Minggu, 30 September 2018

6++ Kegagalanku Mengabadikan Momen Terbaik Lebaran


Tahun 2018 sudah hampir memasuki bulan ke-10 dari 12 bulan yang ada. Pastinya sudah banyak kenangan yang terukir di dalamnya, dong. Apa nih, momen terbaikmu di tahun 2018 ini? Kalau aku sih, terus terang bingung mau menyebutkan satu per satu. Because Every Day is A Celebration Day.

Selasa, 25 September 2018

Anak Belajar Coding? Mengapa Tidak?


Sebagai pasangan yang sama-sama lulusan jurusan Informatika, tentu saja kami mengetahui betul urgensitas mempelajari teknologi, khususnya dalam hal ini teknologi informasi dan komunikasi. Karena memang teknologi inilah yang sedang berkembang pesat saat ini.

Berbagai jenis gawai yang datang silih berganti dari bulan ke bulan menawarkan fitur terbarunya. Maraknya aneka media berbasis internet dengan berbagai inovasinya. Anak-anak usia dini telah tumbuh sebagai digital native yang akrab dengan produk digital laksana bahasa ibunya sendiri.

Jika memang anak sudah begitu familiar dengan gawai digital, alangkah baiknya jika anak juga belajar tentang cara berinteraksi dengannya. Bukan hanya tentang cara memakainya, namun bahkan bisa membuatnya berperilaku seperti yang diinginkan anak!

Memangnya bisa? Tentu saja. Kita bisa berinteraksi dan memasukkan sejumlah instruksi ke perangkat komputer menggunakan bahasa yang disebut bahasa pemrograman. Aktivitas menyusun seperangkat instruksi inilah yang biasanya disebut coding.

Menekuni dunia digital dan menghabiskan waktu bersama orang-orang di dalamnya membuat kami menyadari bahwa ternyata coding itu bisa dilakukan dengan cara yang sangat sederhana dan mulai dipelajari sejak usia dini.

Apa Manfaat Belajar Coding di Usia Dini?



Melatih Logika


“Everybody in this country should learn how to program a computer, because it teaches you how to think.” - Steve Jobs

Belajar coding atau memprogram komputer akan melatih anak bagaimana cara berpikir yang baik, terstruktur, sistematis dan efisien. Ini akan sangat berguna bagi anak dalam memahami masalah, urutan kejadian, sebab-akibat dll

Memecahkan Masalah


Logika dan konsep berpikir yang baik akan membuat anak terbiasa memecahkan masalah secara sistematis. Hal ini tentu sangat membantu anak dalam menghadapi berbagai masalah di sepanjang hidupnya.

Tekun


Menurut Jennifer Williams, Koordinator Teknologi Instruksional di Newton County Schools, Covington, Georgia, Amerika Serikat, "Ketekunan adalah hal yang sulit diajarkan, namun penting dipelajari. Kami ingin siswa dapat terus berjalan saat menemukan kendala. Coding membantu hal ini."

Belajar coding sejak kecil tak hanya untuk menguasai ketrampilan teknikal, namun sekaligus memupuk mental. Aktivitas ini dapat mengembangkan kebiasaan belajar, tidak mudah menyerah dan teliti. Misalnya, saat program tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Kreatif


Coding juga merupakan alat untuk menyalurkan kreativitas. Anak jadi bisa membuat permainan menggunakan hasil coretannya sendiri, memadukannya dengan musik atau efek suara tertentu, misalnya. Anak juga bisa merancang animasi, membuat aneka aplikasi atau mendesain web.

Produktif


Tak sekadar menjadi konsumen yang mengerti cara memainkan aplikasi di telepon pintar, anak pun dapat memproduksi sendiri. Saat tercetus suatu ide tertentu agar permainan terasa lebih seru, misalnya, anak bisa langsung membuatnya, bukan sekadar angan yang dibatasi ketidakmampuan.

Percaya Diri


Memiliki keterampilan yang unik tentu akan membuat kepercayaan diri yang tinggi pada anak. Bukan hanya di antara teman-temannya, namun bahkan di antara orang-orang lintas usia dan negara. Karena bahasa pemrograman adalah bahasa universal yang dipahami komputer di mana pun.

