Sebelas Alasan Ngelike Novel Diary Ingin Cerita

Diary Ingin Cerita

Yuhu ...! Pada tahu nggak, ya, kalau tanggal 17 Mei kemarin diperingati sebagai Hari Buku Nasional? Nah, sebagai seorang pencinta buku sejak kecil, aku tuh nggak bisa deh, lihat minat baca masyarakat Indonesia yang cuma segitu-segitu aja.

Kok bisa-bisanya ya, masih ada orang yang malas baca buku? Padahal, buku itu sebuah keasyikan tersendiri buatku. Buku apa pun bisa aku nikmati dengan lahap. Dengan buku, kita bisa terbang keliling dunia sambil rebahan. Asyik, kan

Makanya, aku sampai sediakan label khusus buku di blog ini untuk membahas buku-buku bagus yang pernah kubaca. Tentu saja, tidak semua buku yang mengesankan sempat kutulis di sini. Tapi, yang pasti, buku yang ngeselin nggak bakal aku ulas di blogku. Hihihi.

Didorong oleh rasa ingin menularkan serunya membaca itulah, makanya mulai akhir tahun kemarin aku jadi aktif menulis buku. Jika selama ini aku hanyalah seorang penikmat buku, maka selanjutnya aku berusaha selangkah lebih maju untuk menjadi penulis buku.

Alhamdulillah, satu buku antologiku sudah terbit. Judulnya Mengawal Mimpi 2020. Kalian sudah punya belum? Hubungi akun Instagram @bukufaridapane ya, jika kamu tertarik ingin memilikinya. Selanjutnya, aku akan membahas tentang novel daring pertamaku.

Ya, ini novel daring pertamaku. Sebelumnya, aku sudah menulis beberapa novel. Namun, hingga saat ini masih berada di meja penerbit untuk dievaluasi. Semoga saja novel-novelku yang lain itu bisa segera naik cetak juga, ya.

Platform novel daring itu sangat mengandalkan jumlah pembaca dan acungan jempol untuk mengukur kepopulerannya. Jadi, aku berharapnya sih, kalian bersedia memberikan like untuk novel Diary Ingin Cerita ini.

Sinopsis Diary Ingin Cerita


Nilam seorang gadis yang mengalami amnesia saat menjalani diklat pencinta alam. Begitu kondisi fisiknya pulih, memorinya pun kembali membaik. Namun, saat ia menemukan buku hariannya, ia baru menyadari bahwa masih ada bagian dari ingatannya yang belum kembali, tentang seorang lelaki spesial yang ia tidak ketahui siapa.

Nilam pun mulai menelusuri petunjuk dari dalam buku hariannya, dan bertanya pada teman-teman terdekatnya untuk mendapatkan jawabannya. Begitu ia bertemu dengan lelaki yang akhirnya diketahuinya bernama Alif itu, seketika segala kenangan tentangnya berkumpul kembali. 

Saat itulah Nilam menyadari dan lebih bisa merasakan bahwa memang sebaiknya ingatan tentang lelaki itu tetap terkunci di dalam benaknya.

Apa sebenarnya yang membuat Nilam ingin melupakan Alif?
Lalu, bagaimana kelanjutan kisah Nilam bersama Alif?
Apakah mereka akhirnya bisa bersatu selamanya?

Bagaimana? Cukup penasaran? Baca dan like deh, novelnya. Masih bertanya-tanya, mengapa novel Diary Ingin Cerita ini layak untuk mendapatkan like? Berikut ini beberapa alasan yang bisa kuberikan padamu. 

1. Berdasarkan Kisah Nyata


Sebagaimana yang sudah aku canangkan sejak awal saat bertekad untuk menjadi penulis buku, aku hanya akan menulis cerita berdasarkan kisah nyata. Because, true story is sexy. Hehehe. Kejadian, masalah, dan solusinya adalah nyata. Sehingga, kamu nggak perlu ragu untuk mengambilnya sebagai pelajaran.

