Syukur di Bulan Puasa yang Serba Terbatas

syukur di bulan puasa

Meski masih berada di tengah tamparan badai Corona, bulan Ramadan tetap patut disambut dengan sukacita dan penuh rasa syukur. Karena, keberkahan bulan ini tidak berkurang sedikit pun hanya karena pandemi. Justru, ada beberapa fakta unik yang mungkin baru bisa kita nikmati saat ini. Apa sajakah itu?

Puasa Meningkatkan Imunitas


Seperti yang sudah pernah kutulis dalam artikel Saat Puasa, Corona Masih Melanda, ternyata para ahli menyebutkan manfaat berpuasa yang menyehatkan fisik dan mental kita. Puasa akan meningkatkan imunitas tubuh serta ketangguhan mental, yang keduanya sangat dibutuhkan di tengah pandemi ini.

Pemulihan Bumi


Tahukah Anda? Bahwa di tengah segala keterbatasan yang kita rasakan akibat pandemi ini, sejatinya penduduk dunia sedang mendapatkan manfaat yang sangat besar lho, dengan hadirnya Covid-19 ini. Penerapan jarak fisik memberikan kesempatan bumi untuk memulihkan kondisinya.

Sebuah makalah ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal Nature menyebutkan bahwa lubang ozon bumi mulai menutup. Penelitian lain menyebutkan bahwa kadar polusi udara berkurang, dan area destinasi wisata alam dapat lebih tenang sejenak tanpa terlalu banyak campur tangan manusia.

syukur di bulan puasa

Lebih Dekat dengan Keluarga


Sebelumnya, kami memang sudah pernah menjalani segala aktivitas di rumah. Anak-anak homeschooling, dan orang tua bekerja di rumah. Namun, perubahan kondisi terjadi saat Suami mendapatkan tawaran bekerja di Jakarta. Bersamaan dengan itu, anak-anak mulai penasaran dengan rasanya bersekolah. Maka, jadilah kami seperti keluarga yang normal saat itu.

Setiap pilihan pasti memiliki keuntungan dan risiko masing-masing. Ada keunggulan yang ingin diraih dengan beraktivitas di luar, dan ada pula yang harus dikorbankan. Dengan adanya pandemi ini, kami jadi kembali bernostalgia mengecap nikmatnya melakukan segalanya dari rumah.

Bedanya adalah Suami sekarang sudah memiliki penghasilan tetap dan lebih baik walau bekerja di rumah, dan anak-anak pun sudah memiliki pengalaman tersendiri tentang manis-pahitnya bersekolah formal. Itu artinya, kami makin kaya secara fisik dan mental berkat pandemi ini. Alhamdulillah.


Mempercepat Penyembuhan


Ya, seperti yang sudah pernah kusinggung dalam artikel Efek Physical Distancing bagi Korban Bullying, masa pandemi ini membuat proses rehabilitasi putriku menjadi lebih mudah dan insyaallah dapat berkembang pesat. Lebih lengkapnya, silakan baca artikel tersebut di atas saja, ya.

Itulah sedikit hal-hal yang patut membuatku penuh syukur di bulan puasa yang serba terbatas ini. Tentu saja, ada banyak sekali nikmat yang kurasakan saat berpuasa di tengah pandemi ini dan tak dapat kusebutkan satu per satu.

Bagaimana denganmu? Apa saja yang kausyukuri saat berpuasa di tengah pandemi begini? Bagi ceritamu di kolom komentar, ya!

2 komentar

  1. Alhamdulillah.. dalam keadaan apaoun kita memang harus selalu bersyukur ya mbak :D Kurang lebih rasa bersyukur saya sama deh kayak poin2 di atas.

    BalasHapus
  2. Bener banget kak. Ramadhan tahun ini jadi lebih dekat ke keluarga. Setiap hari, aku buka puasa di rumah. Tidak seperti tahun-tahun lalu

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung.
Jejakkan komentarmu di sini ya... ^_^