Siap Teknologi


Sepertinya, ini adalah manfaat yang paling tampak, ya. Kemampuan coding adalah salah satu keterampilan yang dapat meningkatkan nilai kompetensi anak di dunia kerja. Tidak bisa coding akan dilihat seperti tidak menguasai baca/tulis.

"Terlepas apa peran spesifikasimu, belajar coding akan sangat meningkatkan potensimu menjadi aset berharga di perusahaan mana pun," - Evan Leong, pendiri Fount

Apakah Anakku Bisa Belajar Coding?


Sebagai prioritas, bisa jadi kita memfasilitasi anak untuk menekuni apa yang disukainya terlebih dahulu. Atau sebaliknya, justru kita menyemangati anak untuk mencoba hal-hal baru karena besar manfaatnya bagi masa depan.

Setiap anak memang dilahirkan dengan bakat dan minatnya masing-masing. Ada kalanya kita memiliki anak yang lebih suka duduk manis di depan komputer dan betah beraktivitas berjam-jam bersamanya.

Setelah mengenalkan berbagai aktivitas fisik dan sosial untuk juga dipelajari anak, beberapa di antara mereka akan tetap kembali dan memilih terpekur dengan gawai. Bukan karena bosan, minder, bermasalah dengan orang lain atau pun yang lainnya. Namun memang karena di situlah passion-nya.

Kita akan dapat mengindentifikasi suatu kegiatan merupakan passion anak, jika kita melihat ada faktor 4E saat anak menjalaninya, yaitu:


Enjoy 


Saat kita menangkap binar matanya yang begitu antusias tentang suatu hal dan anak tampak sangat menikmati melakukannya bahkan hingga berjam-jam, maka bisa jadi dia sedang menjalani salah satu passion-nya.

Easy


Jika anak menganggap bahwa suatu aktivitas itu terasa mudah baginya dan tetap gigih berusaha menguasainya walau harus menghadapi berbagai tantangan di dalamnya, inilah sebuah tanda bahwa anak telah menemukan passion-nya.

Excellent


Biasanya, passion yang didukung bakat atau usaha yang gigih akan menghasilkan karya yang unggul. Beri perhatian lebih saat anak membuat sesuatu yang menakjubkan. Mungkin itulah passion-nya!

Earn


Passion juga mengantarkan anak untuk bisa mendapatkan penghasilan yang lumayan besar. Jadi, saat anak bisa mendapat sejumlah imbalan dari suatu kegiatan, bisa jadi kegiatan tersebut merupakan passion-nya.

Nah, jika anak kita tampak memiliki passion di bidang pemrograman, alangkah baiknya jika difasilitasi dengan baik. Pun, tak ada salahnya jika kita mengenalkan hal ini pada anak walau belum menampakkan minat. Faktanya, banyak anak yang menyukai coding bahkan sebelum pra-sekolah.

Tak ada syarat khusus untuk mulai belajar bahasa pemrograman ini. Bila anak terbiasa dengan gawai, sudah bisa membaca, dan memiliki minat membuat games, ia dapat mulai belajar coding. Tak perlu khawatir jika anak belum pandai matematika, misalnya. Semua bisa dipelajari secara bertahap.

Karena sebenarnya, siapa saja bisa belajar coding, termasuk anak-anak. Apa pun cita-citanya nanti. Guru yang belajar coding, bisa membuat aplikasi bahan ajar. Bahkan ibu rumah tangga bisa belajar coding untuk membuatkan anaknya permainan yang menarik dan mendidik.

Apa lagi kini teknologi semakin canggih. Coding menjadi semakin mudah dengan banyaknya framework dan library, bahkan aneka tools yang memungkinkan anak untuk coding hanya tinggal drag and drop.

Di Mana Anak Bisa Belajar Coding?


Ada banyak kursus pemrograman komputer bagi anak yang bertebaran di negeri ini. Jika Anda berlokasi di Jakarta atau Depok, Anda bisa mencoba Dumet School untuk mengasah bakat dan minat anak. Dumet School memiliki cabang di Kelapa Gading, Grogol, Tebet, Srengseng, dan Depok.