Novel Diary Ingin Cerita ini diangkat dari kisah nyata dengan memasukkan satu tokoh imajiner bernama Dea. Jika kamu membaca novelnya, kamu akan paham bahwa Dea ini fiktif belaka. Jangan sampai kamu berpikiran dia benar-benar bisa berbicara, ya!

2. Penuturan Cerita yang Kuat Sekaligus Sederhana



Ini bukan pendapatku pribadi, melainkan komentar dari salah satu pembaca. Tentu saja, aku berusaha agar kalian bisa merasakan dan melihat apa yang dialami oleh sang tokoh utama. Jika berhasil, pastinya aku senang sekali.

3. Penokohan yang Unik


Salah satu daya tarik dari novel ini adalah para tokoh utamanya. Ada tiga tokoh utama di sini, yaitu: Nilam, Alif, dan Dea. Masing-masing merupakan karakter yang unik dan menarik untuk dikenal dan dipahami isi pikiran dan perasaannya.

Nilam adalah gadis yang lemah fisiknya, hingga menderita amnesia. Selain itu, ia juga sangat tertutup. Saking tertutupnya, ia sampai menyimpan satu rahasia yang bahkan tidak diungkapkan pada buku hariannya sendiri.

Alif merupakan pemuda yang langsung dapat kaukenali perbedaan sifatnya dibandingkan teman-teman seusianya. Ia adalah seorang lelaki tangguh, pekerja keras, dan family man banget. Sepertinya, ini tipe idaman para perempuan, ya? Hihihi.

Dea adalah tokoh yang sangat menggemaskan dengan sifat centil, manja, dan super kepo-nya. Dia adalah penyegar sekaligus penghangat di sepanjang berjalannya cerita hubungan antara tokoh Nilam dan Alif.

4. Tiga Sudut Pandang


Ya, novel Diary Ingin Cerita ini menggunakan tiga sudut pandang secara bergantian agar memberikan gambaran yang lebih utuh tentang kejadian, pikiran, dan perasaan masing-masing tokoh. Ketiga sudut pandang itu adalah:

  • sudut pandang orang ketiga serba tahu
  • sudut pandang orang kedua, yaitu tokoh Dea 
  • sudut pandang orang pertama, yaitu tokoh Nilam dalam buku hariannya

Lho? Sudut pandangnya Alif mana? Semoga sudah cukup terbantu dengan adanya sudut pandang orang ketiga serba tahu, ya. Jika melihat dari judul Diary Ingin Cerita saja, kita sebenarnya sudah terbayang bahwa memang cerita ini akan lebih banyak mengalir dari arah Nilam dan Dea.

5. Alur yang Dinamis



Sangat diusahakan deh, agar kalian nggak bosan dan tetap penasaran bacanya sampai akhir. Di dalamnya ada aksi detektif-detektifan gitu. Ada banyak kejutan kecil yang bisa kamu nikmati dari novel Diary Ingin Cerita ini. Saranku cuma satu, jangan melompati satu huruf pun saat membaca!


6. Latar Waktu Tahun 90-an


Yoi, Generasi Ngehits, mana suaranya? Hahaha. Katanya, generasi 90-an itu generasi yang merasa paling asyik namun sekaligus susah move on. Jadi, kamu-kamu bisa ikut bernostalgia dengan masa itu sambil membaca Diary Ingin Cerita.
  

7. Romantis



Everybody love romance. Novel ini memang genre-nya romantis, tentang mencintai dalam diam. Hal ini kebanyakan dialami oleh para remaja, apa lagi di era 90-an. Novel ini juga bertabur aneka quote dan puisi.

8. Memberi Motivasi dan Inspirasi


Meskipun Diary Ingin Cerita ini ber-genre romantis, namun novel ini akan menunjukkan bahwa masa remaja tidak melulu harus diisi dengan cinta-cintaan. Ada semangat dan tekad dari Nilam dan Alif yang semoga bisa menginspirasi para remaja di masa sekarang.

