Minggu, 24 Maret 2019

Mengenal Citarasa Kopi Nusantara di Kopi Teras

kopi nusantara

Belakangan memang kegiatan ngopi cantik ini makin menjadi bagian dari gaya hidup, ya. Yang tadinya tidak terlalu doyan kopi pun, sesekali tetap ikut aktivitas berkumpul dengan teman sambil menikmati kopi.  

Kedai kopi masa kini bukan hanya menawarkan inovasi varian sajian yang sangat menarik untuk ditelusuri. Namun juga suasana yang dibuat senyaman mungkin dalam tata ruang yang instagramable. Membuat pengunjung ingin mengabadikan dan menyebarkannya di media sosial.

Menyulap Teras Restoran Menjadi Tempat Menikmati Kopi


Hal ini dilakukan oleh Hotel Dafam Semarang demi menjawab kebutuhan para pengunjung hotel yang ingin bersantai sambil menikmati kopi nan lezat dan camilan yang nikmat. Maka, teras Resto Canting yang tadinya tampak gersang, panas dan sepi pun disulap menjadi lebih bernyawa.

Hotel Da Fam Semarang
Bapak Thomas Sugianto (GM Hotel Dafam Semarang)

"Kopi Teras hadir untuk memenuhi kebutuhan para tamu dan masyarakat umum yang menginginkan tempat hangout bersama teman/kolega sembari menikmati kopi. Semoga bisa menambah pengalaman baru ketika singgah tinggal di Hotel Dafam Semarang," tutur Thomas Sugianto (GM Hotel Dafam Semarang).

“Kami ingin pelanggan bisa merasakan citarasa kopi dari berbagai penjuru Nusantara. Dengan tempat yang instagramable dan akses free wifi, diharapkan bisa membuat para pelanggan nyaman,“ ujar Ginanjar (Food and Beverage Manager Hotel Dafam Semarang). 

Kopi Teras didesain sebagai tempat berkumpulnya semua ahli profesi dan komunitas. Dengan konsep semi outdoor, Kopi Teras hadir bukan untuk menjual kopi semata. Namun juga untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi para pengunjung. 

kedai kopi semarang


Area teras Restoran Canting ini diberi hiasan dinding berupa mural eksentrik dan gantungan origami burung serta lampu kuno. Tampak juga ornamen berupa radio jadul yang memperkuat nuansa homy di sini.



Beragam jenis biji kopi tersedia dari berbagai daerah di Nusantara. Baik dari jenis Robusta maupun Arabika. Ada kopi dari Aceh Gayo, Mandailing, Bali Kintamani, Kerinci, Temanggung, Flores dan Timor. Masing-masingnya menawarkan sensasi berbeda di lidah pengunjung.

Menu kopi yang ditawarkan bermacam-macam dan unik pula, seperti: Kopi Kendel, Alusan Blend, Kopine Mbahmu, Kawai, Kopi Ju! Waduh, namanya saja sudah memantik rasa penasaran ingin mencobanya, ya.

Semua hadir dengan citarasa khas yang tidak akan didapat di tempat lain. Kulihat memang semua kopi di sini diseduh secara manual, tanpa menggunakan mesin espresso. Jadi sangat sesuai untuk menonjolkan masing-masing karakter kopi Nusantara yang disediakan di sana.

Baca juga: Mengenal Cara Seduh Kopi Manual BrewYuk!


Signature menu di Kopi Teras adalah Cheese Coffee, yaitu sweet black coffee yang di atasnya diberi cheese foam. Harganya dibandrol Rp 35.000,00. 

Secara pribadi, aku tidak mencicipi kopinya saat pertama kali berkunjung. Bukannya apa-apa, tapi karena aku sebenarnya sudah mengenal pihak KnK Coffee yang melayani sajian kopi di sini. Berhubung mereka juga yang mengenalkan aktivitas barista ke putraku.


Aku tahu betul bagaimana kualitas dan banyaknya varian kopi yang dimilikinya. Top deh, pokoknya! Melihat antusiasme pengunjung yang hadir hari itu, maka aku memilih untuk memberi mereka kesempatan lebih dulu untuk mencicipinya.


Selain menu kopi, Kopi Teras juga menyediakan berbagai makanan khas Semarang seperti Gembus Goreng, Telo Keju, Jagung Serut, Mendoan, dan Lento Goreng. Menurut Mbak Nabilah, PR Hotel Dafam Semarang, pelengkap minum kopi ini hadir dengan harga terjangkau, hanya Rp 15.000,00++.

