak film Korea yang sekiranya bisa kujadikan inspirasi untuk menyusun karya. Malah, skenario film "Suami Akhir Pekan" yang dipilih Falcon Pictures sebagai salah satu pemenang favorit dalam ajang "Star Script Hunt 2021" kemarin itu inspirasinya ya dari drama Korea "Start Up" yang sempat heboh. 

Saat itu, banyak blog yang membahasnya selain di media sosial. Mereka juga terang-terangan menyatakan diri sebagai Tim A atau Tim B. Ini pencerahan banget sih, buatku. Sebab, sebelumnya aku ragu menulis cerita bertema bisnis. Kukira, masyarakat kita belum siap untuk itu.

Sebelumnya, di Indonesia, sedikit banget kan, novel dan film yang menggali demikian dalam soal jungkir-balik profesi tokoh utamanya? Biasanya, pekerjaan mereka hanya sebagai tempelan dan keren-kerenan. Yang pernah aku ingat cuma sinetron "Tahta" yang begitu intensif mengurai sepak terjang dan berbagai intrik di dunia bisnis. Ada yang sezaman dan menontonnya juga?

Mau Terus Malas Ngeblog?

Enggak, dong! Selama ini, blog merupakan saranaku berlatih menulis. Mencari ide, mengumpulkan riset, merangkai kata, konsisten berkarya, dan menyebarkannya ke dunia. Banyak hal positif yang kudapat dari blog. Manajemen diri, jaringan pertemanan, pengetahuan, dan masih banyak lagi.

Salah satu keuntungan menjadi bloger dulu sebelum menulis buku dan skenario adalah aku jadi tahu beberapa blog review drakor. Keberadaannya sangat menolongku memberikan informasi tentang berbagai tontonan dari negeri gingseng tersebut. Kalau tertarik, tinggal menonton versi lengkapnya aja.

Selain itu, aku juga semakin paham dunia media sosial. Di zaman digital begini, mau tidak mau para penulis harus menjamah dan akrab juga sama media sosial untuk penjenamaan pribadi dan pemasaran karya-karyanya. Jadi, cepat atau lambat, aku pasti kembali mengurus blogku ini dengan lebih layak.

Salah satu usahaku untuk tetap setia merawat blog adalah dengan mengikuti arisan tautan di sebuah grup Whatsapp. Dengan demikian, setidaknya dalam 10 bulan ke depan aku akan rutin menulis artikel baru setiap minggu. Semoga konsisten, ya!

Bagaimana denganmu? Apakah sedang malas ngeblog dan lebih suka menonton film Korea juga? 

Related Posts

31 komentar

  1. Congrats! Keren, bisa nulis skenario juga Makkk.

    Eh iya biasanya Mak Farida rajin, ikut lomba juga. Kirain Hiatus karena alasan keluarga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi.. Itu yang paling keliatan, ya. Ga serius ikut lomba blog lagi dua tahun terakhir ini.

      Hapus
  2. Kadang aku juga males ngeblog, tapi kalo lagi inget kebutuhan atau pas bokek, bisa mendadak rajin ngeblog loh aku, hihi

    BalasHapus
  3. Selalu salut sama kak Farida.
    Aku lihat kak Farida sangat konsisten menulis dan membuat konten bermanfaat untuk sosial media lainnya seperti IG dan youtube.
    Kak Farida ini panutan banget.

    Terimakasih atas rekomendasi blog drakor dan film Korenya ^^

    BalasHapus
  4. Wah, keren Mbak Farida mah. Segala bisa. Kudu ditiruu ini semangatnya.

    BalasHapus
  5. Kadang kala. Rasa malas ngeblog itu datang menghampiri. Biasanya yang kulakukan saat malas adalah rebahan. Sambil baca buku atau kalau nggak ya nonton drakor. Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, kan. Ikut ngedrakor juga hehehe..

      Hapus
  6. Keren kak bisa nulis script juga. Ternyata drakor bisa jadi ide tulisan.

    BalasHapus
  7. Wih keren mbak Farida, bisa nulis skenario. Aku rajin rajin nonton drakor aja deh biar sekalian latihan seperti Mbak Farida.

    BalasHapus
  8. Aku kurang suka nonton sih mba..jadi pas sempat malas ngeblog kemarin, pelarianku adalah main medsos terutama IG.. haha.. Nah kalau sekarang sih sdg berusaha utk rajin ngeblog kembali..yuk semangat kita..

    BalasHapus
  9. Perasaan mbak Farida dajin banget poating deh. Blog selalu update sosmed ga ketinggalan, nulis buku iya super keren deh. Jauh lah sama aku yg semangatnya timnul tenggelam tak tentu arah hahahha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi.. Jarang posting yang organik, Say

      Hapus
  10. Aku juga suka nonton film Korea, Mbak. Tapi aku lebih sering nonton drama Korea. Biasanya aku nonton drama Korea kemudian nulis mini review drama Korea di blog.

    BalasHapus
  11. Lhaa samaan wkwkw, tapi dengan ngedrakor tuh jadi punya ide nulis lhoo Mbaa, bbrp postingan di blog skrg bahas soal drakor juga tapi yg ada kaitannya dengan mental health

    BalasHapus
  12. Setuju mbak, sinetron Tahta memang satu-satunya yang ngebahas bisnis dengan gaya yang elegan. Sinetron sekarang ada yang mendekati kualitasnya gak sih? Keren masya Allah, mba Ida. Semoga makin sukses di dunia menulis skenario, buku, dan blog juga. Ahhh ngeblog nya rajin lah dibanding aku, suka lihat ikutan BW di beberapa grup, hahahaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga saya bisa nulis sinetron seelegan tahta, ya. Aamiin..

      Hapus
  13. Bener deh Mbak. Aku juga sempat stop sementara ngeblog karena menyelesaikan buku solo. Biar konsentrasi gak terpecah. Ini juga karena ngejar beberapa paid-article, proses kelahiran buku ke-2 jadi lumayan terbengkalai. Aaaiihhh. Mana drama dan film Korea lagi banyak yang bagus-bagus pulak. Yaaakkk

    BalasHapus
  14. Wih, keren mba bisa nulis skenario. Blog ga keurus, tp nulis yg lain itu mah gpp. Lah, diriku wes ngeblog jarang, tp karya lain jg ga ada. Masih blm bisa ngatur waktu.

    BalasHapus
  15. Masyaallah keren mbak Farida fokus di nis skenario. Pernah belajar juga tp ga dilanjutkan lagi jd lupa. "Penjenamaan" tu apa ya mbak?

    BalasHapus
  16. Keren mba Farida ini aktifitas ibu rumah tangga dengan 5 anak oke dunia tulis juga kece. Kudu belajar bagi waktu banget sepertimu nih.

    BalasHapus
  17. Ini mirip denganku, malah alih fokus kebanyakan nonton film dan enggak update blog hehehee.... Semoga habis ini blog untuk review film bisa update banyak ya mbaaaa

    BalasHapus
  18. Aku malah babar blas, Mbak, belum sempat nonton film. Rencana liburan ini mau nonton drakor, malah sudah nyiapin kuota internetnya pula. Tapi, apa daya, hanya rencana. Liburan juga tinggal semingguan.

    BalasHapus
  19. Ternyata ada fase males nulis blog, yaa. Saya baru merasakan, tapi karena sudah ada "hutang" artikel lain, jadinya memaksakan juga..he..he.. Kalo drakor, he eh. Sekarang nambah dengan dracin.

    BalasHapus

Posting Komentar