9. Menambah Pengetahuan


Novel Diary Ingin Cerita bukan hadir sekadar untuk membuatmu baper. Namun, ia juga menyuguhkan beberapa pengetahuan tentang dunia pencinta alam, amnesia, dan cara kerja otak. Bisa jadi, apa yang dipahami kebanyakan orang tentang amnesia itu salah!

10. Mudah dan Gratis


Diary Ingin Cerita

Ya, ngelike novel Diary Ingin Cerita ini mudah dan gratis, lho. Insyaallah, tidak akan terlalu memberatkan. Ikuti saja langkah-langkah yang disebutkan dalam gambar di atas, ya. Dengan login, kita akan bisa membaca seluruh isi novel ini dan memberikan like.

11. Kamu Temanku


Yup! Pastinya, karena kamu temanku. Jadi, sangat wajar jika kamu mendukungku dengan membubuhkan like untuk novel Diary Ingin Cerita ini. Kalau kamu punya karya di kwikku.com juga, beri tahu aku, ya, agar aku juga bisa mendukungmu.

Nah, sudah semakin yakin kan, untuk like Diary Ingin Cerita? Sudah baca? Bagaimana kesanmu? Bagikan di kolom komentar, ya. Terima kasih banyak!

177 komentar

  1. penasaran nih, jadi pengen baca lebih lengkap khususnya teran Dea yang centil. di tambah certita romantisme tahun lampau.

    BalasHapus
  2. wow... aku suka banget sama orang telaten dan kemudian menjadi ahli di bidang tertentu pada akhirnya. Salah satunya mbak Farida semoga menjadi penulis besar yaa..

    Ulasan novel nya bikin penasaran banget deh ini. Saya jadi kepo.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.. Yuk, silakan dibaca dan dilike, ya

      Hapus
  3. Minat baca orang orang emang parah banget. Jangankan baca buku, baca chat yang udah 3 baris aja banyak yang males, hasilnya banyak yang gak nyambung sama bahasan.

    Semoga bukunya segera jadi buku ya mas.. Hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.. Iya, ya. Padahal suka chat tapi males baca. Mungkin sukanya liat emoticon, ya? Hihihi..

      Hapus
  4. Aku baru tau klo tanggal 17 Mei kemarin Hari Buku Nasional.
    Untunglah pas di Hari H kemarin sy sempet baca buku ahaha.
    Malah posting di IG klo lg baca buku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, masa depan Anda terselamatkan. Hihihi..

      Hapus
  5. Jarang-jarang nvel pakai tiga sudut pandang sekaligus, Mbak. Biasanya serbatahu aja, jadi ayak dibaca nih. Penasaran kenapa Nilam malah harus melupakan Alif padahal sempat ingin dikulik kembali memorinya. Apalagi dibilang ada kejutan, wah coba cari ah di Kwikku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, senangnya dibaca sama editor ngetop. Komentari sekalian ya, mas. Yang pedes juga gpp.

      Hapus
  6. Jujur aku bukan pembaca buku terbaik, apalagi kalo bukunya setebal tebalnya, langsung puyeng,... namun kalo bukunya cuma puluhan halaman dan ceritanya nyata aku siap membacanya . ntar aku coba buka kwikku ya :)

    BalasHapus
  7. Wah mbak Farida, nulis novel juga. Barusan udah klik ke Kwikku sih, tapi belum baca semua. Enaknya dari HP, sambil rebahan. Wkwkwk...sukses ya. Semoga ada novel-novel berikutnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ... Terima kasih udah mampir 🙏

      Hapus
  8. Waa langsung menuju TKP ah.. Aku jadi ingat dari dulu pengen banget jadi penulis novel tapi belum terwujud. Hehe.. Semangat ya mbak! :D

    BalasHapus
  9. wah mbak Farida keren, semakin besar jalan menuju penulis terkenal ya mbak :) Saya waktu remaja nulis cerpen aja kembang kempis hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba sekarang nulis lagi. Siapa tahu jadi kembang terus. Hehehe ..