Hotel Dafam Semarang
Mbak Nabilah, PR Hotel Dafam Semarang

Aku sempat mencicipi beberapa jajan tradisional yang disajikan. Di antaranya ada nama-nama yang masing asing buatku. Saking tradisionalnya ya, ini. Namun begitu sampai di lidah, wuah... Tidak ada yang tertolak, deh! Semuanya mantap dan layak disajikan sebagai menu kelas restoran.

Jajan Tradisional

Saat berkunjung ke sana, ternyata kami juga mendapatkan sesi berbagi ilmu tentang cupping. Cupping adalah aktivitas icip-icip untuk mengetahui rasa dari setiap biji kopi yang ada. Seru sekali pastinya, ya. Coba saja intip di video ini cuplikannya:


Bagaimana? Tertarik untuk mengunjunginya? Kopi Teras buka mulai jam 15.00 - 24.00 WIB di Teras Resto Canting. Kalau ke sana, ajak aku, ya. Belum apa-apa, aku sudah rindu nih, dengan suasananya . Juga pada sajian kopi serta camilannya yang padat sensasi itu.

35 komentar:

  1. Kalau dimlng mungkin mau datang Pak wkwkwk
    Ngopi itu memang diminum dikit dikit diawali dengan spray ke mulut. Makanya diselingi cemilan n_n kayaknya seperti itu

    BalasHapus
  2. Enak sekali nih bisa bersantai di teras kopi,...saya pesan cheese coffee dgn jajanan tradisional lah, mantaaaf

    BalasHapus
  3. Tempatnya hangat bgt ya, banyak kopi, banyak cemilan.

    BalasHapus
  4. Suasananya nyaman .pasti membuat betah ngobrol ngobrol.. penasaran sama kopine mbahmu

    BalasHapus
  5. Kopi hitam yang dipadukan dengan krim keju itu layak dicoba bagi yang baru pertaman kali minum kopi. Saya jadi penasaran denagn ahrganya, ha ha.
    Yang dimaksud per nettto untuk camilan itu apakah per porsi dan bebas pilih mau yang mana? A tau per buah camilan saja? Saya kurang paham. Camialnnya menggoda selera juga.Saya suka kopi yang diseduh dengan cara tradisional, bukankah kita punya peradaban sendiri dan jangan lupa akar?
    Semoga sukses. :)

    BalasHapus
  6. Tempatnya nyaman dan tampak cantik ya mba..jadi pengen nyoba juga meski saya bulan penikmat kopi..haha .

    BalasHapus
  7. Asik kayaknya minum kopi sambil makan jajan pasar kayak timus atau jagung rebus, mbak.

    BalasHapus
  8. Kepengen cupping juga...
    Suasana ngopi nya memang bikin kita berhasrat berlama-lama ngopi, banyak teman kopinya lagi...tapi Kopi Teras ini buat ngopi malam yaa...??

    BalasHapus
  9. Melihat menu kopinya bikin saya bangga, Indonesia itu kaya akan kopi dengan beragam cita rasa yang berbeda. Keren ya

    BalasHapus
  10. Suami saya merupakan pecinta kopi, terutama kopi lokal. Dia bahkan mencatat kopi apa aja yang pernah diminum dan dibandingkan rasanya.
    Lihat suasana Cafe Teras, bikin pengen ke sana. Suami pasti betah, apalagi menu kopinya beragam

    BalasHapus
  11. Apa enak mbak cheese coffe? Kopi dikasih cream cheese di atasnya? kayak apa rasanya ya? Aku jadi penasaran. Kok ya kepkiran aja si Kopi Teras bikin menu kopi baru. :))

    BalasHapus
  12. para penikmat kopi sepertinya wajib berkunjung ke sana nih untuk menikmati menu kopi yang ditawarkan :)

    BalasHapus
  13. tempat ngopinya kayaknya asik buat ngopi ngumpul bareng teman-teman di sana :D nama-nama kopinya juga unik-unik jadi penasaran mau mencobanya :D

    BalasHapus
  14. Iya, sekarang coffee shop bisa dengan mudah ditemukan. Kalaupun gak ngopi, biasanya juga ada pilihan camilan dan minum lainnya. Jadi tetap asik nongkrong meskipun gak ngopi

    BalasHapus
  15. Kopi Teras jadi tempat nongkrong yang asik. Memang suka banget bisa ngumpul di tempat begini. Apalagi menikmati kopi racikan maknyes. Saya salfok sama radionya, unik banget.