Dumet School menyediakan kursus pemrograman komputer khusus untuk anak usia 6-12 tahun selama 2 minggu hingga 1 bulan dan sampai bisa! Di sini, anak akan diajarkan:
  • Membuat game interaktif
  • Dasar-dasar bagaimana sebuah program / game bisa berjalan menggunakan baris kode
  • Melatih cara berpikir murid agar lebih terstruktur

Berikut ini berbagai fasilitas yang disediakan Dumet School untuk anak-anak yang belajar pemrograman di sini:


Anak-anak mendapatkan materi pelajaran sesuai usianya, bisa mengakses fasilitas belajar di Dumet School maupun iLab, bisa mengulang pelajaran jika belum menguasai dan mendapat support serta konsultasi gratis seumur hidup! Sertifikat dari Dumet School juga dilengkapi nomor izin Diknas.

Dari kursus ini, diharapkan nantinya anak:
  • Dapat membuat hasil karya game sederhana sendiri
  • Dapat lebih mudah menguasai bahasa program lain karena berbagai bahasa program pasti memiliki konsep yang sama

Nah, tunggu apa lagi? Yuk, kenalkan teknologi pada anak sejak usia dini!

Sabtu, 22 September 2018

My Journey to Syar'i, The Neverending Story

Langkah Pertama: Perkenalan


Berhijab? Sungguh, itu suatu hal yang sangat jauh dari pikiranku, dulu. Tahun 1993, aku masuk SMP. Di kelas, ada 3 temanku yang konsisten berkerudung. Baik saat bersekolah maupun di rumah. Aku menganggap hal ini sebagai pilihan busana saja.

Rabu, 19 September 2018

Hotel Bintang 5 di Bandung: Tips Memilih Hotel yang Tepat untuk Liburan

Jalan Braga (hanyahasya.blogspot.com)

Liburan, jika hanya satu hari, pasti rasanya kurang puas. Terlebih jika mengunjungi salah satu kota yang memiliki banyak tempat wisata menarik. Tentunya kita membutuhkan waktu beberapa hari untuk bisa mengeksplorasi tempat-tempat wisata yang ikonik berikut dengan wisata kulinernya. 

Selasa, 18 September 2018

4 Aktivitas Berlibur Ini Gratis Dilakukan di Paris!

Arc de Triomphe (Sumber: insidr.co)

Biaya ke Paris memang tidak murah. Namun, bersenang-senang di kota ini ternyata tidak harus mengeluarkan banyak uang, lho! Berikut ini berbagai aktivitas gratis yang dapat kita lakukan di Paris. Yuk, disimak!

Minggu, 16 September 2018

Menularkan Hanya Kebaikan untuk Anak


Hari itu, aku bersama anak-anak mampir ke sebuah minimarket untuk membeli beberapa keperluan. Saat tiba di deretan camilan, ada yang menarik perhatianku. Peanut Butter Sandwich. Hmm... Yummy! Ingatanku pun melayang pada kepingan cracker selai kacang camilan masa kecilku.

Jumat, 14 September 2018

Barcelona Park Guell, Paduan Keindahan Alam dan Arsitektur


The Park Güell adalah sistem taman umum yang terdiri dari taman dan elemen arsitektonik yang terletak di Carmel Hill, di Barcelona, Spanyol. Park Güell terletak di La Salut, distrik Gracia Barcelona. 

Rabu, 12 September 2018

Ini Modus Copet di Paris dan Cara Menghindarinya!

Salah satu sudut pemandangan Paris berlatar Menara Eiffel (Sumber foto: insidr.co)

Kota Paris memang cantik. Namun ia juga kerap ‘dihiasi’ oleh para copet dan tukang tipu. Sudah beberapa kali aku mendengar cerita tentang ini dari yang pernah ke sana. Yuk, baca artikel ini agar tetap dapat berlibur di Paris dengan aman dan nyaman!

Jumat, 07 September 2018

Semoga Laptop Jadul Tinggal Kenangan, ASUS di Genggaman

 

Laptop ibarat sudah menjadi salah satu anggota keluarga kami. Untuk menunjang kegiatan sehari-hari, kami kerap menggunakan laptop saat bekerja, belajar, bermain atau keperluan lainnya. Berhubung selama ini dia bukan gawai utama, jadinya agak jadul spesifikasinya.

Senin, 03 September 2018

Pengalamanku Mengikuti Wisata Budaya di Klub Merby


Hai, hai.. Siapa yang sedang menunggu berita terbaru hari ini dariku? Kali ini, kabar terkini dariku adalah tentang pengalamanku beberapa minggu lalu mengikuti Wisata Budaya di Klub Merby, Semarang.