      Hapus
  10. Baca ini ingin langsung punya novel, seru banget memang ya kalau sudah berhadapan dengan novel apalagi kalau karakternya keren

    BalasHapus
  11. baru ngeh kalo kemaren hari buku lewat postingan temen2. duh parah banget dah lama ga sempet baca buku karna suka penasaran pengen baca terus sampe tamat :D

    BalasHapus
  12. Aku udah hampir gak pernah beli buku fisik keseringan baca buku daring sekarang. Lebih praktis dan gak numpuk. Apalagi baca novel, suka banget. Sempet kepikir pengen nulis novel tapi gak kesampaian hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah, cocok nih, baca novel daringku. sekalian dilike, ya

      Hapus
  13. Wah, sejujurnya aku gak pernah baca novel daring mbak. Mungkin akan aku awali dengan buka kwikku.com dulu ya..biar tahu ambiance nya

    BalasHapus
  14. Selamat ya mbak untuk antologi pertamanya. Saya juga pernah menulis untuk buku antologi, kisahnya seputar kisah sehari hari ibu rumah tangga. Persis yang aku tulis di blog. Makanya nyambung banget dunia buku dan blogging bisa saling bersinergi. Makanya saya mendukung banget nih, mbak menulis novel. InsyaAllah saya coba masuk ke kwikku yaa. Barakallah mbak

    BalasHapus
  15. selamat duluu mbak ida. ntar aku ke kwikku deh. penasaran..
    aku sendiri pengen banget bisa nulis novel krn dulu pernah nulis cerbung gitu. tp skrg kok msh susaaah bgt nuat nulis fiksi hihihi

    BalasHapus
  16. Wooww tokoh utamanya anak pencinta alam yaa... jangan2 ngefans sama aku nih. *sawat carrier

    Penasaran aah sama si Nilam ini, gimana ceritanya soal amnesia dan kenapa kok malah ingin melupakan Alif. Semoga bisa segera membaca tuntas di kwikku ya Mba. Salut dengan novel daring pertamamu ini. :*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuhuu ... Baca dan like, ya. Novelnya udah tuntas, kok. Aku tak akan menggantungkan pembaca dengan harapan palsu. Hihihi ...

      Hapus
  17. Latar waktu 90an ini sepertinya menarik, aku banget deh. Jadi pengen baca juga.

    BalasHapus
  18. wah bisa nih buat dibaca, udh lama ga baca novel. makasih lho mba rekomendasinya

    BalasHapus
  19. Aku sempat lupa juga tuh kemarin pas hari buku. Dan tulisan ini mengingatkan aku bahwa sudah lama gak baca novel. Kayanya perlu juga disisipkan jadwal baca novel di sela mambeca buku2 kesehatan kegemaranku

    BalasHapus
  20. Dari kemarin banyak yang ngomongin platform Kwikku, jadinya penasaran juga. Jadinya pengen meluncur ke sana dan ikut membaca novel ini biar bisa menikmati keseruannya.

    BalasHapus
  21. Oiya hari buku nasional yah aku belom baca ini novelnya kayaknya bagus banget ini sih jadi penasaran isinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan dibaca,kak. Sekalian likenya,ya.

      Hapus
  22. Novel sesuai kisah nyata dan latar belakang yang sesuai kehidupan kita emang bisa menyentuh banget sih. Apalagi generasi 90-an dengan segala keseruannya. Bayanginnya aja udah seru, apalagi baca secara keseluruhan novelnya.

    BalasHapus
  23. Aku suka banget baca novel tentang cinta gatau kenapa, tapi sukanya yg hepi ending sih. Nah yg ini gratis ya. Makin suka lagi aku hahaha

    BalasHapus
  24. Aku bookmarked dulu, nanti aku baca...menarik dari judulnya aja, apalahi latar angkatan 90an plus beberapa keunggulan cerita, Ah enggak sabar baca jadinya. Sukses dengan daring novelnya semoga segera banyak yang naik cetak.