    BalasHapus
  16. Bener banget, zaman sekarang ngopi sudah jadi bagian gaya hidup, jadi tempat nongkrong atau tempat menyelesaikan deadline pekerjaan, penasaran sama rasa cheese coffe, gimana ya rasanya kopi dipadu dengan foam cheese

    BalasHapus
  17. Kopi teras berasa seperti di teras rumah ngobrol asik sambil ngopi. Kangen suasana seperti rumah yang sekarang jadi tempat nongkrong yang asik

    BalasHapus
  18. Bener nih, sekarang gak hanya coffee shop aja yang bikin tempat nongkrong yang nyaman ya. Hampir seluruh kafe dan resto mendesain kafenya dengan konsep yang cozy dan instagramable :)

    BalasHapus
  19. Penasaran sama rasa kopi ketemu kejunya. Belum pernah nyicipin soalnya. Oia aku tuh agak gimana gitu kalo minum kopi brewing tapi ga pake tambahan apapun

    BalasHapus
  20. Asyik nih, tempat nongkrong baru.

    BalasHapus
  21. Kopi meningkat kedudukannya sekarang ya. Kalau jaman aku kecil, mbah-mbah yang ngopi, sekarang, para ibu ibu muda dan ibu ibu pekerja juga mencari secangkir kopi di cafe-cafe atau di kedai kopi. Tujuannya untuk menikmati secangkir kopi dan melepaskan tumpukan cerita untuk disalurkan bersama teman-teman. Akupun sekarang jadi punya kegiatan ngopi romantis bersama suami di rumah.

    BalasHapus
  22. Enak banget menikmati kopi sambil memikmati langit. Apa lagi ditambah ornamen ala masa lalu dan pilihan snak yang banyak.

    BalasHapus
  23. Tertarik deh merasakan sajian kopi teras ini apalagi ada jajanan tradisionalnya juga. Sepertinya bisa jadi tempat nongkrong yang asik ya Mbak.

    BalasHapus
  24. Waduh, tempat ngopi baru ya. Jadi kepengen nyoba ke sana. Asyik kayaknya ngopi di sana mojok bareng pasangan. :D

    BalasHapus
  25. Tempatnya terlihat nyaman dan fresh... varian kopinya banyak dan cemilannya juga macem macem. Cocok banget deh buat nongkrong..

    BalasHapus
  26. Mbak farida makin nemuin jiwanya ya ketika ke acara kopi terasm secara udah branding banget itu mba farida sama kopi

    BalasHapus
  27. Huwaaa aku pengen ikutan acara itu, tapi kepentok ama jadwal lain
    seru banget ya mba acarane. Makasih banget udah dishare jadi makin ngerti kopi-kopi dan citarasanya

    BalasHapus
  28. Hayuuk mba kapan2 kita ke sana ngobrol2, kemarin itu saking banyaknya orang jadi agak lama ya ngantri dibuatin kopi. Jajanannya cucok untuk teman ngopi deh. Lumayan ya 15ribuan bisa untuk teman nongkrong.

    BalasHapus
  29. aneka kopi nusantara yang disajikan yaaa mba..dan itu cheese coffeenya menggoda deh, pengen tau apa rasanya yaa. dan itu cemilannyaaaa

    BalasHapus
  30. Wow, ngopinya ditemani makanan yang enak-enak ya. Aku suka banget ngopi dan ngemil. Apalagi kopi asli yang diracik sendiri.

    BalasHapus
  31. Yang aku suka dari kedai kopi atau cafe yg menu utamanya kopi adalah aromanya saat masuk. Mengingatkanku sewaktu berada di suatu tempat yg aku hanya bisa ngrasain baunya, tanpa paham orang2 didalamnya yg ngobrol dengan bahasa yg tdk banyak kupahami.

    BalasHapus
  32. Jadi kangen tempe gembus mbak. Itu salah satu kuliner kota Semarang yang aku suka. Eh sebetulnya tadinya ga suka, setelah makan satu biji, eh kok keterusan. Dan emang khas banget ya.

    BalasHapus
  33. Minum kopi Teras sambil baca buku Filosofi Teras.
    Cucok niih...kayanya.
    Hhehe~

    BalasHapus
  34. sepertinya asyik banget ya kak, bisa minum kopi teras sambil cuci mata lihat yang seger-seger hhhh ;)

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung.
Jejakkan komentarmu di sini ya... ^_^