    BalasHapus
  25. Baru baca sinopsi kisah Nilam dan Alif aq udah berimajinasi plus bikin penasaran sprti apa sosok si Alif itu, duh mba Farida keren banget �� sukses trus yah mba ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wooo... Ati2 jatuh cinta sama Alif. Hihihi ...

      Hapus
  26. Aku malu deh,aku bukan pecinta buku. Apalagi yang tebal2.. duh udah puyeng aja. Tapi kalau yang tipis2 gitu sesekali aku baca. Sukses selalu mba :)

    BalasHapus
  27. Wah selamat ya mba peluncuran novel daringnya. Sy dulu suka nulis fiksi sekarang tumpul suka baca aja hehehh

    BalasHapus
  28. Wahhh menarik banget konsep novelnya mba 🥺 jadi kepo! Pengen baca juga, makasih ya mba udh nulis hihihi

    BalasHapus
  29. Keren mb Farida, InsyaAllah habis lebaran nanti Maya kepoin ya ceritanya

    BalasHapus
  30. pakai kwik ini ya mak?selamat hari buku dan selamat ya novel antologinya dah keluar bersama temen2. semoga tambah banyak karyanya

    BalasHapus
  31. omg hahaha aku ga terlalu suka novel romansa sih, lbh suka yg petualangan fiksi ilmiah bahkan konspirasi:" wkwkwk jd kangen ke toko buku euy

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow, orang ilmiah ternyata. Mungkin kamu bisa cocok dengan novelku berikutnya. Tungguin, ya

      Hapus
  32. Huwooo keren, kapan nulisnya mbak udah tayang aja nih
    waktunya keren, padahal ada anakanak ya. Mantap semoga menebar manfaat tulisannya yak

    BalasHapus
  33. kayaknya seru ya mbak ceritanya, sedikit mengingatkanku sama film 50 first date :D film komedi romantis kesukaankuu

    BalasHapus
  34. Wah ceritanya menarik ya kak. Nanti kalau semaat aku mampir ke webnovelmu. Terus semangat berkarya kakak!

    BalasHapus
  35. Aku jd kangen baca novel, smnjak punya anak udh lama ga me time maraton baca novel. Tp aku penasaran sama novelmu mbaa, aku mampir yaaaa nti

    BalasHapus
  36. Wah wah, bagus kayaknya ya ceritanya. Jadi penasaran kepengen baca cerita lengkapnya. Mana gratis pula. Segera meluncur ke tekapeee...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uah lama deh aku gak baca cerita yang kayak gini. Kangen juga masa-masa baca cerita kayak gini. Saat kuliah dulu, dan saat waktu masih punya anak 2. Sekarang banyaknya baca tulisan nonfiksi.

      Hapus
  37. Aku bookmark dulu artikelnya mbak biar ga lupa. Aku penasaran pengen baca novelnya hehe
    Apalagi latarnya era 90an, pasti bakal mudah nyantol feelingnya nih di aku. :D

    BalasHapus
  38. beruntung minat bacaku cukup tinggi karena dulu pas kuliah S1 wajib baca, pas kerja juga tiap minggu kami wajib baca buku, pas lanjut sekolah lagi mau ga mau wajib baca jurnal-jurnal lagi. meskipun begitu akupun tetep punya minat baca pada jenis buku tertentu, salah satunya novel yang diangkat dari kisah nyata, ini menurutku lebih menarik, karena biasanya akan banyak pengalaman hidup yang sifatnya nyata yang bisa kita ambil

    BalasHapus
  39. Penasaran dengan plotnya, dari kisah si tokoh wanita yg melupakan si pria, ada apakah gerangan? Apakah ada luka dalam yg membekas? Awwww

    BalasHapus
  40. Waah, Mbak Farida jadi penulis novel? Selamat ya, Mbak, semoga sukses terus dengan karya-karyanya.
    Penasaran juga dengan kisah Nilam dan Arif, gimana akhir ceritanya ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. udah tahu dong, caranya untuk mendapatkan jawabannya? hehehe ...

      Hapus
  41. Selamat ya mba mantab sekali semangat menulis bukunya, buju antologiku belum tervit juga ahaaha jadi aku merasa tak berdaya buat nulis buku hahaah

    BalasHapus
  42. Saya selalu salut dengan para penulis novel. Tdk mudah melakukannya, butuh imajinasi dan konisitensi dlm menulis. Selamat ya atas novel nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, terima kasih mas daniel

      Hapus
  43. Baca di Kwikku, gratis gak kak Farida?
    Soalnya aku intal beberapa tempat baca novel semacam Whattpad, tapi sayang, harus beli koin-koin gitu di Google Play.
    Hiiks~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau yang novelku ini gratis, kok. Yuk, capcus ...

      Hapus
  44. oh novelnya ada di Kwikku ya. Aku lupa belum download Kwikku. Aku sekarang juga lagi rajin baca buku nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa liat di web juga. Klik aja linknya di bagian bawah artikel itu.

      Hapus
  45. Wahhh selamat buat antoliginya. Kece ih berani share karya di kwikku. Ada lombanya kalo nggak salah ya, dan hadiahnya wow. Semangaaaaattt.

    BalasHapus
  46. selamat ya mbak buku antologinya dah terbit, jadi keinget buku antologiku belum terbit nih wkwk mbuh lah kapan terbitnyaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih. Semoga segera terbit, ya

      Hapus
  47. Dea. Entah kenapa, aku selalu suka menggunakan nama ini sbg nama tokoh2 di fiksiku. Dan aku penasaran dg tokoh Dea di novel mba Farida ini..

    BalasHapus
  48. Saya pernah ikut project antologi, terus gak ikutan lagi. Ngalami stag ketika membawa cerita dari klimak ke endingnya.

    Btw, selamat ya Mbak untuk Antologinya, juga karya novel-novelnya yang siap terbit. Semoga semakin sukses.

    BalasHapus
  49. Wah keren mba, udah nulis novel, kayaknya seru nih ceritanya bikin penasaran, aku blom punya kwikku itu harus unduh apskah? Penasaran nih pengen baca lengkapnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa baca via web juga, kok. ngga unduh aplikasi nggak apa-apa.

      Hapus
  50. Mbak Ida produktif banget sih, banyak karyanya, aku mau nulis satu saja dari kemarin belum mulai-mulai huhu..piluu..sukses novelnya ya Mbak!

    BalasHapus
  51. duhhh ini cerita pasti diminati banget nih, dengan latar belakang cinta yang penuh pelajaran. Ini hanya di kwikku yak, aku kudu instal dulu nih sepertinya

    BalasHapus
  52. Wah klo baca ini serasa balik ke masa 90 an ya.
    Nostalgia anak 90 an jadinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, dibaca dan dilike, ya

      Hapus
    2. Okeh siap...

      Buat bacaan saat libur lebaran pasti asikk

      Hapus
  53. nah ini, cocok banget utk bacaan saat WFH mb. apalagi true story, pasti ceritanya bakalan menarik. langsung meluncur ke kwikku.com,

    BalasHapus
  54. Woooo aku kelupaan mau baca novel MB Ida, tunggu like aku yaa

    Semoga novelnya sukses bisa menang dan yang mau cetak juga lancar prosesnya

    BalasHapus
  55. Selamat ya Kak Farida atas launching novel terbarunya, Ingin Cerita. Pastinya seru tuh ya, apalagi based on trues story, pasti sexy dong ya hehe. Selamat hari buku nasional juga

    BalasHapus
  56. Tul. Kadang dgn membaca buku..qt udh ga tau ud malam..atau pagi..ud terbawa dalam cerita di buku, hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe.. Coba baca novel yang ini. Apakah efeknya akan sama?
      Sambik dilike, ya

      Hapus
  57. Wah kisah nyata, menarik banget Mba bisa mengangkatnya jadi kisah di novel aku jadi penasaran juga sama tokoh2nya plus kenapa Dea justru tokoh imajiner... Apakah supaya ada plot cerita atau gimana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup, untuk membantu bercerita. Baca aja, deh. Ntar juga tahu kenapa butuh bantuan bercerita buat pembaca hihihi ...

      Hapus
  58. Selalu salut dgn penulis krn diam2 menghanyutkan macam mbak Farida ini. Jadi penasaran ttg alur dan penokohannya..aku masih galaw klo bicara ttg alur dan penokohan saat menulis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Dibaca dan dilike ya, siapa tau terinspirasi.

      Hapus
  59. keren banget mba farida, Masyaa Allah... saya jadi pensaran pengen baca novel ini. *auto download kwikku

    BalasHapus
  60. GO go. .. Semangat mbak Farida. Keren euy sebagai penulis novel. Semoga lancar ya. Aku jadi inget juga untuk menyelesaikan sebuah novel yang nggak jadi-jadi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayolah jadian aja #ehkayakadayangsalahdeh

      Hapus
  61. wah, keren nih novel daring ya ternyata. terakhir kali aku baca novel tahun lalu, lama banget yaaa. mudah-mudahan bisa jadi rutinitas lg nih membaca novel.

    BalasHapus
  62. Jadi penasaran deh, Karena saya juga penganut true story is sexy.
    Mirip kisah Film "Heart" nya Acha dan Irwansyah ngga?
    Hahaha iya baca aja deh ya

    BalasHapus
  63. menarik sekali ceritanya mba, apalagi ditulis dengan pengalaman true story, otw mau baca juga ah

    BalasHapus
  64. Oo, jadi kita bacanya di kwikku dot com ya kak .
    Oke deh disambangi ke tekape biar gak penasaran lagi, kenapa kok Nilam bisa hilang ingatan..

    BalasHapus
  65. Emm... Jadi penasaran dnegna novel diary punya cerita ini. sepertinya menanrik. Nanti coba meluncur ke kwikku dot com lah. lumayan buat mengisi waktu lebaran #dirumahaja.

    BalasHapus
  66. Ih seru gaya penulisannya. Saya tuh selalu suka novel-novel yang ada background alamnya, mau itu story soal pendaki gunung, pecinta alam, hutan, hujan, dan sebagainya. Mungkin karena saya anak kehutanan jadi suka banget baca-baca novel bernada sama. Sukses slalu untuk Mba Farida.

    BalasHapus
  67. Wah jadi penasaran ingin baca bukunya nih setelah membaca postingan ini.... Sdh lama ga baca buku kayak gini hehe...

    BalasHapus
  68. Sukses yah mba, semoga jadi penulis terkenal Aamiin. Kalau aku oenikmap novel aja, alias pembaca. Kalau nulis, duh nyerah deh hehehe

    BalasHapus
  69. Alur yang dinamis nih yang aku suka hehehe. Jadi pengen baca bukunya juga nih hehehe.

    BalasHapus
  70. Waaaa baca sinopsisnya aja aku udah langsung penasaran sama Nilam
    Mau baca lengkapnya nih. Meluncuuur ke TKP

    BalasHapus
  71. Jadi penasaran sama bukunya isinya kayak apa, pasti bagus banget yah kak

    BalasHapus
  72. Jadi tertarik mau buka kwikku jadinya
    Penasaran sama kisah motivasi karena saya juga butuh motivator

    BalasHapus
  73. bisa nih jadi tambahan referensi bacaan :D

    BalasHapus
  74. Barokallah ya Mba semoga ceritanya memberikan manfaat dan inspirasi
    keren banget, bisa menyelesaikan di tengah kesibukan di rumah.

    BalasHapus
  75. Sukses kak Farida buat novelnya, biar jadi hard cover ya.

    BalasHapus
  76. Dari berbagai survei negara kita memang masih sedikit memiliki minat baca terutama pada buku. Terlebih di era digital kian banyak yg beralih lewat platform
    Selamat ya ka' untuk terbit antaloginya
    Btw aku suka sama judulnya 'Diary Aku Ingin Cerita' :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Judulnya Diary Ingin Cerita.
      Dibaca dan dilike, ya

      Hapus
  77. Aku jadi penasaran sama keberadaan Alif bagi diri Nilam. Sepertinya ada suatu kesalahan yg membuat Nilam kudu melupakan Alif. Aihhhh aku kok jadi penasaran sama keseruannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi.. Kesalahan apa to, ya? Dibaca dan dilike aja, yuk..

      Hapus
  78. Masya Allah kereeen, karya Mbak Farida toh.

    Ide ceritanya menarik dan saya sukanya, ini terinspirasi dari kisah nyata ya.

    Tapi ada yang membuat saya bingung, kalau fisiknya lemah, kenapa Nilam menjalani diklat pencinta alam?

    BalasHapus
  79. Kadang nggak ngeh lho kalau ada hari buku pun suka baca. Keren ya kalau bisa nulis gini hahaha maklum tak pandai saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi tetep harus pandai membaca, dong. Baca dan like novelku ini, ya

      Hapus
  80. based on true story ini menarik, lho. Jadi membayangkan si penulis dulu begini yaa, hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lhoo.. Based on true story ga harus kisahnya penulis pribadi, ya hihihi..

      Hapus
  81. Masya Allah keren banget mba udah buat novel, muda"an aku juga bisa nyusul 😁

    BalasHapus
  82. Novel yang memantik untuk membaca nih, dari penulisnya pula ya dikasih tahu tentang isinya, noted nih, untuk baca bukunya di kala senggang

    BalasHapus
  83. suka deh kalau based on true story gitu, apalagi ini latarnya di era 90-an duuuh bisa flash back lah ya kita.
    mau baca juga ahh. sukses terus ya Mbak :)

    BalasHapus
  84. Baca novel tuh, salah satu hobiku. Udah lumayan lama kayaknya aku nggak baca novel (eh gimana sih, katanya hobi tapi kok lama nggak baca. LOL). Pengen baca ceritanya deh, mbaa

    BalasHapus
  85. Kisah nyata pengalaman pribadi yang penuh romantisme. Tentu akan selalu laku dibaca orang

    BalasHapus
  86. Hayooo ini pengalaman pribadi mba Farida yo heheheh mba bagi tips dong nulis biar cepet katamu di tengah rutinitas ibu rumah tangga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dirutinkan aja say, tiap hari disediakan jam nulis. Pikiran buntu pun tetap nulis. Ngeditnya ntar belakangan. Lama2 juga jadi, kok

      Hapus
  87. jadi penasaran nih pingin baca juga.. meluncur ah siapa tau jadi dapet inspirasi untuk ikutan nulis.

    BalasHapus
  88. Wah, kalau begitu aku ketik di sini deh, ya ... "Diary, Aku Ingin Baca."

    Baiklah ... Tanpa banyak kata, mumpung Senin libur hari Pancasila. Mari kita baca "Diary Aku Ingin Cerita."

    BalasHapus
  89. Aku pengen join aplikasi ini belum kelakon-kelakon, abis dari rumah ibuk jadi jarang online. Mnghabiskan waktu sama beliau, mumpung ngumpul. Udah kepo banget dengan ceritamu

    BalasHapus
  90. Sepertinya aku belum pernah baca buku atau novel yang punya tiga sudut pandang dalam penuturan ceritanya, sepertinya ini bisa jaid pilihan bagus untuk bacaan ya, terus latarnya tahun 90an lagi :D

    BalasHapus
  91. wow keren kak udah punya buku daring, sepertinya alur ceritanya menarik nih. Aku mau baca juga kak

    BalasHapus

Hai, terimakasih sudah berkunjung.
Jejakkan komentarmu di sini ya... ^_^